8.7.11

Menapaki Keindahan Belitung 2 (Pantai Tanjung Kelayang , Pulau Pasir dan Pulau Burung)

Well kita lanjutkan cerita tentang Belitung. Setelah puas menikmati sunset di Bukit Berahu, Malam pun datang. Perjalanan pun kami lanjutkan ke rumah seorang nelayan di Tanjung Kelayang.  di rumah bapak inilah kami menghabiskan malam pertama di Belitung. Kebetulan kami akan mengarungi pantai dan beberapa pulau di Belitung dengan kapal sang bapak. Kami pun menyewa beberapa peralatan seperti live vest, alat snorkling dll dari beliau. berkat rayuan dwie teman yang kebetulan jadi TL dalam trip kali ini, sibapak mau menerima kami menginap. Alhamdulilah dapat tumpangan gratis dan lumayan buat ngirit dana kami yang kere-kere ini.
Di Tanjung Kelayang sebelum melaut
Besok paginya kami pun berkemas melanjutkan itinerary yang telah kami susun.  Dari rumah si Bapak kami harus berjalan kaki kurang lebih 30 menit menuju dermaga tempat bersandarnya kapal si Bapak. Dalam perjalanan kami sempat melewati rumah tua yang dijadikan salah satu tempat syuting film Laskar Pelangi. Dimana dalam film tersebut rumah tua ini adalah rumah haikal. ada sepeda tua nya juga yang bersandar rapi di salah satu sisi rumah itu. Sempat mampir dan singgah sebentar di rumah itu, apalagi kalo bukan foto-foto. inilah bukti eksistensi kami..he..he..
Rumah Haikal
Sepeda Haikal

Sebelum berlayar di lautan luas, kami sarapan dulu di sebuah warung di pinggir pantai tanjung kelayang. Angin laut pagi itu segar sekali. pasir pantai disini lumayan putih dan semakin sempurna dengan biru lautan itu. dan dari kejauhan samar kelihatan batu garude... Yah sebuh batu jika diperhatikan memang sedikit mirip dengan burung garude. Beruntung juga pagi itu kami sempat bertemu dengan beberapa anak-anak yang menjadi pemain film laskar pelangi. kebetulan hari itu mereka ada acara di Pulau Lengkuas yang juga merupakan salah satu destinasi kami. Sempat berfoto-foto dengan Harun..
Bersama Harun
Batu Garude dari kejauhan
Pantai tanjung Kelayang nan apik
Pulau Pasir
Sebelum terlalu panas, perjalanan kami lanjutkan. Pulau Pasir adalah tujuan kami. inilah keajaiban menurut gw. Pulau ini hanyalah seonggok pasir di tengah lautan. itulah asal-muasal nama dari pulau ini. Tapi diseonggok pasir ini kami bisa bercengkarama dengan pasirnya yang halus tentu dengan air lautnya yang sangat dan teramat jernih. di salah satu sisi pun terlihat salah satu pulau yang menjadi  penyempurna pemandangan di sore itu. lama kami bermain di pulau kecil ini. Berjemur, burn our skin..adalah  paling tepat disini.  
Pulau Pasir
ST di Pulau Pasir
Pulau Burung 
Batu Burung

Pulau Selanjutnya yang kami tuju adalah Pulau Burung. Dalam perjalanan kami pun menyempatkan diri bersnokling di beberapa spot. Perjalanan menuju pulau ini kami disuguhi oleh batuan-batuan granit yang indah di tengah membirunya air laut. kadang susunannya pun unik.. perfecto. Pulau ini dinamakan pulau Burung karena di salah satu sisi pulau ini terdapat batuan yang memang mirip burung. Batuan-batuan di pulau ini pun sangat banyak dengan ukuran dari kecil sampai besarnya luar biasa.
Salah satu pantai di Pulau Burung
Snorkling
batuan nan mempesona
Kami pun sempat menyisir pulau ini . Pqasirnya putih dan sangat halus. Beberapa kamin pun sempat tertidur di pasir ini termasuk aku..berasa kasur he..he.. oh ya di Pulau ini pun terdapat  sekelompok batuan yang tersusun  rapat dan rapi. Masyarakat  si belitung menyebutnya Batu Becinte..yah karena dekat-dekat kali ya... Maksa.com.
ini die batu bacinte
konfigrasi lain batuan di pulau Burung
Batuan dari atas

5.7.11

Menapaki keindahan Belitung 1 (kawah Kaolin-Pantai tanjung Tinggi dan Bukit Berahu)

Pulau belitung yang kaya akan timah ini, jujur harus diakui, mulai dikenal banyak orang setelah film Laskar Pelangi yang diangkat dari novel Andrea Hirata booming  Film yang menghadirkan nuansa semangat dan motivasi untuk terus bermimpi ini hadir serasa angin segar ditengah maraknya film indonesia yang berbau horor, pornography dan picisan (lha kok jadi bahas film, sorry jadi curcol). Beberapa lokasi syuting film ini  menampilkan keindahan pantai-pantai di belitung terutama pantai tanjung tinggi yang begitu sempurna dengan susunan batuan granit yang tidak di jumpai di daerah lain. Ternyata itu hanyalah satu dari sekian banyak pantai belitung yang layak dan pantas dinikmati, dibanggakan dan menjadi salah satu destinasi wisata anda.
H. As. Hanandjuddin
our flight there

Akses menuju belitung pun sangat mudah. Pulau yang merupakan bagian Provinsi Bangka-Belitung  pemekaran dari Sumatera Selatan ini dapat dijangkau langsung dari Jakarta dengan transoportasi udara maupun Laut. Bandara Tanjung Pandan  (H. As. Hanandjuddin) yang terbilang sederhana  telah melayani penerbangan pesawat boing. tercatat dua maskapai penerbangan telah melayani penerbangan ke pulau  ini  yaitu Sriwijaya (3 kali penerbangan) dan Batavia Air (satu kali penerbangan). Ongkos menuju pulau ini pun tergolong murah. Akomodasi selama didaerah ini tersedia cukup lumayan.  Banyak penginapan dengan rating harga lumayan murah. Hanya saja transportasi  umum di pulau ini sedikit susah . Sehingga untuk dapat mengaksesk seluruh penjuru daerah ini kita harus menyewa kendaraan sendiri yang tergolong cuklup mahal. maka disarankan untuk mencari temang jalan supaya bisa sharing cost. Itulah yang saya dan teman-teman lain lakukan. kami berangkat 11 orang. dan selama di Belitung kami menyewa sebuah elf dan beberapa hari menyewa kapal untuk menuju beberapa pulau di sana.  Selama 4 hari di Belitung kami hanya mengeluarkan Rp. 350.000 untuk semua akomiodasi.  Yah itulah indahnya berbagi...he..he..
inilah catatan perjalanan kami menuju belitunng 

Mie Belitung  Atep
Setelah mendarat sempurna di bandara H. As. Hanandjuddin, perjalanan kami lanjutkan menuju kota tanjung Pandan untuk menikmati santap siang. Mie Belitung man Atep yang katanya sudah lumayan terkenal menjadi pilihan kami. suhu udara di kota belitung terasa cukup panas siang itu, yah jadilah kami menikmati mie ini sambil melap keringat yang lumayan banyak. Selesai menyantap mie belitung, kami pun masih harus berburu beberapa logistik  untuk beberapa hari kedepan. Maklumlah perjalanan kali ini kami akan menghabiskan malam di tenda demi penghematan..he..he...
ditengah terik matahari di depan mie belitung atep
ini dia yang wajib dicicipi jika ke tanjung pandan
Kawah Kaolin...
karena pertimbangan jarak yang tidak terlalu jauh dari kota tanjung pandan maka tempat pertama yang kami kunjungi adalah kawah kaolin. Kawah kaolin ini tepatnya adalah sebuah danau kecil  bekas pertambangan timah. yah inilah bukti kepongahan dan keserakahan manusia pada alamya. di belitung kita akan menemukan banyak danau-danau bekas pertambangan ini. pemandangan ini dapat dilihat ketika akan mendarat di belitung. dari ketinggian kita bisa melihat banyaknya cekungan dan lobang-lobang sisa pertambangan yang ditinggalkan begitu saja oleh tangan-tangan yang tak bertanggung jawab.
Namun yang membedakan kawah kaolin dengan danau-danau sisa keegoisan manusia ini adalah airnya yang berwarna biru ke hijauan, sedangkan danau lain airnya biasa saja. di samping itu di satu titik tertinggi di kawah ini kita bisa memandang lepas menyaksikan danau-danau lain.
the blue of kaolin
ilalang yang mempercantik kaolin
Kaolin from other side

Pantai Tanjung Tinggi
Inilah pantai pertama yang kami kunjungi di Belitung. Pantai Yang indah dengan susunan batuan besarnya ini wajib di kunjungi jika ke belitung. Sempat berfikir dari mana batuan ini berasal? Tak mungkin kekuatan manusia bisa menyusun batu-batu besar ini menjadi konfigurasi yang unik. Hanya kekuatan yang maha kuat yang mampu menyusunnya. Tak hanya indah dengan batuannya, pasir di pantai ini pun tergolong cukup putih..Air lautnya pun masih mempesona dengan birunya yang cerah menunjukkan keperawanannya. Bermain dan berlarian diantara batuan besar ini (seperti salah satu scene di  film Laskar Pelangi) sungguh nikmat. berasa kembali ke masa kanak-kanak dulu... Sangat disayangkan di beberapa batuan besar ini banyak coretan dari tangan-tangan vandalisme yang sedikit mengganggu keindahan pantai ini.
dicelah batuan
configurasi batuan nan apik
sisi lain pantai tanjung tinggi
salah satu lokasi film laskas pelangi

Pantai Bukit Berahu
Sore menjelang...maka berburu sunset adalah kegiatan yang tak boleh di tinggalkan. Setelah puas bermain di pantai tanjung tinggi perjalanan kami lanjutkan menuju bukit berahu. Bukit Berahu adalah sisi barat dari pulau Belitung sehingga menikmati sunset di daerah ini adalah pilihan yang tepat. Di daerah ini terdapat beberapa cottage yang bisa menjadi pilihan anda untuk menghabiskan malam tapi tidak bagi kami yang kere-kere ini...kami hanya singgah untuk menikmati sunset di belakang sebuah cottage. Sunset memang selalu indah..alhamdulilah kami mendapatkan golden sunset yang maha indah...tak lupa kami pun bercengkrama dengan pasirnya yang juga sangat mempesona ditengah remangnya senja. Seperti biasa peraduan mentari dan garis laut ini tak kami biarkan begitu saja bergaya dan membidik kamera adalah wajib hukumnya..he..he...
the golden sunset Bukit Berahu
Golden sunset
melompat di sunset bukit berahu
the purple one sunset...dramtis he..he..

16.6.11

PENGUKUHAN PROFESOR RISET

Profesor riset wow..wow... inilah puncak karier fungsional seorang peneliti.  Inilah yang menjadi impian dan cita-cita banyak peneliti. Tentu juga dengan saya. Dan tak tanggung-tanggung sebelum usia 40 tahun saya sudah  memimpikannya ia sudah di tangan saya..amin.  Alhamdulilah sampai saat ini saya telah diberi kesempatan 2 kali untuk menghadiri pengukuhan profesor. Yang pertama akhir tahun 2010 yang lalu dimana pada saat itu ada 3 orang peneliti kementrian pertanian yang di kukuhkan dan pada awal April lalu, salah satu peneliti dari balaiku pun dikukuhkan, yaitu bapak Dr. Istiqlal Amin. Ia lah guru yang setia mengajarkan banyak hal padaku. Sering kali tanpa sengaja kami terlibat dalam diskusi-diskusi panjang. Pengalamannya yang luar biasa banyak, sempat  bekerja menjadi konsultan pada banyak lembaga international sungguh membuka cakrawala berfikir. Beliau juga sempat menikmati pendidikan di tiga benua. Itu jualah yang beliau sarankan pada saya. Sarjana Asia, Pasca Sarjana Eropa,Phd Amerika dan sempat  grant research di australia.
pengukuhan Prof. Istiqlal oleh kepala LIPI
 Pada pengukuhan profesor riset seorang peneliti akan menyampaikan orasi ilmiahnya yang merupakan benang merah atau inti sari dari berbagai penelitian yang telah ia laksanakan selama ini. Naskah orasi ilmiahnya tentu telah melewati proses editing dan seleksi dari panitia yang dibentuk untuk pengukuhanya dibawah koordinasi LIPI.  Pada proses pengukuhannya  panitia ini dibawah pimpinan kepala LIPI indonesia memimping jalannya sidang pengukuhan. Di badang Litbang pertaniann disamping  panitia , sidang juga diikuti oleh seluruh profesor riset yang dimilikinya. Saat ini indonesi memiliki 300 orangan profesor riset dan 1/3 diantaranya ada dikementrian pertanian. Sebelum orasi ilmiah di sampaikan tentu melewati serangkaian seremonial yang hampir mirip proses pembukaan sidang terbuka wisuda waktu S1 dulu menurutku.


orasi ilmiah Prof. Istiqlal Amien
 Orasi disampakan dalam waktu kurang lebih 20 menit. Sebelum itu akan dibacakan riwayat hidup lengkap peneliti, mulai dari data pribadi sampai  hasil karya yang telah dihasilkan. Tidak ada pertanyaan dalam orasi ilmiah ini. Setelah orasi selesai maka dilakukan pemakaian topi pengukuhan. Lalu biasanya acara akan dilengkapi dengan kata sambutan menteri pertanian atau kepala litbang pertanian. Terakhir tentu ucapan selamat kepada para profesor yang baru dikukuhkan.
Bapak istiqlal dan keluarga

 Selamat untuk guru saya Bapak Prof. Dr. Istiqlal Amin yang telah dikukuhkan menjadi prof Riset. Semoga karya-karya bapak mampu merubah peradaban ini. Doakan kami segera menyusul dan jangan bosan ya pak mengajarkan banyak hal kepada kami


di pengukuhan profesor riset..insyaallah segera menyusul:p

10.6.11

MINISTERIAL CONFERENCE 2: MENDADAK JADI LO (liaison officer)

cihuy jadi LO
Mungkin inilah bagian yang paling kusuka dari pekerjaanku. Mengerjakan banyak hal fantastis tak terduga bahkan sedikit sporadis. Yaps, 11 Maret 2011 kemaren tiba-tiba aku ditunjuk untuk menjadi LO (liaison officer) pada acara  Ministerial Conference2 on Biodiversity, Food Security and Climate Change di Nusa Dua Bali tepatnya di Bali Convention Center, Westin Hotel.   Ministerial conference yang dilaksanakan  bersamaan dengan perhelatan akbar FAO- fourt session of Governing Body of International treaty on plan genetic Resources for Food and Agriculture merupakan ajang pertemuan menteri pertanian Se-dunia yang pada kesempatan ini membahas masalah biodiversity, Ketahanan pangan dan perubahan iklim.  Pada pertemuan kedua ini Kementrian Pertania indonesia, khususnya  Badan litbang pertanian di tunjuk sebagai penyelanggara.  Walau mengorbankan banyak hal, kesempatan ini akhirnya  tak kubiarkan begitu saja. karena aku memang selalu haus untuk mencoba pengalaman-pengalaman baru apa lagi ini acara besar berlevel international dan selevel menteri...maka jadilah punya first experience menjadi a Liaision Officer. Pengalaman pertama naik mobil Camry bareng menteri, pengalaman pertama berada berdampingan tanpa jarak dengan menteri. Sama menteri sendiri saja susahnya minta ampun. he..he...
Ministerial Conference and GB $
Banyak Persiapan yang dilakukan sebelum Hari H.  Persiapan pertama yang kami lakukan adalah memperlancar bahasa inggris kami sebagai bahasa utama yang akan digunakan dalam conference ini. Persiapan selanjutnya adalah pembekalan dari kementrian Luar Negeri Indonesia. Ternyata luar biasa ribet protokoler kenegaraan ini karena kami harus mendampingi tamu negara selevel menteri. Mulai dari sikap seorang LO, cara jalan, cara bertutur kata sudah di atur. Itu hanyalah secuil keribetan. yang lebih berat adalah proses penyambutan sang menteri di Bandara, mendampingi selama acara dan mengantarkannnya kembali berangkat menuju negara asalnya. Setelah beres dengan masalah ke protokoleran, kami pun di briefing masalah rangkaian acara karena kami adalah penghubung antara panitia dan sang menteri. jadi kami harus tahu detail acara dan dimana tempat pelaksanaannya. Tak cukup itu kami pun melaksanakan pembekalan berikutnya yaitu dari pihak hotel dalam hal ini westin hotel. Kami diberi tahu dimana menteri kami akan menginap dan kami pun harus hapal ruangan-ruangan hotel secara detail. kami pun mendapatkan pembekalan bagaimana proses penyambutan sang menteri di hotel dimana harus disambut oleh sang manajer hotel...ampun..ribet-ribet dan sangat ribet. Tapi wajarlah karena ini menteri bo..dan bagaimana pelayanan selama acara ini akan menjadi penilaian terhadap bangsa ini. oh ya satu lagi  kami harus hapal tempat-tempat utama di Bali. karena jika tiba-tiba sang menteri minta di antar jalan-jalan maka sang LO lah yang bertanggung jawab mendampinginya.
briefing di Ngurah Rai Airport
Kedatangan Para Menteri
    Sebelum kedatangan menteri, kami wajib mengetahui jadwal penerbangan menteri kami secara detail Jadwal kedatangan ini kami dapatkan dari panitia dan harus dikonfirmasi di kedutaan besar negara yang  bersangkutan yang ada di Indonesia. kami pun harus memastikan jumlah delegasi yang ikut bersama rombongan tersebut dan bersama kedutaan besar negara tersebut kami pun  harus  berdiskusi tentang proses penyambutan di Bandara karena ini berhubungan dengan hubungan diplomatik kedua negara. Setelah mendapatkan jadwal tersebut kami pun harus berhubungan dengan pihak bandara dan pihak airline untuk memastikan apakah pesat datang tepat waktu dan mencek manifes penumpang apakah benar sang menteri ada dalam maskapai tersebut  serta  berkorrdinasi  masalah pengambilan bagasi delegasi  supaya cepat demi kenyamanan mereka.  Setelah masalah itu beres pekerjaan selanjutnya adalah berkoordinasi dengan pihak angkasa pura untuk persiapan ruangan VIP  dan kendaran yang bisa digunakan untuk penyambutan  tamu langsung di  depan  maskapainya.  Tugas selanjutnya adalah berhubungan dengan pihak imigrasi untuk masalah pasport dan visa karena tidak mungkin sang menteri akan melewati prosedur seperti biasa. Dan terakhir adalah masalah keamanan yang langsung berkoordinasi dengan pihak Kapolda Balii yaitu masalah urutan mobil rombongan dan mobil pengamanan (forrider). selama acara ini satu orang LO akan dibekali oleh satu mobil Toyota Camry sebagai mobil utama sang menteri dan LO, Satu  Kijang untuk delegasi atau untuk bagasi jika sang menteri hanya datang dengan sedikit delagsi jadi kemanapun menteri pergi harus membawa forrider dan harus didampingi oleh LO. Tugas yang sangat berat ternyata. 
Kedatangan para menteri di Bandara akan disambut langsung oleh dua orang petugas dari kementrian Luar negeri langsung didepan maskapai dimana delegasi berada  menggunakan  mobil khusus yang disediakan oleh pihak angkasa pura.  Mobil tersebut akan  menuju ruanga VIP Ngurah Rai Airport. Di pintu masuk ruang VIP telah menanti pejabat eselon satu kementrian pertanian.  Pejabat ini harus berdiri berdampingan dengan  LO. Dua orang petugas dari kemenlu inilah yang akan memperkenalkan tamu pada pejabat essolon 1 dan selanjutnya pejabat esselon1 yang akan memperkenal LO pada menteri dan rombongannya. Setelah itu tamu, pejabat esselon 1 dan LO masuk ke ruangan VIP untuk beristirahat sejenak.  Setelah dirasa cukup maka perjalanan di lanjutkan menuju hotel dengan iringan mobil yang sudah di ataur oleh protokoler.  LO berada satu mobil dengan sang menteri yaitu duduk di samping sopir sedangkan menteri berada di belakang bersama pejabat esselon 1 kementan

Penyambutan di Hotel.
Karena tamu yang datang adalah menteri maka sejam sebelum kedatangan sang menteri , kami pun harus memberitahu pihak hotel untuk penyambutan di Hotel. Sesampai di Hotel sang menteri langsung di sambut oleh manajer hotel dengan kalungan bunga selanjutnya LO dengan persetujuan menteri mengantarkan sang menteri menuju  kamarnya dan sepanjang perjalanan menuju kamar sedikit memperkenalkan diri  serta menyerahkan kartu nama jika sewaktu-waktu sang menteri membutuhkan bantuan dan informasi.
para Menteri yang sedang makan pagi di westin Hotel
Selama Acara Conference.
Acara conference di mulai dengan welcome dinner  yang dilaksanakan di hotel westin. dalam acara ini sang LO harus tau dimana sang menterinya akan duduk  dan harus tau tipe dinnernya. Dalam welcome dinner kali ini sang menteri akan di servis langsung oleh para petugas hotel.  Wakil menteri pertanian hadir dalam acara ini untuk menyampaikan selamat datang dari pemerintahan Republik Indonesia. Berbagai tarian Bali pun ditampilkan  sebagai pembuktian kekayaan seni dan budaya Indonesia. 
welcome dinner
Para LO di welcome dinner
Hari H pelaksanaan konference para LO harus menyiapkan segala administari dan proses registrasi sang menterinya dan harus memastikan run down acara secara detail. Memastikan segala ruangan yang akan digunakan selama conference, memastikan tempat duduk sang menteri  dan terakhir memastikan posisi menteri masing-masing saat foto bersama. Dan yang tak kalah berat adalah jika sang menteri akan mengadakan pertemuan bilateral dengan negara lain. maka LO lah yang harus menghubungi negara yang diinginkan menterinya dan harus mencari ruangan untuk pertemuan bilateral tersebut.
Acara conference di buka oleh Menteri  Lingkungan Hidup
Menteri dan delegasi dari 50 negara
kementan indonesia Pak Saswono, DG FAO dan DG Litbang Kementan Indonesia memimping conference
Gala Dinner dan Penutupan
Acara ministerial conference kali ini ditutup dengan gala dinner dari  kementrian Kokesra yang dalam hal ini langsung di sambut oleh Agung  Laksono sebagai menterinya. acara ini dilaksanakan di Pelapa Pecatu Dreamland Bali. Ini adalah bagian penutup dari rangkaian acara ministerial conference.Dinner yang diadakan diruang terbuka di pinggir Laut ini pun menyajikan berbagai tarian Bali yang memang tak bosan-bosannya untuk dinikmatii.
Sambutan Agung Laksono dalam Gala Dinner
Tarian di Gala Dinner 
Dan besok harinya  para LO pun bertugas kembali untuk mengantarkan sang menteri ke airport menuju negara asalnya. Proses pengantaran ini lebih terasa mudah karena sebelumnya sudah punya pengalaman dalam proses penjemputan dan Pposesnya memang lebih sederhana dibandingkan proses penjemputan. Walau cuma tiga hari bersama sang menteri tapi ikatan batin  terasa sudah terjalin dengan mereka.  Dan betapa bangga nya ketika akan berangkat sang menteri pun mengucapakan terima kasih  yang ternyata memberikan kenang-kenangan bahkan uang yang jumlahnya tak terkira. Oh my God...subhanallah atas kesempatan ini 

Banyak cerita mengalir selama menjadi LO ini. Pengalaman luar biasa. acctually aku sangat menikmati pekerjaan yang satu ini walau capeknya luar biasa dah kayak setrikaan mondar-mandir. Beruntung dan bangga menjalankan tugas ini. Menjadi salah satu bagian bagi nasib pertanian dunia:p. Semoga suatu  saat nanti bisa kembali menikmati sensasi menjadi LO.

dinner ala LO setelah selesai melaksanakan tugas

9.6.11

Penaklukkan Pulau Samosir

kapal menuju Tomok Samosir
       Pulau Samosir adalah tujuan perjalananku selanjutnya. Dari Perapatan Merek perjalanan aku lanjutkan menuju Pematang Siantar. Yaps Sepadan yang ajib-ajib kembali menjadi armada yang kupilih. Merasakan sensasi luar biasa sopir batak di negerinya sendiri. Benar-benar lihai bo...Sayang pagi itu aku sedikit kurang beruntung, armadanya penuh,  dipenuhi oleh anak sekolah dan ibu-ibu yang akan berjualan di pasar. akhirnya Berdiri menjadi pilihan. Untunglahh kejadian itu tak berlangsung lama. Dari pematang siatar perjalanan kulanjutkan menuju Prapat. Pelabuhan tiga raja itulah nama pelabuhan yang kutuju untuk menuju samosir.
       Sedikit agak berlari aku menuju kapal yang akan membawaku. karena bunyi pluit telah didendangkan pertanda kapal akan berangkat. Dengan napas tersenggal akhirnya aku  duduk di sebuah bagian terbuka kapal itu. semilir angin danau toba cukup menyegarkan suasana yang memang cukup panas siang itu. Langit biru dengan hiasan awan cumulus menambah keindahan danau toba. Kira-kira 40 menit kapal yang kutumpangi pun merapat di Tomok yang merupakan pintu gerbang masuk ke Samosir.
       Ketika baru turun dari kapal seorang pemuda menawarkan jasanya padaku untuk mengantarkan ku kebeberapa tempat di samosir. Tawar menawar pun terjadi. akhirmnya kami dapatkan kesepakatan harga 20.000 per jam. Setelah mengumpulkan informasi akhirnya aku memutuskan untuk mengelilingi pulau Samosir. Lumayan lama 4 jam lebih waktu ku habiskan untuk menaklukkan pulau ini. tapi puas karena aku bisa memangdang danau Toba dari segala penjuru pulau ini. Bisa melihat pelosok dan sudut-sudut samosir yang memang masih jauh tertinggal. mudah-mudahan pemekaran kabupaten Samosir menjadi langkah baik bagi kemajuan pulau ini.

Bukit Panatapan
Inilah sebuah perbukitan sekitar 900 dari permukaan danau Toba.  Masyarakat setempat kebanyakan menyebutnya bukit panatapan karena keindahan danau toba tertanggkap sempurna jika di lihat dari bukit ini. Dari tomok tempat ini bisa dijankau kira-kira 40 menit dengan jalan banyak yang rusakUdara disini pun semakin dingin dibandingkan dengan tomok. Dalam perjalanan menuju bukit ini ternyata ada air terjun tapi ketika ku tanya namanya penduduk setempat puntak tau namanya apa.hm...di samping air terjun ini ada sumur kecil yang dianggap sedikit sakral oleh masyarakat setempat. "air untuk berdoa" mereka menyebutnya. 
danau toba dari panatapan
bergaye di  danau tobe..he..he..
Aik Tonanng
        ini tempat selanjutnya yang kusinggahi. yah ini adalah keajaiban bagi masyarakat Samosir. Ada danau di atas danau. Lumayan luas dengan airnya yang tenang makanya dinamakan aik tonang. Lama aku menikmati angin sepoi-sepoi di danau ini. Tempat ini ramai di kunjungi pada malam minggu. karena pada malam tersebut banyak acara digelar di tempat ini.
ain nak tonang...(air yang tenang)
Sisi lain masyarakat Samosir
Sepanjang perjalanan di daerah pedalaman hanya sisi-sisi ketertingalan yang kudapati.  rumah-rumah se adanya dengan ukuran kecil menjadi pemandangan di daerah yang tak ku tau namanya apa. di warung pun banyak kutemukan laki-laki yang sedang minum tuak dan mabok-mabok. Dari mas ojek yang membawaku kudapatkan banyak cerita tentang kebiasaan mabuk-mabuk sebagian besar laki-laki di daerah itu. Udara dingin menjadi alasan mereka. karena dengan mengkonsumsi tuak akan menghangatkan tubuh mereka. Dan yang membuatku sedikit terkaget adaalah jumlah keturunan penduduk setempat yang jumlahnya aduhai. Dan untuk membuktikan keterkagetan ku sang tukang ojek  mengajakku mampir di salah satu rumah penduduk yang jumlah anaknya 17 orang. ow..ow...ow...banyak pertanyaan berkecamuk difikiranku tentang anak 17 itu tapi ya sudahlah...terlalu panjang waktu untuk membahasnya...


Tomok dan sekitarnya 

Di Tomok tempat pertama yang ku kunjungi adalah museum. Museum ini berbentuk sebuah rumah adat dan didalamnya di pamerkan segala macam bentuk peninggalan suku batak mulai dari pakaian, peralatan rumah tangga, peralatan perang dan mata uang. tidak terlalu lama aku di sini karena tempatnya kecil. Sempat berfoto-foto menggunakan pakaian daerah setempat.  
           Pertunjukkan sigale-gale menjadi tujuan berikutnya. Beruntunglah hari itu ada rombongan SMP yang menyewa si gale-gale. jadi aku tidak perlu mengeluarkan kocek untuk menikmati salah saru kesenia batak ini dan sempat juga ikut menari bersama pengunjung lainnya. 
satu padu dalam pertunjukan sigale-gale



Stone Chair/ Ambarita
       Spot selanjutnya yang kukunjungi adalah Stone Chair/Ambarita setengah jam dari Tomok, masuk kearea kompleks, langsung melihat jejeran rumah panggung khas batak, diantara rumah itu ada yg satu dijadikan rumah contoh yang bisa dimasuki, sisanya masih berpenghuni, didalamnya ada alat kebutuhan hidup sehari2-hari  seperti kompor dari pasir, alat tenun, kain ulos juga ada alat musik semacam gamelan tersaji, kain2 ulos ini juga ternyata juga dijual. Dipekarangan ada meja perundingan lengkap dengan bangku dari batu yang berindangkan pohon besar, dibelakangnya ada contoh patung manusia dari kayu terpasung letaknya ada dibawah pendopo rumah panggung, sedang didepannya tepat diatas bukit tersedia rumah besar seperti pendopo untuk pertemuan-pertemuan. Didalam kompleks ini juga ada meja perundingan namun kalau diteliti lagi disini juga terdapat eksekusi pemenggalan kepala diatas mejanya lengkap golok untuk memenggal, seorang guide sempat menawarkan jasa contoh pengeksekusian.

jejeran rumah panggung adat batak
stone chair...
stone chair dan tempat pemenggalan kepala

      Sayang perjalanan saya kesini menjadi kurang nyaman oleh ulang pedangan yang memaksa untuk membeli produknya. Demi rasa kasihan dan karena terpaksa agara bisa ke luar dari area itu akhirnya aku membeli sebuah baju. Seperti dugaanku baju itu hanya bertahan dua kali pakai. setelah itu yah sobek-sobek. sedikit ketidaknyamananku. tapi ini penting untuk kita perhatikan demi kemajuan wisata indonesia ini. But whatever inilah seni dalam perjalanan.

24.5.11

SOLO JOURNEY: MENGHIRUP RUPA-RUPA KEHIDUPAN DI TANAH BATAK I


Inilah perjalanan solo backpacker pertama saya di luar tanah Jawa. Yaps  Tanah Batak (sumatera utara-red) menjadi  tempat pertama yang saya arungi dan selami seorang diri. Kehidupan salah satu suku di sumatera ini memang cukup menggelitik hati  untuk saya ketahui dan lihat secara langsung. Disamping memang keelokan alam  dan panoramanya yang indah tak diragukan lagi  bahkan terkenal seantero dunia. Danau toba dengan pulau Samosir  adalah magnet kuat yang serasa selalu memanggil saya untuk mengunjunginya.
Minibus yang mpet-mpetan...
Perjalan ini lebih saya anggap sebagai sosial and culture trip.  Saya benar-benar sedang ingin menikmati  denyut-denyut nafas kehidupan di tanah Batak, menghirup rupa-rupa tatanan kehidupannya dan menikmati sensasi persentuhan dengan budaya setempat. segala informasi tentu telah saya kumpulkan, menjadi bekal   dalam perjalanan lebih kurang satu minggu.




mengenakan Ulos

 Saya benar-benar menikmati perjalanan dibandingkan destinasi .Menikmati proses dibandingkan tujuan.segala akomodasi saya pilih yang paling ekonomis dan murah. Memang sangat jauh dari kata nyaman. Tapi disinilah saya bisa menikmati interaksi saya dengan penduduk lokal setempat. Berbagai aroma tubuh manusia  harus saya santap walau kadang sangat sulit bagi saya, tapi yah saya nikmati. Akhirnya saya sadar bahwa kebahagiaan sesungguhnya ada di hati kita. jadi jika kondisi  di luar hati cukup jauh dari kata membahagiakan  maka pandai-pandailah berdamai dengan hati (pelajaran moral 1:p).



menikmati hari-hari dengan mereka
Kadang masalah bahasa menjadi kendala, ketika saya bertanya mereka mengerti pertanyaan saya tapi mereka merespon dengan bahasa batak yang saya tidak mengerti sama sekali. Belum lagi gaya saya ala orang kere dengan tampang lusuh serta ransel kumal kadang dipandang dengan pandangan yang aneh. tapi saya benar-benar tak menghiraukannya. Nothing to lose.....not more.. 

Disepanjang perjalanan saya usahakan untuk selalu berdialog dan berinteraksi dengan  orang-orang sekitar saya. banyak mereka yang hanya terheran-heran dan terkaget-kaget ketika tau  saya berjalan seorang diri dan tanpa ada sanak saudara yang  dituju. Beruntung menemukan orang-orang yang baik hati yang memberikan banyak informasi  yang menurut saya sangat penting.  Dan sampailah saya  pada perkenalan dengan seorang bapak bermarga Simanjuntak, yang dari dialog panjang saya dengannya, saya ketahui ia adalah seorang kopasus yang bertugas di Solo Jawa Tengah. saya berdialog  cukup panjang dengan  sibapak. Dan sampai akhirnya dia bertanya:

"apa yang kamu cari dengan perjalanan sendiri seperti ini?. Saya  yakin pasti ada alasan yang melatar belakangi setiap perjalanan yang kamu lalui ", tambah bapak itu lagi.

Pertanyaan yang berat menurut saya. tapi ini adalah point penting yang harus saya sampaikan agar semua orang paham bahwa ini bukan perjalanan gila. tapi inilah cara saya memahami dan mendalami makna dari kehidupan yang sesungguhnya. lalu saya jawab:

" perjalanan adalah sumber kebahagiaan bagi saya karena dengan berjalan saya bisa melihat banyak hal, Saya menemukan hal yang tak saya temukan  pada habitat asli saya. Saya bisa melihat kehidupan dari dimensi orang lain, dimensi yang berbeda. sehingga dari situ saya paham bagaimana menghormati dan menghargai orang lain. meluluhkan keegoisan saya"

lalu sibapak bertanya lagi, " mengapa harus sendiri? tidak takutkah dengan banyak hal?"

 " ini adalah pengujian bagi diri saya. selama ini kita selalu terkukung dalam segala ketakutan dan kecemasan sehingga akhirnya kita tak bisa berbuat apa-apa dengan kukungan itu.  Kita terperangkap . Padahal kalo kita jalani, tidak separah apa yang kita pikirkan. walaupun segala kemungkinan itu ada. Waspada  itu pasti. Harus pintar-pintar bertanya dan melihat gelagat orang lain. Informasi sebanyak-banyaknya harus dikumpulkan. Pengujian seberapa berani saya, seberapa mandiri saya, seberapa cakap saya mengambil setiap keputusan. karena di jalanan semua berubah secera cepat."

Sibapak hanya manggut-mangut mendengarkan penjelasan . Terakhir pertanyaan yang harus saya jawab: apa hikmah terbesar yang kamu ambil dari perjalanan kamu?

"ada banyak hal pak , tapi yang terpenting adalah bagai mana saya bisa melihat kehidupan dari dimensi yang berbeda dan  saya sangat menyadari banyak pertolongan yang saya dapatkan di setiap perjalanan saya. saya yakin masih banyak orang baik. saya sadar saya bukan apa-apa tanpa pertolongan banyak orang"
>Tanpa terasa perjalanan panjang harus kami akhiri. Akhirnya si bapak cuma berpesan tetap waspada dan hati-hati. 
Yah itulah alasan dari setiap perjalanan saya...orang bisa berpendapat apa saja. tapi saya tetaplah saya dengan segala keyakinan saya. Saya akan terus menapaki bumi ini. Lalu bagaimana dengan anda??? he..he...
nantikan cerita berikutnya...he..he...