Tampilkan postingan dengan label untuk orang-orang disekitarku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label untuk orang-orang disekitarku. Tampilkan semua postingan

19.2.19

BUKU MENGGENGGAM EMPAT BENUA

Menulis buku adalah satu dari sekian mimpi-mimpi yang selalu saya tulis di dalam agenda/planner saya. Setiap ganti agenda di awal tahun, mimpi menulis buku itu selalu saya tulis. Sudah tak terhitung bilangan tahun mimpi itu selalu saya tulis yang artinya butuh perjuangan panjang ternyata mewujudkan mimpi itu.  Sampai akhirnya tahun 2018 bisa mencentang mimpi ini menjadi nyata.. yes... buku saya terbit... Lalu apakah di agenda tahun 2019 mimpi itu sudah tidak ditulis lagi? ternyata masih ada.. Berharap ada buku kedua, ketiga dan seterusnya.Ternyata menulis buku itu ibarat candu.. Begitu banyak ide berseliweran, serasa semuanya ingin di tulis.. Tapi jadi bingung sendiri bagaimana menyelesaikannya..

Buku yang saya tulis ini sebenarnya adalah kumpulan dari catatan-catatan saya di blog dan juga tulisan saya pada berbagai media online. Pengalaman unik saya menempuh pendidikan di empat negara adalah pengalaman yang menurut saya perlu dibagi kepada semua orang.  Seluk beluk perjuangan, sistem pendidikan dan bagaimana suka dan dukanya kuliah dan hidup berpindah.. Awalnya saya kira ini adalah bagian yang paling menarik dari program ini, tapi ternyata setelah dijalani adalah ini the most challenging part. Tapi saya benar-benar sangat bersyukur atas semua itu..Pengalaman menyelami kehidupan di berbagai negara adalah kekayaan yang saya miliki. Saya tak punya harta dan tahtah hehehe.. tapi saya punya pengalaman ini.

Namun tak hanya itu, atas saran editor, buku ini juga dilengkapi dengan berbagai tips mulai dari persiapan beasiswa itu sendiri sampai bagaimana menjalani perkuliahan di Luar Negeri. Semua yang saya tulis tentu adalah persepsi dan berdasarkan pengalaman saya pribadi. Setiap orang yang pernah mendapatkan beasiswa di luar negeri pasti memiliki pengalaman persiapan beasiswa yang berbeda, so dalam buku ini adalah pengalaman saya sendiri ya.. 

The main message dari buku ini sebenarnya adalah tentang mimpi dan perjuangan... setiap orang, siapapun itu berhak memimiliki mimpi setinggi apapun. Segala keterbatasan adalah peluang dan tantangan. Sebuah perjalanan yang menunjukkan bahwa dengan keyakinan dan perjuangan mimpi yang tak mungkin menjadi mungkin dan nyata. 

Hal ini tentu tak hanya untuk perjuangan memperoleh beasiswa tapi juga perjuangan bagian kehidupan lain nya. Hanya orang-orang yang bernyali tinggi yang bisa memenangkan kehidupan ini. Bahwa apapun haru dijalani dengan semangat membaja..

Beberapa testimoni dari pembaca saya tampilkan di halaman ini...  














Yang berminat dengan buku ini bisa chat FB atau IG saya ya : yelisarvina..


9.7.10

HIDUP HARUS TERUS BERJALAN: BELAJAR DARI PERSAMAAN ENERGI KINETIK

lama tak membaca tulisan sahabat yang di list daftar blogku, menggerakkan jemariku mengklik blognya dan mulai berselancar disana . Hm..lama tak di update. there is no new story.Iseng jemariku mengklik profilnya, ternyata di situ kutemukan satu blog baru " energy for my blood" itulah judul blog itu. Penasaran akhirnya akupun berseluncur ke blog itu.

Sebuah tulisan" dan hidup harus terus berjalan" sungguh mengharukan bagiku. sedikit airmata berlinang. entahlah...buat sahabatku, begitu banyak waktu telah kita habiskan bersama,tapi baru pada saat membaca tulisan itu, aku tau bahwa dirimu adalah penderita thalasemia. Merasa berdosa, ternyata menghabiskan banyak moment bersamamu, tak cukup bagiku untuk mengetahui kondisimu sahabatku. Merasa bersalah yang teramat sangat...tapi salut kau membingkai semua itu dengan cantiknya.


Dan hidup memang harus terus berjalan..izinkan ku kutip sebuah kalimat dalam tulisan mu'" kadang obat untuk segala macam penyakit kita hanyalah ikhlas pada ketentuan Yang Maha Kuasa. Itu juga yang saat ini aku lakukan. Belajar menerima keadaan, tetapi tetap melakukan yang terbaik". Yaps sis...keiklasan dan kesabaran adalah obat dari segala macam penyakit didunia ini. Itu tak mudah...tapi seberapa besar kedewasaan dan kebijaksanaan seseorang bisa di nilai dengan tingkat kesabaran dan keiklasan yang dimilikinya

Begitu banyak orang dengan segala keterbatasan yang ia miliki tetap berkarya dalam hidupnya. karena apapun yang diberikan kepada kita bukan untuk diratapi dan ditangisi, ada sisi lain yang lebih yang diberikan kepada kita. Lalu tinggal kita memilih apakah menangasi semua pemberianNYa atau terus bergerak dan berkarya menemukan sisi lain itu.

maka belajarlah pada sebuah hukum fisika yang mungkin kita tak asing lagi dengannya. Tapi selama ini kita hanya menggunakkannya dalam menjawab soal-soal ujian fisika. sungguh ada sebuah pesan alam untuk kita. hukum energi kinetik = setengah masa dikali dengan kuadrat kecepatan. Kita akan meNdapatkan energi kehidupan jika kita terus bergerak dan bergerak.diam maka tak ada energi. dan yang lebih menakjubkan lagi energi dan gerak berhubungan secara kuadratik. bergerak 2 maka energi menjadi 4. bergerak 4 maka energi menjadi 16. subhanallah....

Maka persamaan ini berharap pada kita untuk terus bergerak dan bergerak..berkarya dan teruslah berkarya
diam adalah mati...diam adalah stagnasi....

23.6.10

LOA, AWAL MEMASUKI KOMUNITAS GLOBAL

Alhamdulilah,akhirnya aku mendapatkan letter of admission dari universitas yang lama kuimpikan, pada program study yang kuimpikan dan tentu dinegara yang telah lama kuimpikan juga. LOA ini semakin menyemangatiku, bahwa sudah saatnya aku masuk dalam komunitas global pada bidang keilmuan yang kugeluti. Masuk pada program studi yang mendapatkan akreditasi terbaik di dunia, menjadi sebuah pembuktian bagi diriku sendiri bahwa aku layak untuk mulai merambah international atmosphere. self confidenceku pun kembali terbangun.


awalnya merasa tak layak dan pantas, akhirnya dengan bekal coba-coba tentu diiringi dengan persiapan optimal aku beranikan diri mendaftar di universitas tersebut. Sekarang menunggu informasi apakah bisa berangkat tahun ini atau tahun depan. alhamdulilah LOA yang kudapat berlaku dua tahun.

Bagi saya tidak masalah tahun ini atau tahun depan. Lagian sepertinya sangat sulit bagi saya untuk mendapat izin belajar dari instansi saya yang sekarang. Karena ada 3 orang peneliti senior yang akan segera melanjutkan pendidikan doctornya, sementara yang lain yang sedang tugas belajar yang harusnya sudah kembali pun belum kembali. Akibatnya peneliti yang tersisa dikantor saat ini sangat sedikit. Sehingga saya yang anak bawang memilih untuk tidak ngotot sekolah tahun ini. mungkin inilah waktu bagi saya untuk belajar dunia penelitian sesungguhnya sebelum kembali memasuki dunia kampus.

3.6.10

FOREVER PALESTINE


Mother don’t cry for me I am heading off to war
God almighty is my armour and sword
Palestine, Forever Palestine

Children being killed for throwing stones in the sky
They say to their parents don’t worry, God is on our side
Palestine, Forever Palestine

Mother don’t worry when they come for us at night
Surely they’ll be sorry when God puts them right
Tell me why they’re doing what was done to them

Don’t they know that God is with the oppressed and needy
Perished were the nations that ruled through tyranny
Palestine, Forever Palestine

Children of Palestine are fighting for their lives
They say to their parents we know that Palestine is our right
They to say to their parents we’ll fight for what is right
They say not to worry God is on our side
They say we’ll die for Palestine
Palestine, Forever Palestine

a compassion to palestine kids..

 MY ONLY WISH

All your armies, all your fighters

All your tanks, and all your soldiers
Against a boy holding a stone
Standing there all alone
In his eyes I see the sun
In his smile I see the moon
And I wonder, I only wonder
Who is weak, and who is strong?
Who is right, and who is wrong?
And I wish, I only wish
That the truth has a tongue

1.5.10

SENDAL DAN SEPATU: TAMPIL CANTIK DAN DUNIA PENYIKSAAN

Beberapa tahun yang lalu saya pernah mendengar perkataan seorang ibu-ibu muda yang intinya bahwa faktor kecantikan dan keindahan adalah faktor utama yang dipertimbangkan perempuan dalam memilih sesuatu. sedangkan  pria lebih  mengutamakan faktor kenyamanan. Wanita rela memakai sesuatu yang  tak nyaman, asalkan sesuatu itu membuat penampilanya lebih cantik dan menarik. beberapa bulan yang lalu saya membuktikan sendiri kebenaran statemen itu.

cerita bermula dari sebuah sepatu/sendal berhak tinggi..Dari dulu saya anti dengan  barang yang satu ini. disaat banyak teman kuliah saya menggunaknnya,  saya merasa lebih nyaman menggunakan sepatu kets dan beransel ria.  mobile, itulah alasannya.  Ditambah, saya pernah menyaksikan sendiri teman kosan yang bertragedi dengan benda yang satu ini. Hak sepatunya tersangkut pada sebuah lubang di jalan. Membuat keseimbanganya tergangu dan sempat  terjatuh.."Sakit akibat jatuhnya nga seberapa tapi malunya itu lho.."


Tapi setelah saya lulus, situasi kadang menuntut saya untuk menggunakan benda yang satu ini. Sepatu berhhak tinggi pertama kali saya gunakan ketika acara wisuda. Tak ada masalah. karena saya sengaja memilih yang tak terlalu tinggi dan memilih hak yang tidak terlalu runcing. Berjalannya waktu sayapun berani memakai hak sampai 10 cm.Sempat punya koleksi dengan tinggi berbeda. Kata teman-teman, saya akan terlihat anggun kalo memakai sepatu hak tinggi..he..karena jalannya lebih pelan..dan ...nga krasak krusuk seperti kebiasaan saya sehari-hari.


Tragedi
Kondangan...di moment itulah saya paling sering menggunakan benda ini. pun dengan sebuah resepsi di ICC Bogor.  (gedung mewah di kota bogor)..maklum yang menikah anaknya petinggi IPB. Sebelum berangkat sebenarnya, kata hati sempat ragu.hm..ternyata memang kita harus lebih peka dengan yang namanya kata hati..."pake nga ya?..Pake nga Ya?...", ragu karena sendal itu umurnya dah lumayan tua.he..khwatir dah lapuk.. dan takut patah...tapi kata hati ini saya abaikan...


sesampai di tempat resepsi...kok ada yang aneh dengan cara jalan saya, ada rasa yang lain dengan sendal saya..benar saja setelah dicek ternyata sendal yang saya gunakan haknya mulai lepas. masih beruntung  belum seutuhnya lepas. kondisi ini membuat saya benar-benar tak nyaman. Akhirnya saya meninggalkan gedung resepsi and then segera berjalan ke botani square. Beruntungnya lagi  ICC satu gedung dengan Botani Square. target utamanya adalah mencari alas kaki yang bisa membuat saya nyaman untuk melanjutkan perjalanan pulang. 


Setelah melihat-lihat akhirnya saya memutuskan memilih sebuah sepatu plastik yang menurut saya unik.Sepatu inilah yang akhirnya menyelamatkan perjalanan pulang saya.
Tapi sesampai dirumah saya pandangi lagi sepatu yang saya beli.." nga gue bangat deh", itulah kata yang  terucap...sempat berfikir kenapa saya bisa suka dengan benda seperti ini. lagi..lagi  wanita...(bukti pertama)


Sendal hak tinggi dan sepatu aneh itu

Pembuktian kedua..
Terjadi dalam perjalanan dinasku ke beberapa kota di bBanten. Sebelum berangkat,   sempat terlintas dibenakku, memakai sepatu ini dalam waktu yang lama tidak akan nyaman. karena ujungnya yang agak runcing.  Jadi memakai sepatu ini dalam waktu lama adalah sebuah penyiksaan.pengalaman sebelumnya sudah membuktikan Tapi demi kemecingan he..sepatu ini tetap saya gunakan..padahal perjalanan dinas saya tak hanya sehari tapi berhari-hari


benar saja, hari kedua saya tidak nyaman dengan sepatu saya..he..nga bawa pengganti lagi...sempat dipaksakan.."demi kecantikan memasuki dunia penyiksaan".. menyerah... tak sempat ke mana-mana,  akhirnya saya memutuskan untuk menggantinya dengan sebuah sendal jepit. .sebuah sendal jepit yang saya beli pada seorag pedagang di depan alun-alun pandeglang...berwarna kuning pula.
 



Dua bukti  demi kecantikan memasuki dunia penyiksaan..padahal sebenarnya ttp aja nga cantik.."kasian deh gw"

19.2.10

KAPAN NIKAH

“Kapan nikah?,kapan kawin?”, Ini lah pertanyaan yang tak bisa kuhitung berapa kalinya ditanyakan banyak orang kepada ku. Seru juga kali ya menghitung berapa kalinya..he…tapi kurang kerjaan amat ya.

Akhir-akhir ini intensitas pertanyaan ini naik secara signifikan. Yah terpaksa pertanyaan itu kuangap sebagai angin lalu. Huh mungkin karena factor usiaku kali ya yang memang dinilai banyak orang adalah usia yang seharusnya sudah menikah . Cara menanyakannya macam-macam,mulai dari yang serius bertanya sampai yang hanya sebagai ice breaking, kebingungan membahas topic pembicaraan. Yah kadang dijawab dengan cara berbeda pula depend on question. Pun ada yang mengaitkan dengan fenomena tahun 2012 ..hay..hay…corelasi nya apa ya? (pura-pura nga tau gitu). Kadang pun ada yang bertanya ,”kapan nih? Kurang apa lagi, nunggu apa lagi?”,lalu dengan tersenyum ku jawab “menunggu takdir”…he…benarkan?.Jawab
an cukup telak yang membuat lawan bicaraku tak lagi bisa berkata-kata.

Berbeda ketika suatu malam, pertayaan itu ditanyakan dengan perasaan harap yang amat luar biasa dari sosok makku. Pertanyaannya sama dengan yang lain, tak ada yang berbeda...
malam itu adalah adalah pertama kalinya aku dan ibuku terlibat pembicaraan serius..ho..ho…. Ada harap yang amat dalam yang kutangkap dari kata-kata yang disampaikan ibuku.Inilah titik dimana pertanyaan ini membawaku pada renungan mendalam tentang ini. Sedih terharu,merasa bersalah semuanya bersatu dan setelah menyelesaikan dialog malam dengan ibu,aku pun menitikkkan air mataku. IBU………love u so musch…

Mungkin tidak jauh berbeda denganku,teman-teman lain yang belum dipertemukan dengan jodohnya, mungkin mengalami hal yang sama. Setelah kuamati , untuk perempuan..beranjak umur 23 tahun pertanyaan ini semakin sering ditanyakan. Tidak nyaman sih..tapi ya itulah…kadang memang harus dianggap sebagai angin lalu.Jodoh adalah misteri..kita tak pernah tau siapa, kapan dan dengan cara apa datangnya. Yah kemungkinan terjeleknya adalah memang tidak ada jatah untuk kita di dunia ini. Menurutku semua orang sudah tau statemen ini, tapi tetap kita yang dipersalahkan dalam hal ini.
Dibelakang kita pun banyak omong-omongan yang mengalir tentang kita-kita yang belum menikah ini(kita? Loe kali he..). Mulai dari yang terlalu pilih-pilih sampai yang lebih parah pada statemen nga laku-laku..jadi ingat lagunya wali band..he..yang belum nikah pasti pada hapal nih kayaknya…atau jangan-jangan jadi lagu kebangsaan.

Memilih? Salahkah jika kita memilih…yaps menurutku memang harus memilih..ini bukan keputusan sembarang,sebuah keputusan besar yang akan dipertanggung jawabkan dunia dan akhirat. Membeli cabe dipasar pun memilih masa buat pendamping hidup nga milih. Tentang statemen nga laku,emang kita barang dagangan? He..tapi kalo dianggap barang dagangan mungkin kita sedang menunggu penawaran dan pembeli yang tepat..

sekali lagi jodoh adalah misteri. sesuai janjiNya, telah dipersiapkan seseorang untuk kita..bersabarlah menunggunya,nikmati prosesnya…menikah adalah ikatan suci, menunaikan setengah agama,maka tempuhlah prosesnya dengan cara yang suci pula…kesabaran akan selalu berbuah manis.semakin panjang proses kesabaran yang kita jalani semakin besar hasil yang akan kita tuai..hukum kekelan energy telah mengajarkan kita tentang hal ini. Teruslah berdoa…dan berusaha
Buat kalian yang sudah menikah berbahagialah. Jagalah mahligai itu….

24.1.10

DAN DUA SAHABAT MPMKU TELAH MENIKAH..............

Menghadiri pernikahan wisnu kemaren telah mengingatkanku pada suatu masa.Masa-masa menjadi aktivis di kampus. yaps tepatnya ditahun 2004-2005 aku tercatat sebagai Wakil sekjen 2 di MPM KM IPB, organisasi kemahasiswaan tertinggi diIPB. Yah kalo di analogikan ke negara kita MPM itu MPRnya Indonesia. Itulah masa puncak dan organisasi kampus terakhir yang kunikmati dan kujalani semasa menjadi mahasiswa.Selama empat tahun dikampus, semunya kuiisi dengan bergabung aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan baik dalam maupun ekstra kampus....

Di MPM 2004/2005 aku bergabung dengan orang-orang hebat. Dan pun bisa menikmati kursi kepemimpina MPM. Pak Bedu, Amburrahman Muhammad sebagai sekjen,Wisnu sebagai sekjen 1 dan aku sebagai sekjen 2. Kami sering rapat bertiga membicarakan banyak hal, mau dibawa kemana MPM, dan banyak hal lain tentunya....Pak bedu dan wisnu adalah rekan kerja yang luar biasa. from them, i have learned anything....Hanya tersenyum manis mengingat saat kami secara bergantian memimping sidang, masa-masa kebingungan kami menghadapi berbagai masalah dalam pemira, dalam verifikasi UKM dll.

yang paling yang tak bisa aku lupakan adalah aku harus menyelesaikan pendidikanku disaat masa kemimpinan kami di MPM belum berakhir. Tinggal berapa bulan kalo nga salah. Jadi nga enak sama pak bedu karena pada sidang istimewa, akhir masa kerja kami, aku tidak dapat hadir di depan menemani pak sekjen memimpin sidang  pun dengan wisnu karena juga telah menyelesaikan pendidikannya, jadilah bedu sendiri. berbeda sekali dengan sidang umum2 sebelumnya.  Walaupun secara administrasi tak lagi tercatat sebagai anggota MPM, aku dan wisnu pun berusaha untuk menyelesaikan tugas sampai akhir.

Dan sekarang dua sahabat terbaikku itu telah menikah. Bedu menikah bulan Desember kemaren, Maaf pak Bedu tidak bisa menghadiri pernikahannya karena pada saat itu aku sedang di Jawa Timur. padahal pak bedu melaksanakan resepsi pernikahannya disalah satu gedung di area perkantorannku. Dan kemaren 23 Januari  aku menyempatkan diri menghadiri pernikahan pak Wisnu di gedung Depsos Jak-Pus.Senang sekali melihat wajah kalian dipelaminan itu.

Dan saat ini aku berharap kedatangan waktu pernikahan itu sesusai hiraraki, he... Sekjen sudah, wasekjen 1 sudah tentu setelah itu wasekjen 2 hm...amin...he...
Ada hal yang unik, Bedu menikah dengan nuansa minang, Wisnu juga ternyata bernuansa minang, dan insyaallah aku juga akan bernuansa minang. Gadis minang soalnya ..hm.... ketiganya bernuansa minang.....he....

Bedu Wedding


Wisnu Wedding

Buat pak bedu dan wisnu selamat mengarungi bahterah rumah tangga kalian, semoga perjalanan suci ini membawa kalian pada kebahagiaan. Semoga Menjadi Keluarga sakinah,Mawadah dan warahma. doakan aku segera menunaikan setengah din itu...amin

19.1.10

Pare: Sebuah Pendidikan Berbasis Komunitas

Sejak pertama mendengar cerita tentang Pare,atau lebih  populer dengan sebutan Kampung Inggris, aku sangat tertarik kesana. Alhamdulilah semua keinginan itu tercapai,dan akupun bisa stay disana selama dua minggu. Denyut-denyut kehidupan di sebuah perkampungan Jawa ini,telah melahirkan banyak cerita dan inspirasi baru bagiku. Lumayan Banyak resolusi-resolusi pemikiranku yang bergulir yang mungkin akan menjadi katalisator bagi karya-karyaku di tahun 2010.Inspirasi telah kujemput disana.....dan akupun bisa menyelami kehidupan selama perjalananku ini.inilah perjalanan yang kucari.dimana dalam perjalannan ini aku bisa berabaur,bercampurdan menyelami kehidupannya.

Entah bermula dari mana,di kampung ini berdiri puluhan lembaga bahasa, tak hanya lembaga bahasa Inggris tapi juga Jepang, Arab bahkan mandarin tetapi memang lembaga bahasa Inggrislah yang paling dominan.Menurut info temanku di kampung ini ada sekitar tiga puluh lembaga bahasa.lembaga-lembaga bahasa disini dikelola secara informal dengan tempat belajar yang biasa saja.tapi kualitas pendidikan disini tak perlu diragukan lagi. bagi yang sudah merasakan pernah di stay disini pasti akan berguman seperti itu. Dan  hal itulah yang membuat kampung ini dikunjungi dan didatangi orang-orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia mulai dari aceh sampai sulawesi.

Satu yang kukagumi, sistem pendidikan disini kuberi nama sendiri, sistem pendidikan berbasis komunitas . dimana di kampung ini seluruh elemen masyarakat dilibatkan dan diuntungkan tentunya. Mulai dari usaha kos-kosan, warung makan, kebutuhan sehari-hari, laundry, fotocopy, penyewaan sepeda dan lain-lainnya. Penduduk disini pun dengan akan sangat ramah menerima setiap oarang yang akan stay dan belajar dikampung ini.

Biaya murah dan guru berkualitas 
Biaya pendidikan disini amat-sangat murah. Untuk program reguler satu paketnya, berkisar antara 30.-120 ribu. Biayanya sangat bergantung pada program yang diambil. lamanya program ada yang dua mingguan dan ada yang satu bulan. Program reguler ini hampir disemua lembaga,  dimulai tanggal setiap tanggal 10 dan tanggal 25 tiap bulannya. Disamping itu disinipun tersedia private class. dari kalkulasi yang kuhitung sendiri biaya private class untuk satu kali pertrmuan (1,5 jam) hanya 25.000 itu untuk toefl. untuk program yang lain akan lebih murah. menurut info TOEFL dan IELST adalah program paling mahal. Programn yang tersedia disini sangat lengkap ,grammar, speaking, pronounciaction., writing, translet TOEFL, IELST dan bahkan ada program menghafal vocab.

Beberapa lembaga kursus di pare

Pengajar disini luar biasa. Bahkan ada pengajarnya yang masih berpendidikan smu. Tapi kualitas mereka tidak diaragukan lagi. Mereka mengajar dengan hati. bagi mereka mengajar adalah pengadian berdimensi horizontal dan vertikal. bahkan dengan biaya yang sangat murah itu merekapun bersedia menyediakan waktu tambahan untuk kelas diskusi. 
One of  young teacher in Pare.

Jam setengah enam pagi geliat belajar dan mengajar di kampung ini sudah dimulai. jadi di pagi yang masih gelap itu, aku menyaksikan orang-orang sudah bersepeda ria menuju tempat les masing-masing. Dengan ciri khasnya dikeranjang sepedanya akan ada beberapa buku dan sebuah kamus. unik juga ya....

kebanyakan mereka yang belajar ditempat ini mengambil beberapa program di beberapa lembaga bahasa berbeda. Hal ini mereka lakukan sepanjang jadwalnya tidak berbenturan. Jadi dengan belajar ke kampung ini kita bisa mendapatkan paket lengkap. jadi benar-benar full day belajar english.

Tempat tinggal, makan dan sepeda
Masalah tempat tinggal, dikampung ini ada dua tipe tempat tinggal. bisa memilih kosan dengan kisaran harga 80 ribu perbulan atau di english area dengan biaya berkisar 120-150 ribu. Di English area  jelas sepanjang hari harus berbicara dengan English. Jika ketahuan tidak berbahasa ingris maka akan ada punishment. disamping itu biasanya di english area ada program pagi dan malam. jadi kita akan mendapatkan dua paket pembelajaran lagi di luar program yang kita ambil dilembaga kursus. Seperti di Logico camp tempat dimana saya pernah stay, disini program paginya dimulai jam 4.30 pagi, dan program malamnya mulai pukul 18.30. program pagi biasanya di isi oleh kegiatan expression dan malam harinya grammar dan toefl. logico adalah camp berbasis toefl.
Beberapa Eglish Area di pare
 Suasana kamar

Biaya makan ditempat ini sangat murah. dengan Rp 2.500 kita sudah bisa menikmati makan nasi pecel. Minuman seperti esteh manis, es jeruk dll masih dengan harga seribu rupiah.
Salah Satu Price List  di salah satu warung makan

Karena mengambil program diberbagai tempat, maka untuk memudahkan mobilisasi,biasanya kebanyakan siswa disini menggunkan sepeda. sepeda bisa disewa, disni banyak sekali penyediaan sepeda. sepeda biasanya di sewakan perbulan 50 ribu. tapi jika akan berdiam dalam waktu lebih dari sebulan disarankan untuk membeli dengan kisaran 200 ribu, jika sudah selesai belajar disini bisa dijual kembali.
Jual beli dan sewa sepeda

Fasilitas ATM, BANK,Warnet disini pun tersedia.Bahkan untuk hiburan dikampung ini pun tersedia tempat karoke. disini juga tersedia beberapa toko buku.Karena hari minggu hampir semua lembaga kursus libur, biasanya tersedia paket wisata. baik yang diselenggarakan oleh camp,t eman-teman kelas atau disediakan khusus oleh lembaga tertentu yang terbuka untuk siapa saja yang mau. Wisata yang paling murah adalah ke goa surowono dan candinya. untuk mencapai daerah bisa dengan bersepeda rame-rame. tersedia juga kolam renang yang biaya masuknya hanya Rp1.500. Gunung Kelud, Bromo, pantai Prigi Tenggalek pun menjadi pilihan. Untuk tempat-tempat ini biasanya diadakan khusus oleh lembaga tertentu dengan biaya hanya 50-90 ribu. Dan yang paling spektakuler adalah paket ke Bali. Hanya dengan Rp.240.000.i tu sudah semuanyany transpor, penginapan, biaya masuk tempat wisata dan makan. dan sangat disayangkan ketika aku dipare aku tidak bisa mengukiti trip ini karena keterbatsana waktu yang kumiliki,huh.....
 Toko buku di Pare dan Koleksinya

harga tiket masuk Goa Surowono

Rute menuju perkampungan pare.
Akses menuju perkampungan pare sangat mudah. Dari jakarta bisa menggunkan kereta, bus dan pesawat udara. Untuk kereta bisa menuju kediri, jombang atau malang. dari ketiga stasiun itu bisa langsung naik bis/elf menuju kampung pare. kebayakan sopirnya sudah mengenal kampung inggris ini. Jika menggunakan pesawat menuju surabaya dari juanda bisa langsung menuju kediri dengan travel dan turun di pare. Jika menggunakan bis disarankan untuk menuju kediri,dari kediri bisa naik elf menuju pare. Ongkos kereta untuk kelas ekonomi hanya  Rp.54.000,bisnis Rp.130.000 dan eksekuti sekitar Rp 300.000. Untuk bus, patas AC berkisar Rp.130.000 dan eksekutif Rp 190.000. Untuk pesawat yang tergantung situasi penerbangan. alhamdulilah kemaren saya mendapatkan harga murah,bahkan lebih murah dari ongkos kereta eksekutif. it is just my lucky..he...

Kekaguman ku pada perkampungan ini sama dengan kekaguman pada komunitas belajar rumah dunia yang didirikan mas Gola Gong di kampung ciloang Serang, Banten.Alhamdulilah akupun pernah stay disana dalam kegiatan ode kampung 2. Sama  dengan kekagumanku dengan komunitas kampung jurang yang didirikan DIk Doang. Sayang untuk yang satu ini aku belum pernah ke sana.  sometime maybe.
dan sebuah cita-cita besarku suatu saat nanti akupun bisa mendirikan komunitas belajar yang bisa dinikmati banyak orang.....one of my big dream.....hope so.......amin........

3.12.09

SEPUTAR PEMBUATAN PASPOR DIKANTOR IMIGRASI BOGOR


Karena satu dan lain hal, kembali aku harus mengurus pasporku. Mungkin sedikit catatan ini bisa membantu teman-teman yang akan mengurus paspor. Kesimpulan akhir dari proses yang kulakukan sendiri ini: Birokrasi pengurusan paspor saat ini sudah jauh lebih baik dari beberapa tahun lalu. Calo-calo yang biasa berkeliaran di kantor imigrasi sudah tidak semarak seperti dulu, walaupun masih ada satu-satu. Tapi aksinya tidak terlalu kelihatan. Biasanya calo-calo itu menawarkan jasa untuk pengurusan pasport dengan biaya termurah Rp. 500.000- sampai Rp1.000.000. Semakin cepat paspor yang diinginkan berada di tangan maka akan semakin besar uang yang harus dikeluarkan. Tapi aku  pribadi memilih untuk mengikuti jalur resmi tanpa menggunakan calo, hanya dengan uang Rp. 270.000 dan selesai dalam waktu 8 hari kerja.

Kebetulan diriku mengurus paspor,  di kantor imigrasi kelas A, kota Bogor. KTP  dan kartu keluarga yang kugunakan untuk pengurusan paspor ini beralamatkan kota asalku, solok selatan Sumatera Barat. Karena Sistem Imingrasi sudah Online maka ini tidak menjadi masalah.  Kita bisa mengurus pasport dimana saja asalkan alamat KTP dan kartu keluraga sama. Sempat ditanyakan mengapa tidak mengurus KTPbogor saja. Yah inilah efek seringnya berpindah-pindah, membuat kumenunda membuat KTP Bogor lagi. Pada petugas imigrasi yang mewawancarai ku jawab aja, " feeling saya sebentar lagi saya akan meninggalkan Bogor kok pak, untuk melanjutkan pendidikan saya". Si bapak hanya tersenyum sambil berkata. "amin".

Berikut adalah Syarat-syarat pembuatan Pasport yang berlaku secara umum di kantor Imigrasi Indonesia.
1. KTP
2. Kartu Keluarga
3. Akte kelahiran
4. Ijazah terakhir
5. Surat rekomendasi dari tempat bekerja.
Tapi untuk kasus pengurusan di bogor ada beberapa catatan:
1. Ijazah terakhir  harus  dilegalisir
2. Surat rekomendasi dari tempat bekerja harus berisi permohonan dari kepala instansi tempat kita bekerja kepada kepala imigrasi. di dalam surat itu harus dinyatakan  negara yang kita tuju dan tujuan kita ke negera tersebut. Khusus untuk PNS, untuk memperkuat bahwa kita adalah PNS harus dilampirkan juga  fotocopy SK pengangkatan PNS yang sudah dilegalisir juga.  Dua catatn ini tidak dicantumkan dalam web imigrasi, tapi diimigrasi di bogor inilah peraturan yang berlaku.

Proses:
Sayangnya di kantor imigrasi Bogor, tidak dipampang info alur pengurusan paspor seperti di beberapa kantor imigrasi yang pernah saya datangi. sehingga untuk mendapatkan info bagaimana alur pengurusannya anda bertanya saja pada petugas disana nanti mereka akan menjelaskan.
1. Pertama kita akan diminta mengisi formulir yang dapat diambil secara gratis. setelah mengisi formulir tersebut anda diminta untuk membeli map di koperasi seharga Rp. 15.000 (kasus ini ternyata hanya dibogor). saya sendiri tidak keberatan dengan biaya ini karena dengan uang Rp. 15.000 anda akan mendapatkan map, materai dan form surat pernyataan bahwa data yang kita gunakan adalah benar serta sampul untuk paspor.

2. Setelah mengisi form tersebut maka anda diminta memasukkan semua fotocopi persyaratan yang telah disebutkan di atas ke dalam map tadi. Nanti petugas akan memberi nomor antrian untuk pengecekan berkas.

3. Setelah ini berkas yang ada akan dicek, lalu petugas akan memberikan kartu kontrol yang didalamnya menyatakan apakah kelengkapan kita lengkap atau tidak. Jika tidak lengkap akan ditulis oleh petugas apa saja yang harus dilengkapi. di kertas itu juga akan ditulis kapan harus kembali untuk melaksanakan wawancara, berfoto dan melengkapi kekurangan berkas.  Dalam keadaan sepi biasanya kita akan disuruh datang esok harinya, tapi jika keadaan sibuk maka bisa disuruh datang seminggu kemudian. Maka jika anda ingin mengurus cepat, hindari datang ke kantor imigrasi pada akhir tahun dan mendekati liburan sekolah. Menurut info inilah puncak-puncak pengurusan paspor

4. tahap selanjutnya adalah tahap wawancara dan berfoto. kebetulan saat saya mengurus paspor adalah disaat ramai maka saya datang semingu kemudian. Untuk tahap ini  anda harus  membawa kertas kontrol yang diberikan pada tahap satu. setelah menunggu nanti nama anda dipanggil untuk membayar biaya sebesar Rp. 270.000. Setelah membayar maka  menunggu dipanggil untuk Foto, pengambilan sidik jari dan Wawancara

5. Wawancara
Pada tahap wawancara akan ditanya negara tujuan dan madsud kunjungan untuk apa. Lalu akan dicek keaslian dan kenaran data yang telah dimasukkan. sehingga pada wawancara ini anda diharuskan untuk membawa seluruh berkas asli. petugas akan mengecek satu-satu secara detail.
6. Pengambilan paspor
Paspor bisa diambil 4 hari kerja setelah wawancara. ini adalah ketepan resmi yang ditetapkan oleh menteri hukum dan ham. Ketika pengambilan pihak imigrasi akan meminta kita untuk mencopi dua rangkap. satu rangkap untuk imigrasi dan satulagi untuk kita.


Mudah Bukan??????????kalo ada jalur yang resmi,  mudah dan cepat mengapa harus menggunakan calo.

15.10.09

"NEGERI KITA, NEGERI GEMPA NAK"!


“Negeri kita, negeri gempa nak”, Itulah kalimat yang pernah disampaikan ibuku ketika kecilku. Gempa bukanlah hal yang asing bagiku. Bahkan saking seringnya gempa, dirumahku terdapat alat patokan untuk memastikan apa yang terjadi itu gempa atau tidak. Jika perasaan kami mengatakan ada gempa, maka kami akan memastikan pada patokan tersebut. Jika patokan tersebut bergoyang maka benar itu gempa. Finally, dari kalimat ibuku yang mengatakan “negeri kita negeri gempa nak”, aku mencoba membahas struktur geologi daerahku. Menjelaskan dan memahaminya secara ilmiah. Tulisan ini disarikan dari berbagai sumber termasuk salah satunya dari catatan kuliah yang pernah kudapatkan. Kebetulan pernah mendapatkan matakuliah pengantar geosains.


Indonesia secara umum adalah daerah rawan gempa. Setiap menit, seismograf mencatat terjadinya gempa di Indonesia. Tetapi tidak dirasakan oleh manusia, lantaran kekuatannya relatif kecil. Namun, bila berada di atas 4 skala richter baru bisa dirasakan getarannya. Bila berbicara tentang Sumatra Barat, sudah pasti jawabannya adalah salah satu daerah rawan gempa di Indonesia. Itu terjadi akibat, Pulau Sumatera berada di atas patahan besar Sumatra atau patahan semangko. Daerah di Sumatera Barat yang menjadi episentrum dan yang menjadi patahan utama. Seperti mulai dari Muara Sipongi-Panti-Lubuk Sikaping-Ngaraik Sianok-Pinggiran Danau Singkarak-Gunung Talang-Danau Di Atas dan Di Bawah-Air Dingin-Muaro Labuh-Gunung Kerinci. Oleh sebab itu, masyarakat yang berada dalam kawasan tersebut harus berhati-hati dan tetap waspada setiap saat.


Daerah yang berbold hitam tersebeut adalah daerah ku. Cukup unik memang. Jika terjadi gempa tektonik dan vulkanik di dearah kerinci jambi, maka daerahkupun bergetar, jika dari muko-muko Bengkulu, daerahku juga ikut bergetar, jika dari kota padang daearahku juga ikut bergetar. Dan jika kota solok gempa vulkanik akibat gunung talangnya maka daearahku juga bergetar.


Patahan ini sudah lama terjadi, sebelum Sumatra ini terbentuk. Terjadinya patahan akibat dari patahan/sesar transform (geser) yang bersumber dari dasar laut. Patahan semangko itu dimulai dari Teluk Semangko di ujung Sumatra sampai ke Teluk Andaman di Pulau Nicobar. Sampai di teluk tersebut, spreading (pemekaran). Dari sinilah, sumber terjadinya pergerakan lempeng kulit bumi karena adanya magma yang keluar ke permukaan.


Terdapat pertemuan dua lempeng besar di Pulau Sumatera, lempeng Samudra-Hindia-Australia dan lempeng Eurasia atau disebut juga lempeng benua. Ketika magma bergerak memberikan tekanan ke lempeng Samudra Hindia-Australia dan tekanan itu semakin lama semakin kuat. Sementara lempeng Eurasia cenderung bersifat pasif. Karena tekanan yang terus semakin kuat, sehingga terjadi beberapa patahan. Akibat patahan tersebut terlepaslah energi yang selama ini tersimpan dan menghasilkan gempa. Patahan itulah yang menjadi episentrum gempa.


Patahan ini ada di daratan maupun di lautan. Bila terjadi gempa akibat dari patahan di darat maka akan menimbulkan akibat kerusakan yang amat parah. Apalagi episentrumnya, sangat dekat atau beberapa kilometer kedalamannya. Dan ini, tak menyebabkan terjadinya tsunami. Lain hal, bila gempa terjadi akibat patahan di laut bisa berpotensi tsunami. Tapi tidak selalu, tergantung kepada kondisi atau bentuk patahan yang terjadi. Bila patahan itu turun alias terjadinya penurunan pada dasar laut yang cukup jauh, maka akan terjadi tsunami yang cukup hebat. Tetapi, bila patahan itu dalam bentuk pergeseran saja maka itu tak apa-apa, tak ada terjadi tsunami kecuali gelombang pasang yang cukup besar 1-2 meter.


Banyak penyebab tsunami selain patahan. Contohnya, letusan gunung berapi baik yang muncul maupun di dasar lautan. Di samping itu, longsor besar di dasar laut. Besarnya gelombang laut yang dihasilkan, hampir sama saja tergantung besarnya kekuatan masing-masing yang terjadi.
Wallahu a’lam, tak satu pun alat canggih yang bisa memprediksi kapan itu terjadi. Atau ilmu manusia pun, tak sanggup untuk mengetahuinya. Semuanya. bisa terjadi kapan saja sesuai kehendak yang Maha Kuasa. Tinggal dari kitanya saja menyikapi dengan baik. Bila berbuat yang baik, sesuai dengan perintah Tuhan mungkin musibah atau bencana itu bisa ditunda atau tak bakal terjadi. Lain hal, bila manusia sudah merusak dan berbuat maksiat serta keingkaran di muka bumi, maka sesuatu yang menakutkan itu pasti bakal terjadi.


Lempeng Samudra Hindia-Australia telah mengalami pergeseran hingga 11 sentimeter setahun. Sementara, lempeng benua di sekitar pulau-pulau Mentawai mengalami pergeseran 2-3 sentimeter setahun. Jadi yang paling ditakuti saat ini, bila terjadi patahan hebat pertemuan dua lempeng besar di palung Mentawai tersebut antara lempeng Erusia dan lempeng Samudra Hindia Australia.

Peta Gempa Sumatera Barat, 30 September 2009

14.10.09

PIALA PERNIKAHAN GFM38

Ide siapa Ya?

Entah bermula dari ide siapa, piala bergilir pernikahan gfm 38 itu pun tercipta. Kalo nga salah rencana pembuatan piala ini bergulir akhir tahun 2005. Dimana pada saat itu, satu per satu kami pun telah menamatkan masa study Perpisahan itu adalah pasti, tapi kami ingin indahnya persahabatan dan kebersamaan kami di GFM'38 ini tetap terjalin. satu diantara pengikatnya adalah piala bergilir ini, lainnya adalah reunian tiap tahun yang kami laksanakan setiap minggu ketiga bulan delapan. seperti nama angkatan kami. Reunian pertama kami laksanakan tahun 2005 dikebun raya bogor, selanjutnya di Dunia Fantasi, Plaza Semanggi, Di rumah makan gurih 7 Bogor dan terakhir kemaren di rumah ady.

tentang GFM'38

GFM adalah singkatan departemen almamaterku yaitu Geofisika dan Meteorology. Tapi di IPB departemen ini hanya mempunyai satu program study yaitu meteorology, dan saat ini Program study ini pun telah berubah nama menjadi Meteorology terapan. Angka 38 adalah angka angkatan kami, jika diuniversitas lain, angkatan disebut dengan tahun masuk kuliah, maka tidak di IPB. Angka 38 adalah usia IPB dikala aku masuk di dalamnya. Karena IPB dalam sejarah tercatat lahir pada tahun 1963. Jadi mahasiswa yang masuk tahun 2009 di IPB akan tercatat sebagai generasi 46. ho..ho...tanpa terasa delapan generasi pun telah berganti sejak aku masuk IPB.

Piala Pernikahan itu.

Piala pernikahan ini lumayan unik menurutku. Bentuknya terinspirasi dari sebuah alat meteorology yaitu campblestoc. Tapi perjalanan waktu camplestoc itu pun tidak murni kami adops bentuknya. Yang pasti piala ini di desain oleh desainer kami yaitu Beni. Jangan salah beni adalah seorang desainer beberapa merek kaos terkenal, beberapa kali menang dalam sayembara desain logo dan tercatat sebagai mahasiswa fotografi di IKJ. Ceritanya kuliah ganda IPB dan IKJ. Jaket angkatan kamipun didesain oleh Beni. Jadi keingat, jaket angkatanku sekarang ada diamna Ya? sudah tak tau dimana bukit dan rimbanya.

Piala terdiri dari empat sisi. Sisi pertama bertuliskan quite yang diambil dari sebuah karya Socrater yang bunyinya,"Bagaimanapun kawinlah". Dua buah lingkaran yang ada paling atas adalah menggambarkan dua individu. Bagian bawah adalah logo GFM 38 yang dibuat oleh beni. Di jaket angkatan kami logo ini pun tertera. Sedangkan di ketiga sisi yang lain terdapat simbol-simbol meteorology kuno yang saat ini sudah jarang di pakai. Diantaranya simbol angin dan kecepatannya, simbol perawanan dll.
Siapa yang pertama dan siapa yang terakhir?

Samsul tercatat sebagai orang pertama yang menerima piala ini. Penyeraha piala ini ketika pernikahan samsul lumayan rame, karena kami gfm 38 punya seremoni khusus untuk penyerahannya. Setelah samsul, ada Utian, Dian, Nely, Anto, Lintang dan Ady. Who the next, sempat bertanya akankah aku menjadi yang terakhir???????ini artinya aku akan memiliki piala ini selamanya. he....



Penyerahan piala dari anto ke lintang ketika reunian. maklum dihari pernikahan lintang kami tak bisa datang karena jauh............

Penyerahan piala dari Dian Ke Anto...kok yeli nga ada ya? maklum ini waktu aku masih di Papua sana he..........



2.10.09

BERITA TENTANG GEMPA

(foto yang diambil oleh seorang temanku, Kamis, 1 oktober 2009)

Berita tentang gempa di Sumatera Barat pertama kali ku tahu dari sebuh status Facebook seorang teman pukul 17.20. Seperti biasa aku hanya berguma," oh sumbar gempa lagi". inilah ekspresi biasaku. Gempa bukan sesuatu yang asing lagi bagiku dan mungkin bagi sebagian besar masyarakat sumatera Barat. Sedari kecil aku sudah sangat sering merasakan fenomena alam ini.

Sesampai di kosan dan melihat berita di Televisi reaksiku juga masih datar. Reaksiku mulai berubah ketika aku mengetahui bahwa jumlah korban tewas telah mencapai angka 75 orang. Ini mengagetkanku. Seketika aku langsung menghubungi keluargaku. Tapi tak ada satupun yang bisa dihubungi.

Kecemasan ku semakin memuncak ketika aku melihat di TV beberapa gambar dan lokasi gempa. Adikku engga memang tinggal di kota padang sementara keluargaku yang lain di Solok. Adikku tinggal di Asrama kampus lantai empat. Berita tentang hancur dan rubuhnya kampus Unand menambah kecemasanku.

semakin malam semakin jelaslah bahwa gempa ini bukan gempa biasa, ini lah gempa luar biasa. Kota Padang telah berubah menjadi kota mati. Kota dengan gelimpanagn mayat dan puing-puing runtuhan. kota yang penuh tangis, cemas dan harap. kota yang penuh dengan jeritan minta tolong tapi semakin malam jeritan itu semakin hilang karena mungkin Allah telah mencukupkan waktu bagi mereka. Maka air mataku tak henti mengalir sembari berdoa semoga masyarakat minang, tanah kelahiran ku mendapatkan ketabahan dan kesabaran serta keselamatan dalam bencana ini.

Kota padang berduka..kota padang wajahnya kini telah berubah. Seminggu yang lalu aku baru kembalinya, merakakan Iedul Fitri bersama keluargaku di sana. wajah kota padang seperti seminggu yang lalu itu tak akan pernah kutemukan lagi...

Ibu dan Bapakku baru bisa ku hubungi tepat jam 1 pagi dini hari. Alhamdulilah ibu dan bapakku selamat serta kakakku. tapi Kabar dan keberadaan adikku, ibu dan bapakku pun tak tau. akhirnya hanya doa yang bisa kuucapkan.

Alhamdulilah, Terima Kasih Ya Allah, Tadi pagi aku mendapatkan kabar adiiku telah ditemukan dalam keadaan selamat. Adikku ditemukan dini hari pukul 3. Cerita dari dia benar-benar kembali menggulirkan air mata ini. Terlalu banyak kisah pilu dan menyayat hati. kisah yang menyadarkan orang-orang yang mengalaminya bahwa kematian itu dekat dan ternyata kita bukan apa-apa. Terima kasih ya Allah, Berita keselamatan adikku ini kujadikan sebagai kado terindah untuk ulang tahunku yang ke 26 ini (seperti tulisanku sebelumnya) dan semakin terharu, adikku masih sempat mengucapan selamat ulang tahun padaku sembari meminta maaf karena tidak mengucapkan selamat tepat pada hari ulang tahun ku. Hmmm makasih adikku

Saat ini Korban gempa disumatera Barat sangat membutuhkan logistik makanan, bukan bantuan dalam bentuk uang. adikku sudah dua hari tidak makan. alhamdulilah ekarang sudah makan. tapi tidak bagi korban yang lain.. mereka masih membutuhkan bantuan...

Di bawah ini adalah sebagian foto-foto kerusakan gempa di kota padang tanggal 1 oktober 2009. Foto ini diambil oleh seorang temanku. Sebenarnya masih banyak foto-foto yang lain yang lebih mengeriakan, foto-foto mayat dan korban gempa tapi sungguh aku tak kuat untuk menguploadnya.