8.7.11

Menapaki Keindahan Belitung 2 (Pantai Tanjung Kelayang , Pulau Pasir dan Pulau Burung)

Well kita lanjutkan cerita tentang Belitung. Setelah puas menikmati sunset di Bukit Berahu, Malam pun datang. Perjalanan pun kami lanjutkan ke rumah seorang nelayan di Tanjung Kelayang.  di rumah bapak inilah kami menghabiskan malam pertama di Belitung. Kebetulan kami akan mengarungi pantai dan beberapa pulau di Belitung dengan kapal sang bapak. Kami pun menyewa beberapa peralatan seperti live vest, alat snorkling dll dari beliau. berkat rayuan dwie teman yang kebetulan jadi TL dalam trip kali ini, sibapak mau menerima kami menginap. Alhamdulilah dapat tumpangan gratis dan lumayan buat ngirit dana kami yang kere-kere ini.
Di Tanjung Kelayang sebelum melaut
Besok paginya kami pun berkemas melanjutkan itinerary yang telah kami susun.  Dari rumah si Bapak kami harus berjalan kaki kurang lebih 30 menit menuju dermaga tempat bersandarnya kapal si Bapak. Dalam perjalanan kami sempat melewati rumah tua yang dijadikan salah satu tempat syuting film Laskar Pelangi. Dimana dalam film tersebut rumah tua ini adalah rumah haikal. ada sepeda tua nya juga yang bersandar rapi di salah satu sisi rumah itu. Sempat mampir dan singgah sebentar di rumah itu, apalagi kalo bukan foto-foto. inilah bukti eksistensi kami..he..he..
Rumah Haikal
Sepeda Haikal

Sebelum berlayar di lautan luas, kami sarapan dulu di sebuah warung di pinggir pantai tanjung kelayang. Angin laut pagi itu segar sekali. pasir pantai disini lumayan putih dan semakin sempurna dengan biru lautan itu. dan dari kejauhan samar kelihatan batu garude... Yah sebuh batu jika diperhatikan memang sedikit mirip dengan burung garude. Beruntung juga pagi itu kami sempat bertemu dengan beberapa anak-anak yang menjadi pemain film laskar pelangi. kebetulan hari itu mereka ada acara di Pulau Lengkuas yang juga merupakan salah satu destinasi kami. Sempat berfoto-foto dengan Harun..
Bersama Harun
Batu Garude dari kejauhan
Pantai tanjung Kelayang nan apik
Pulau Pasir
Sebelum terlalu panas, perjalanan kami lanjutkan. Pulau Pasir adalah tujuan kami. inilah keajaiban menurut gw. Pulau ini hanyalah seonggok pasir di tengah lautan. itulah asal-muasal nama dari pulau ini. Tapi diseonggok pasir ini kami bisa bercengkarama dengan pasirnya yang halus tentu dengan air lautnya yang sangat dan teramat jernih. di salah satu sisi pun terlihat salah satu pulau yang menjadi  penyempurna pemandangan di sore itu. lama kami bermain di pulau kecil ini. Berjemur, burn our skin..adalah  paling tepat disini.  
Pulau Pasir
ST di Pulau Pasir
Pulau Burung 
Batu Burung

Pulau Selanjutnya yang kami tuju adalah Pulau Burung. Dalam perjalanan kami pun menyempatkan diri bersnokling di beberapa spot. Perjalanan menuju pulau ini kami disuguhi oleh batuan-batuan granit yang indah di tengah membirunya air laut. kadang susunannya pun unik.. perfecto. Pulau ini dinamakan pulau Burung karena di salah satu sisi pulau ini terdapat batuan yang memang mirip burung. Batuan-batuan di pulau ini pun sangat banyak dengan ukuran dari kecil sampai besarnya luar biasa.
Salah satu pantai di Pulau Burung
Snorkling
batuan nan mempesona
Kami pun sempat menyisir pulau ini . Pqasirnya putih dan sangat halus. Beberapa kamin pun sempat tertidur di pasir ini termasuk aku..berasa kasur he..he.. oh ya di Pulau ini pun terdapat  sekelompok batuan yang tersusun  rapat dan rapi. Masyarakat  si belitung menyebutnya Batu Becinte..yah karena dekat-dekat kali ya... Maksa.com.
ini die batu bacinte
konfigrasi lain batuan di pulau Burung
Batuan dari atas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar