Tampilkan postingan dengan label hikmah dan dunia islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hikmah dan dunia islam. Tampilkan semua postingan

14.4.10

SELAMAT JALAN MY OLDEST BROTHER, PADA AKHIRNYA KITA HANYALAH MANUSIA

Pada akhirnya kita hanya manusia ,

kematian telah membungkus kalimat kehidupan itu pergi, kematian datang tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, namun sungguh ia adalah keniscayaan.

Rabu, 7 April 2010 pukul 21.00,
Kesadaranku tersentak ketika kabar lewat Telp mengatakan dirimu dalam keadaan kritis dan dalam perjalanan menuju rumah sakit M jamil kota padang. Ketika kutanyakan kenapa, mereka pun tak bisa menjawab dan hanya berkata, "mohon doa untuk mu". Tanpa tanya lebih lanjut, telp itu terputus. Dua jam setelah itu HPku kembali berdering dan mengabarkan bahwa dirimu telah pergi untuk selamanya. kaget, tak percaya, panik dan semuanya bercampur. Hanya tangis yang mengalir.

merasakan ini hanyanlah sebuah mimpi. Semuanya begitu cepat...sore hari masih beraktifitas seperti biasa, malam harinya Allah telah mengambilnya. Tapi ya itulah kematian, kita semua sudah sama-sama tau dia datang dengan cara apapun dan dalam waktu apapun. sungguh kita tak bisa mengelak darinya.

Setelah membooking sebuah tiket penerbangan paling pagi, aku pun berkemas demi sebuah perrtemuan terakhir dengan mu. tepat jam tiga pagi damri dari bogor melaju menuju bandara soekarno hatta. beruntunglah dalam perjalanan ini aku bersebalahan dengan seorang bapak2, yang memberikan banyak nasehat untukku. Jam 12.30 WIB tanggal 8 April 2010, itulah pertemuan terakhirku denganmu kakakku. sebelum kain kafan putih itu membukus utuh tubuhmu dan sebelum bulir-bulir tanah menutupi peristirahatan abadimu. senyuman yang begitu manis, kau berikan kepada dunia dan semua orang yang kau tinggalkan. semoga jannah adalah peristirahtan abadimu, dan semoga dilapangkan alam kuburmu.


Gusri yulisol itulah namamu. hanya 35 tahun waktu yang disediakan pencipta untukmu,berkelana di dunia ini. Uda Co itulah nama yang selalu kami,adik-adikmu, panggil untukmu. Terlahir sebagai anak sulung, engkau telah mengorbankan banyak hal untuk kami. Terimakasih kakak ku untuk semua itu. semoga segala kebaikan mu mendapatkan balasan dari yang Kuasa.

Ternyata ini adalah foto terakhir kita berlima, semoga tali cinta selalu mengalir dalam jiwa kami

Farik dan Fikri dua buah cintamu, yang masih kecil-kecil,tentu saat ini mereka, tidak menyadari kemana bapaknya pergi. Sungguh nasib mereka tak sebaik anak-anak lain, dalam usia sekecil itu harus ditinggal ayahnya. Hanya tangis yang mengalir jika melihat wajah-wajah mereka. Akan kuberikan cinta dan kasihku untuknya,kakakku.
Foto terakhir dengan mu kakakku, lebaran 2009. Dua buah hati dalam dekapan mu

pelajaran dari kematian
dekat...sungguh kematian itu begitu dekat. Pelajaran kehidupan yang kembali menyadarkan ku akan hakikat kehidupan sesungguhnya. Ya Allah hanya dalam hitungan menit semuanya berubah..

Akhir sebuah kehidupan yang mungkin bagi sebagian orang Menyeramkan, Tragis, namun tentu kita sebagai hamba-Nya tak mampu menggores episode kehidupan kita, apakah kita akan mengakhiri kisah perjalanan hidup di dalam Bus, Pesawat, Kereta Api, dalam keadan Sakit, kecelakaan, Sedang bertugas, ada yang mendapat serangan Jantung, sedang menuntut Ilmu, dalam sebuah Rapat sekali pun, kematian menghampiri kita dengan cara yang misterius. Semua adalah kehendak-Nya.


kita tak dapat berandai-andai dengan kehidupan, justru yang dapat kita andaikan kepulangan. Hidup bukanlah air mengalir, bukan pula garis lurus yang dapat ditelusuri ujungnya. Perjalanan manusia pulang ke asalnya menyadari kemanusiaan, kita bukan apa-apa.


Pada akhirnya kita harus sadar, bahwa kita hanyalah manusia. Makluk lemah yang tak berdaya menghadapi setiap keputusan dan ke hendak Allah. semoga dengan ilmu dan daya yang sedikit ini menyadarkan kita akan hakikat hidup. Bahwa kita juga akan kembali...


Namun satu yang akan selalu kita pinta, semoga, Bahwa kita mengakhiri ini semua dengan Indah, penuh ridho-Nya, ,membawa segudang prestasi yang terukir di langit. Dan amalan kita persembahkan untuk-Nya semata, bukan karena makhluk.

Maka semoga Alah Swt memberikan kita semua ahkir kehidupan yang indah, menggenggam sebuah nafas melafadzkan asma-Nya, dalam langkah kebaikan, dan sebuah perjalanan cinta untuk mencari ridho-Nya. Semoga kepingan amal yang terkecil pun dapat dimaknai-Nya , agar bernilai pahala, sebagai bekal pulang kita kelak. Semoga.

21.8.09

BERISTIRAHATLAH SEJENAK DI SINI, DI RAMADHAN INI

Hiruk pikuk dunia dan pergumulan hidup telah menyeret batin kita ke dalam jurang yang menyesakkan, melalui lorong panjang tak berujung yang membuat kita semakin teralienasi. saatnya di sini, di Ramadhan ini, sejenak kita mengistirahat kalbu ini. beristrihatlah disini....

Dunia telah melenakan kita. Sedangkan masalah akhirat selalu gagal memesonakan kita. Selama 24 jam sehari, 30 hari dalam sebulan, dan 12 bulan dalam setahun, kita hanya mampu mengorganisasi tubuh tanpa terpikir apakah jiwa kita sudah terstruktur dengan baik.Saat kita meminta hak kita untuk dipenuhi Allah lewat doa, jarang terlintas apakah kita sudah menunaikan kewajiban kita terhadap-Nya. Hidup benar-benar terasa tidak seimbang. Sebab, nikmat sesaat jauh lebih diterima daripada nikmat yang benar-benar nikmat.

beristirahatlah di sini, di Ramadhan ini...

Telah tiba saatnya... Terbangun di atas mihrab cinta yang agung dalam keiklasan amal pada pencipta dan kepada sesama. saatnya sebagian anggota tubuh ini merasakan apa yang dirasakan oleh sebagian anggota tubuh saudara-saudara kita yang memang kurang beruntung. Saatnya kita perbanyak amal, karena di Ramadhan ini ia akan dinilai berbeda. Saatnya cinta dari dua dimensi berbeda kita satukan dalam satu ikatan cinta dan pengabdian

beristirahatlah sejenak di sini, di Ramadhan ini
Ternyata, kita kecil. Bukan apa-apa. Lalu, mengapa kita malu mengakui kekerdilan jiwa kita?

Marhaban ya Ramadhan selamat menunaikan ibadah ramadhan.....mohon maaf lahir dan batin......

30.4.09

Alasan Ilmiah Mengapa Daging Babi di Haramkan?????????????

Bagi umat Islam, memakan produk pangan asal hewan (PPAH) babi adalah sebuah kemaksiatan, jadi termasuk diwajibkan untuk tidak sedikit pun 'menyentuhnya'. Dalam kitab suci Alquran, ayat yang mengharamkan PPAH babi, berangkai berurutan ada dalam ayat dengan hukum pengharaman bangkai dan darah. Tepatnya di QS 5:3, QS 6:145, dan QS 16:115. Tentu hak prerogatif Allah SWT untuk menentukan suatu hukum tertentu, termasuk pengharaman ketiga benda tersebut di atas, manusia hanya bisa 'menebak-nebak' alasan latar belakang keluarnya hukum tersebut.

Tetapi, seiring dengan kemajuan sains dan teknologi, 'tebakan-tebakan' manusia itu sudah terlihat sangat ilmiah, logis, serta terbukti sekali kebenarannya. Dulu argumen para ilmuwan 'pembela' hukum Allah, menyatakan bahwa kemungkinan salah satu penyebab pengharaman itu adalah dikarenakan adanya cacing pita yang bersemayam dalam daging babi, walau kemudian banyak dibantah oleh ilmuwan yang kontra dengan pendapat pertama, yang menyatakan bahwa cacing pita dapat hancur hanya dengan pemanasan sederhana.

Kini, bukti-bukti nyata lainnya banyak terungkap oleh para ilmuwan yang berpandangan objektif semata-mata mengungkapkan kebenaran hasil penelitiannya, di mana diketahui bahwa betapa banyaknya efek negatif yang ditimbulkan dan terjadi ketika kita mengonsumsi PPAH babi.

Selain merupakan daging yang mengandung kolesterol tertinggi, PPAH babi juga menjadi mediator 'mujarab' bagi tempat berpindahnya sekitar 70-an penyakit yang semula ada dalam hewan babi untuk kemudian pindah ke dalam tubuh manusia. Seorang ilmuwan jerman bernama DR Murad Hoffman, dalam bukunya menyatakan bahwa 'Memakan daging babi yang terjangkiti cacing babi tidak hanya berbahaya, tetapi juga dapat menyebabkan meningkatnya kandungan kolesterol dan memperlambat proses penguraian protein dalam tubuh, yang mengakibatkan kemungkinan terserang kanker usus, iritasi kulit, eksim, dan rematik. Termasuk pula, virus-virus influenza yang merupakan penyakit yang sangat berbahaya, hidup dan berkembang pada musim panas karena medium babi.'

DR Murad Hoffman tidak sendirian, Daniel S Shapiro, MD, seorang Pengarah Clinical Microbiology Laboratories, Boston Medical Center, Massachusetts, dan juga merupakan asisten Profesor di Pathology and Laboratory Medicine, Boston University School of Medicine, Massachusetts, Amerika, menyatakan bahwa terdapat lebih dari 25 penyakit yang bisa dijangkiti dari babi. Di antaranya:

- Anthrax
- Ascaris suum
- Botulism
- Brucella suis
- Cryptosporidiosis
- Entamoeba polecki
- Erysipelothrix shusiopathiae
- Flavobacterium group IIb-like bacteria
- Influenza
- Leptospirosis
- Pasteurella aerogenes
- Pasteurella multocida
- Pigbel
- Rabies
- Salmonella cholerae-suis
- Salmonellosis
- Sarcosporidiosis
- Scabies
- Streptococcus dysgalactiae (group L)
- Streptococcus milleri
- Streptococcus suis type 2 (group R)
- Swine vesicular disease
- Taenia solium
- Trichinella spiralis
- Yersinia enterocolitica
- Yersinia pseudotuberculosis

Jadi, PPAH babi sebagai sumber penyakit bagi manusia secara kasat mata sebenarnya sudah dapat diterka. Kalau melihat habitat hidupnya, memang sangat mudah untuk dibayangkan. Bayangkan saja, babi merupakan hewan paling jorok dan rakus yang tak tertandingi oleh hewan lain, sampai-sampai karena rakusnya, jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi untuk memuaskan kerakusannya.

Babi memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya, tak terkecuali kotoran. Memakan kotoran apa pun jadi, entah kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya. Teknisnya, Ia mengencingi kotorannya lalu memakannya. Ia memakan sampah, busuk-busukan, dan kotoran hewan. Ia adalah satu-satunya hewan mamalia yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama, jika dibiarkan.

Hal paling mudah yang dapat dilihat langsung dari efek negatif mengonsumsi PPAH babi adalah bahwa kulit orang yang mengonsumsi babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Data lain menunjukkan bahwa hasil penelitian ilmiah modern di dua negara Timur dan Barat, yaitu Cina dan Swedia, menunjukkan: daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan kolon. Persentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi meningkat secara drastis. Terutama di negara-negara Eropa dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India).

Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan yang diadakan di Sao Paulo. Sekarang sudah sangat jelas bahwa tidak ada satu pun hal yang dilarang oleh Allah SWT, kecuali di dalamnya ada kemaslahatan yang baik bagi manusia, termasuk dengan pengharaman mengonsumsi PPAH babi. Kita yang sudah tahu betapa banyaknya efek negatif dari mengonsumsi PPAH babi, harus waspada terhadap penipuan-penipuan produsen PPAH nakal. Karena kerugian mengonsumsi PPAH babi tidak hanya akan kita dapatkan di dunia semata, lebih dari itu, tubuh yang dimasuki makanan atau minuman haram akan menjadi santapan api yang mahapanas di neraka.



Flu Babi yang semakin Marak.
wabah flu babi yang semakin marak akhir-akhir ini di Mexico semakin menunjukkan sebuah kebenaran pada kita.berikut ada sebuah tulisan ilmiah dari seorang peneliti deptan, tentang seluk-beluk flu babi.

semoga semua peristiwa ini semakin memperdalam keimanan kita, amin