24.8.10

MERAH PUTIH TERUSLAH KAU BERKIBAR




Biar saja ku tak sehebat matahari
Tapi ku slalu mencoba tuk menghangatkanmu
Biar saja ku tak setegar batu karang
Tapi ku slalu mencoba tuk melindungimu

Biar saja ku tak seharum bunga mawar
Tapi slalu kucoba tuk mengharumkanmu
Biar saja ku tak seelok langit sore
Tapi slalu kucoba tuk mengindahkanmu
Kupertahankan kau demi kehormatan bangsa
Kupertahankan kau demi tumpah darah
Semua pahlawan-pahlawanku
Merah putih teruslah kau berkibar
Di ujung tiang tertinggi di Indonesiaku ini
Merah putih teruslah kau berkibar
Di ujung tiang tertinggi di Indonesiaku ini
Merah putih teruslah kau berkibar
Ku kan selalu menjagamu
(Bendera, Coklat)

Dirgahayu pertiwiku...ucapan yang sedikit terlambat...tapi percayalah ini bukan karena ketidakcintaanku pada mu. INDONESIA LOVE YOU FULL.
di Usia yang ke 65 tahun ini ternyata bangsa ini semakin terpuruk. Perlu perjuangan panjang mewujudkan cita-cita proklamasi. Miris memang...di usia 65 tahun  seharusnya  kita telah mencapai kemapanan dan kematangannya sebagai bangsa.
 
Teringat dengan status temanku di sebuah situs pertemanan:
"Cara terbaik untuk mencintai indonesia saat ini adalah dengan melihat keindahan alamnya" dan status lain menyebutkan, " kalo bukan karena keindahannya mungkin aku sudah pindah negara". Saya sendiri sangat idem dengan dua status di atas. Terlalu pusing memikirkan begitu banyak permasalahan bangsa ini. Bukan bermaksud lari dari kenyataan ya...
jadi kesimpulannya: mari kita telusuri pelosok-pelosok negeri ini.. beribu hidden paradise telah menanti...

Merah Putih Teruslah kau berkibar...
semakin jauh aku melangkah di alam pertiwi ini semakin aku tersadar bahwa julukan negara terkaya pantas diberikan untukmu. Tapi semakin ku tau juga penduduk negeri mu semakin banyak terpuruk dalam kemiskinan.....

we love Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar