1.6.09

TESTIMONI YANG KEMBALI MENYEMANGATI




Tanpa sengaja hari ini aku menemukan testimoniku pada sebuah buletin, laporan acara workshop persiapan scholarship yang pernah kuikuti akhir tahun kemaren. sempat kaget juga. ternyata testimoniku di pajang di buletin lembaga penyelenggaranya itu. Testimoni yang kembali menyemangatiku untuk mewujudkan seperti yang kuucapkan dalam testimoni itu.

Dalam lembar itu ada tiga testimoni yang dipajang testimoni mba dian, mba renny dan aku. kalo mba dian aku nga kenal. tapi mba renny aku kenal, beliau adalah teman seangkatan workshopku. yah aku dan mba renny bermimpi untuk bisa ke Eropa. sempet minder juga nih ama mba renny, engglisnya jago bangat. lulusan teknik sipil ITB yang cumlaude itu kini bekerja di sebuah perusahaan konstruksi asing di Jakarta.


Yang pasti acara itu benar-benar telah membuka mataku. thanks mba erni yang telah berbagi banyak ilmu buat kami. rekan-rekan yang lain yang luar biasa. Ada Vanya lulusan Teknik elektro ITB yang juga Cumlaude, ada pak Eko seorang guru SMP yang begitu semangat, jauh-jauh datang dari Jogja ke Jakarta untuk ikut workshop, And other. Semangat kalian adalah awal semangatku. jadi rindu lagi untuk bisa ketemu kalian semua.yah kalaupun kita tak bertemu di jakarta yah semoga di EROPA sana. Amin he......

semua langkah dan prosedur telah kupahami. and now....try....try and try......
ingat setahun atau dua tahun lagi.................................................

PENGUJIAN KESESUAIN IKLIM DAN TANAMAN MENGGUNAKAN ANALISIS KLIMOGRAM

Tanaman membutuhkan kondisi iklim yang cocok (optimal ) untuk tumbuh dan berkembang sehingga menghasilkan produksi yang diharapkan. Maka perlu berbagai cara dilakukan untuk menguji dan mengetahui kesesuian iklim dan tanaman pada suatu wilayah. Diantaranya adalah dengan mengumpulkan data tentang kebutuhan fisiologi tanaman terhadap berbagai factor lingkungan iklim.

Salah satu cara yang dilakukan untuk mengentahui kesesuain iklim dan tanaman adalah dengan analis klimogram dari data empiris. Dasar analisisnya adalah dengan mencari data iklim dari sentra produksi tamanan yang akan dikembangkan, terutama data iklim yang merupakan factor pengendali utama bagi pertumbuhan, perkembang dan produksi suatu tanaman.


Klimogram merupakan grafik yang menunjukkan interaksi (perpotongan) antara dua buah unsur iklim rata-rata bulanan dalam satu siklus (setahun). Sebagai contoh untuk membuat grafik klimogram tanaman tebu dapat digunakan unsur iklim suhu udara dan curah hujan. Kedua unsur iklim tersebut dipilih karena diantara unsur yang lain yang merupakan unsur yang paling besar pengaruhnya terhadap kualitas dan kuantitas produksi tanaman tebu.


Klimogram dibuat untuk menguji apakah kondi suatu daerah sesuai untuk pengembangan suatu tanaman dengan bahan kultivar dan pengelolaan yang sama dengan daerah-daerah yang merupakan sentra/pusat produksi daerah tanaman tersebut. Suatu daerah yang merupakan sentra produksi dalam jangka waktu yang panjang mengindikasikan bahwa daerah tersebut secara iklim cocok untuk pertanaman tersebut atau dengan kata lain kondisi iklim berada pada titik optimum sehingga menunjang pertumbugan dan perkembangan tanaman.


Klimogram juga dapat di buat untuk dijadikan pola penentu early warning system dalam bidang hama dan penyakit. Klimogram dapat digunakan pada skala titik/daerah ataupun wilayah. Hasil analisis klimogram nantinya dapat digunakan untuk membuat peta potensi agroklimat suatu wilayah.

Selain digunakan pada bidang pertanian dan perkebunan, klimogram juga dapat digunakan pada bidang peternakan. Sebagian besar hewan ternak memerlukan kondisi unsur-unsur iklim yang optimum untuk berkembang biak dan berproduksi. Dengan mengasumsikan bahwa benih, panen dan perlakuan berada pada kondisi optimum.


Tahapan dalam pembuatan klimogram adalah:

  1. Tentukan tanaman pertanian atau perkebunan yang akan dicari kesesuainnya
  2. Carilah tiga atau lebih daerah yang telah menjadi sentra produksi selama lebih dari sepuluh tahun dari tanaman yang akan ditentukan.
  3. Tentukan unsur iklim yang paling berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas produksi tanaman tersebut
  4. lakukan inventarisasi data iklim harian terutama unsur iklim yang paling berpengaruh selama minimal 10 tahun.
  5. Kemudian plotkan dalam bentuk grafik garis yang saling berhungan dari bulan januari sampai bulan desember
  6. lakukan overlay antara grafik klimogram daerah sentra produksi dengan grafik daerah yang diuji
  7. dari hasil overlay tersebut dapat dilihat bahwa jika antara grafik klimogram sentra produksi dengan grafik daerah yang diuji berhimpit maka daerah yang diuji tersebut scara iklim cocok dikembangkan untuk budidaya tanaman tersebut.

CUACA DAN ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN


Cuaca dapat mempengaruhi setiap organisme di alam ini tidak terkecuali organisme pengganggu tanaman. Proses kehidupan yang penting seperti pertumbuhan, perkembangan, daya tahan hidup dan juga perilakunya secara langsung ataupun tidak langsung dipengarahi oleh perubahan lingkungan.


Penyebaran hewan dan tumbuhan di alam ini bukanlah terjadi secara kebetulan namun sebagai hasil interaksi dari pengaruh faktor-faktor lingkungan terhadapnya. Sebaran geografis suatu organisme antara lain dibatasi oleh faktor-faktor fisik yaitu suhu, kelembaban udara, cahaya dan tersedianya air.


Perkembangan hama dan penyakit mempunyai hubungan yang erat dengan keadaan lingkungan habitatnya. Keadaan lingkungan selalu berubah-ubah, organisme penggangu yang hidup di dalamnyapun selalu berubah menyesuaikan diri.


Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan OPT dalam garis besarnya dapat dibagi menjadi dua (Little, 1971) yaitu:

1. Faktor dalam adalah faktor yang berada dalam tubuh orgnisme seperti organ tubuh dan keadaan fisiologisnya.

2. Faktor luar adalah faktor yang berada di luar tubuh organisme yang mempengaruhinya langsung dan tidak langsung yaitu faktor fisik, biotik dan makanan.


Kedua kelompok tersebut bekerjasama membentuk corak lingkungan hidup yang berbeda yang bersifat menekan atau merangsang perkembangan OPT. kelompok factor luar dapat dibedakan lagi menjadi factor fisik, biotic dan factor makanan.


Faktor fisik dapat dibedakan menjadi unsur cuaca dan topografi suatu daerah merupakan faktor penghambat atau sekurang-kurangnya mempengaruhi penyebaran OPT. Hal ini disebabkan oleh perbedaan topografi yang menyebabkan terjadinya perbedaan faktor iklim dan secara tidak langsung menimbulkan perbedaan tumbuhan yang tumbuh.


Faktor biotik adalah semua faktor yang pada dasarnya bersifat hidup dan berperan dalam keseimbangan populasi OPT. Termasuk dalam faktor biotik adalah parasit, predator, kompetisi dan resistensi tanaman.Faktor makanan adalah unsur utama yang menentukan perkembangan OPT. tersedianya inang(tanaman dan hewan) yang menjadi sumber makanan merupakan factor pembatas dalam menentukan taraf kejenuhan populasi (carryng Capacity) lingkungan atas OPT.


Faktor cuaca mempunyai peranan penting dalam siklus kehidupan serangga. Dalam batas yang luas, cuaca mempengaruhi penyebarannya, kelimpahanya, dan sebagai salah satu faktor utama penyebab timbulnya serangan hama.


Kelimpahan serangga berhubungan erat dengan perbandingan antara kelahiran dan kematian pada suatu waktu tertentu. Kelahiran dipengaruhi antara lain oleh cuaca, makanan dan taraf kepadatannya. Kematian terutama dipengaruhi oleh cuaca dan musuh alami. Kepadatan dapat mengakibatkan emigrasi yang dapat berarti sebagai kurangnya individu di suatu lokasi yang dianggap suatu kematian. Cuaca berpengaruh langsung terhadap tingkat kelahiran dan kematian, secara tidak langsung cuaca mempengaruhi hama melalui pengaruhnya terhadap kelimpahan organisme lain termasuk musuh alaminya.


Organisme, khususnya serangga mempunyai daya menahan pengaruh faktor lingkungan fisik sehingga menjadi kebal. Organisme serangga dapat mengatasi keadaan yang ekstrem berupa adaptasi yang berhubungan dengan faktor genetis atau penyesuain yang sifatnya fisiologis. Serangga sesuai dengan sifatnya mempunyai kemampuan meyesuaikan diri dengan lingkungan tetapi karena serangga juga mempunyai sayap, serangga dapat pindah menghindari tempat yang ekstrim mencari tempat yang lebih sesuai.


Faktor cuaca dapat mempengaruhi segala sesuatu dalam sistem komunitas serangga anatara lain fisiologi, perilaku, dan ciri-ciri biologis lainnya baik langsung maupun tidak langsung. Faktor cuaca dapat dipisahkan menjadi unsur-unsur cuaca: suhu, kelembaban, cahaya dan pergerakan udara/angin.


1. suhu


Pengaruh suhu terhadap kehidupan serangga banyak dipelajari di negara beriklim dingin/sedang, dimana suhu selalu berubah menurut musim. Di negara tropika seperti Indonesia keadaanya berbeda, iklimnya hampir sama sehingga variasi suhu relatif kecil. Perbedaan suhu yang nyata adalah karena ketinggian. Serangga adalah organisme yang sifatnya poikilotermal sehingga suhu badan serangga banyak dipengaruhi dan mengikuti perubahan suhu udara.


Beberapa aktifitas serangga dipengaruhi oleh suhu dan kisaran suhu optimal bagi serangga bervariasi menurut spesiesnya. Secara garis besar suhu berpengaruh pada (nayar et al, 1981) kesuburan/produksi telur, laju pertumbuhan dan migrasi atau penyebarannya.


Mengukur kecepatan pertumbuhan serangga dalam hubungannya dengan suhu dapat dilakukan sengan thermal constant. Hal tersebut berdasarkan asumsi bahwa terdapat hubungan antara perkembangan serangga dengan jumlah thermal constant biasanya dinyatakan dengan hari derajat (day degree accumulation). Walaupun kurang tepat namun sering digunakan untuk perkiraan perkembangan serngga. Potter dan Timmons melaporkan bahwa log-degree day mempunyai korelasi yang tinggi dengan kumulatif persentase tangkapan hama penggerek tanaman hortikultura. Ternyata hubungan tersebut dapat digunakan untuk menduga saat penerbangan pertama seranga penggerek tersebut.


Hama wereng batang coklat untuk menyelesaikan siklus hidupnya dari telur sampai dewasa/mati membutuhkan total konstanta panas efektif sebesar 500 hari derajat. Untuk mencapai jumlah tersebut diperlukan waktu sebulan (30 hari) untuk generasi musim panas dengan suhu rata-rata harian 27 derajat celcius dan membutuhkan waktu 42 hari untuk generasi musim gugur dengan suhu rata-rata harian 22 derajat celcius (Kisimoto, 1981)


Kematian serangga dalam hubungannya dengan suhu terutama berkaitan dengan pengaruh batas-batas ekstrim dan kisaran yang masih dapat ditahan serangga (suhu cardinal). Suhu yang sangat tinggi mempunyai pengaruh langsung terhadap denaturasi/ merusak sifat protein yang mengakibatkan serangga mati. Pada suhu rendah kematian serangga terjadi karena terbentukknya kristal es dalam sel.


2. Kelembaban

Serangga seperti juga hewan yang lain harus memperhatikan kandungan air dalam tubuhnya, akan mati bila kandungan airnya turun melewati batas toleransinya. Berkurangnya kandungan air tersebut berakibat kerdilnya pertumbuhan dan rendahnya laju metabolisme. Kandungan air dalam tubuh serangga bervariasi dengan jenis serangga, pada umumnya berkisar antara 50-90% dari berat tubuhnya. Pada serangga berkulit tubuh tebal kandungan airnya lebih rendah.


Agar dapat mempertahankan hidupnya serangga harus selaluu berusaha agar terdapat keseimbangan air yang tepat. Beberapa serangga harus dilingkungan udara yang jenuh dengan uap air sedang yang lainnya mampu menyesuaikan diri pada keadaan kering bahkan mampu menahan lapar untuk beberapa hari.


Kelembaban juga mempengaruhi sifat-sifat, kemampuan bertelur dan pertumbuhan serangga.

3. Cahaya

Cahaya mempunyai peranan penting dalam pertumbuhan, perkembangannya dan tahan kehidupannya serangga baik secara langsung maupun tidak langsung. Cahaya mempengaruhi aktifitas serangga, cahaya membantu untuk mendapatkan makanan, tempat yang lebih sesuai.


Setiap jenis serangga membutuhkan intensitas cahaya yang berbeda untuk aktifitasnya. Berdasarkan hasl di atas serangga dapat digolongkan

o Serangga diurnal yaitu serangga yang membutuhkan intensitas cahaya tinggi aktif pada siang hari

o Serangga krepskular adala serangga yang membutuhkan intensitas cahaya sedang aktif pada senja hari.

o Serangga nokturnal adalah serangga yang membutuhkan intensitas cahaya rendah aktif pada malam hari

o


Penelitian menunjukkan bahwa cahaya bulan berpengaruh nyata pada tangkapan lampu perangkap terhadp serangga nokturnal.


4. pergerakan udara

pergerakan udara merupakan salah satu faktor yang penting dalam penyebaran kehidupan serangga. Penyebaran arah serangga kadang mengikuti arah angin.

29.5.09

DIMENSI KEHILANGAN

Ada saatnya kita harus memulai, ada saatnya kita mempertahankan dan ada saatnya kita harus melepaskan. Tapi melepaskan bukanlah akhir dari segalanya tapi awal untuk kehidupan yang lain”. Itulah kata yang pertama kali keluar dari mulutku setelah mendengarkan cerita dari sahabatku itu....

Yaps sobat kehilangan memang akan selalu sangat menyakitkan, apalagi kehilangan orang-orang yang sangat kita cintai…hiks…hiks…menangislah….kalau kau ingin menangis….karena semua itu wajar….itu adalah bagian dari proses. Karena bagi sebagian perempuan menangis bukanlah bentuk kecengan atau apa, tetapi serasa ada beban berat yang hilang ketika air mata ini telah menetes dari bulatan retina itu.

Tapi percayalah kita memang harus siap dengan segala kehilangan.karena di dunia ini tidak ada yang kita miliki. Semuanya akan diambil dan akan dikembalikan. kita lahir sendiri dan akan kembali pun sendiri.

Hapus air matamu…saatnya suatu saat nanti kita akan sampai pada satu titik dimana pada titik itu kita tersadar bahwa apa yang kita alami bukanlah apa-apa. .hanya penghias cerita hisup. Dan percayalah pada saat itu kita pasti kan berguman, “ngapain ya aku dulu menangis?”

Kehilangan pertanda bahwa tuhan sedang mempersiapkan yang lain yang terbaik buat kita…………..memang butuh perjuangan dan pengorbanan rasa yang cukup besar untuk bisa melupakan dan menerima kehilangan untuk orang-orang yang kita cintai. Tapi tetap satu kata kita pasti bisa……

27.5.09

TIPS: TIKET PENERBANGAN MURAH


Ini adalah pengalaman-pengalam yang pernah kualami. Sebagai anak rantau yang memiliki hobi jalan-jalan telah memaksaku berfikir untuk mendapatkan tiket murah. Saatnya menjelajahi dunia bukan lagi mimpi karena ada penerbangan murah.motto para backpackers he… Kadang sedih juga karena rute perjalananku harus disesusaikan dengan jalur promo yang ada bukan mengikuti keinginan hati. Tapi why not..... kalau harus menunggu punya uang untuk jalan-jalan maka mungkin aku takkan pernah jalan. Karena memang tak pernah punya uang cukup he.... sementara gejolak dihatiku untuk berkelena sungguh menggebu. perjalan bagiku adalah bagian terindah dari putaran hidup, maka aku akan terus berjalan selama putaran itu masih ada. Agar kebahagiaan dapatku raih.semoga informasi ini bermanfaat.

1. Tiket promo

Maskapai penerbangan dalam negeri yang sering mengadakan promo adalah Airasia dan Mandala.sedangkan untuk maskapai luar yaitu Tiger air dan Value Air. Bukan berarti yang lain tidak menyadiakannya tapi maskapai tersebutlah yang saya lihat sering mengadakan promo.


Untuk tiket-tiket promo, biasanya diberikan batas waktu pemesanan dan batas waktu keberakatan. Maka sering-seringlah untuk online di beberapa maskapai penerbangan. Karena biasanya jumlahnya terbatas dan waktunya pun terbatas. Disamping sering-sering online anda juga diharapkan sering-sering untuk mengecek harga. Karena harga bisa berubah dalam bilangan detik.


Untuk Airasia penawaran yang paling dinanti adalah tiket gratis. Mungkin ada yang tidak percaya untuk tiket gratis ini. Tapi pengalaman saya sendiri telah membuktikannya. Untuk tket gratis ini kita hannya diharuskan membayar biaya administrasi sebesar lebih kurang Rp70.000. Disamping tiket gratis dalam penerbangan Airasia juga terdapat paket ekonomi promo. Tapi jumlahnya juga terbatas.


Satu hal yang saya pelajari untuk tiket gratis Airasia, jika anda memesan tiket pulang pergi maka biasanya hanya digratiskan satu arah saja. Tapi ada strategi lain yang bisa dilakukan yaitu mencari rute balik yang lain.Misalkan saya pernah mendapatkan tiket gratis dengan rute perjalanan Jakarta-padang-malaysia-yogyakarta dan Jakarta kesemuanya hanya menghabiskan uang Rp.300.000. bayangkan!!!!!.

Maskapai mandala juga menyediakan paket gratis. Tapi biasanyanhanya ditujukan untuk pengguna kartu kredit tertentu.


Tiket-tiket promo ini biasanya ditawarkan pada moment-moment tertentu seperti pada momen ulang tahun maskapai. Disamping itu tiket-tiket promo banyak ditawarkan pada saat penerbangan sepi biasanya sekitar Maret -April atau Oktober- November. Tapi tidak juga bisa jadi patokan. Kadang diluar itupun terdapat promo yang memanfaatkan moment-moment tertentu.

2. Perhatikan Waktu dan Moment

Jika anda punya rencana yang telah pasti, maka cobalah pesan jauh-jauh hari. Pengalaman saya jika memesan jauh-jauh hari biasanya penerbangan yang murah adalah Airasia dan Mandala. Tapi sebelum memutuskannya ada baiknya anda membandingkan harga. Karena kadang harganya malah lebih tinggi dibandingkan penerbangan lain. Seperti pengalaman saya untuk mendapatkan tiket buat lebaran September 2009 ini. Biasany pada saat lebaran harga tiket ke Padang berkisar antara Rp.1.200.000-1.600.000 maka pulang pergi diperkirakan membutuhkan budget 2.400.000-3.200.000. Setelah survey harga saya mendapatkan tiket murah dengan penerbanagn Mandala, hanya dengan harga RP.1.300.000 pulang pergi…coba bayangkan berapa uang yang bisa kita hemat???


Tapi saran saya jika anda memesan tiket bukan paket ekonomi promo atau grtis sebaiknya jangan memesan Airasia. Karena jika batal berangkat tiket tidak bisa diganti atau dicancel , otomomatis langsung hangus. Berbeda dengan penerbangan lain.


Tapi jika anda memesan dalam waktu singkat misalkan sehari atau dua hari sebelum berangkat maka biasany harga yang lebih murah adalah untuk Lion dan Sriwijaya air.


3.Perhatikan route baru

Perhatikan jalur penerbangan baru. Biasanya pada jalur penerbangan baru banyak paket ekonomi promo. Ini pernah saya dapatkan saat penerbangan Airasia membuka jalur baru ke Makasar. Biaya normal untuk ke makasar berkisar natara Rp.600.000-850.000 tapi saya pernah mendapatkan harga Rp.250.000.

  1. Berikut cara-cara untuk pemesanan online

° lihat harga di website

° jika menggunakan kartu kredit bisa langsung melakuakan transaksi dengan hanya memasukkan nomor kartu kredit

° jika menggunakan pembayanran via atm atau pembayaran tunai, setelah melihat jadwal penerbangan maka telpon contacnya. Pastikan lagi jadwal dan harganya. Jika cocok maka langsung pesan.

° Setelah melalukan pemesanan biasanya Customer Servisnya akan menanyakan, tiket akan dibayar via atm apa. Setelah menyebutkan maka anda akan mendapatkan kode booking dan kode bayar.

° Maka lakukan pembayaran di atm. Anda cukup memasukkan kode bayar. Jika kode bayar yang dimasukkan benar maka akan keluar nama pemesan, kode booking dan jadwal penerbangan serta jumlah harga yang harus dibayar.

° Selanjutnya uang akan didebet dari rekening anda sejumlah harga tiket

° Setelah melakukan pembayaran contac lagi maskapainya. Untuk Airasia biasanya ittenerarinya bisa dikirim via email atau anda nanti menukarkan langsung di counter maskapai tersebut dibandara. Untuk mandala biasanya bukti pembayaran bisa ditukar dengan tiket di counternya dan di bandara.

25.5.09

EVA YULIANDARI (KORBAN HERCULES C-130), "TANAH KOTEKA MEMANGGILKU"

Masih segar dalam ingatan kita peristiwa yang terjadi Rabu pagi, 20 Mei 2009, pukul 6.30, kabar duka datang dari Desa Geplak, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pesawat Hercules TNI Angkatan Udara C-130 mengalami musibah. 90% penumpangnya meninggal dunia dalam keadaan yang sangat tragis, dan satu diantaranya adalah Eva Yuliandari.

Setelah membaca email dari sebuah mailing list tentang kehidupan Eva maka sungguh tergerak hatiku untuk kembali menuliskan kisah hidup Eva diblogku ini. Semoga kisah ini benar-benar mejadi penggugah bagi kita ternyata masih ada orang-orang yang berjuang dengan segala idealismenya. Ada yang mengatakan bahwa ia adalah bu Mus masa kini dan ada yang mengatakan dia adalah pendidik terbaik dan wanita terbaik negeri ini.

Eva menyelesaikan pendidikannya di jurusan pendidikan akutansi Universitas Negeri Jakarta tahun 2007. Persentuhannya dengan tanah papua dimulai dengan keisengannya mendaftar untuk KKN di Papua. Akhirnya keinginannya yang sempat ditentang oleh orang tuanya terwujud. Dia menghabiskan masa KKNnya di sebuah pedalaman papua, di Walesi, Wamena.
Sebuah daerah yang benar-benar belum tersentuh modernitas, bahkan di daerah ini masih banyak ditemui penduduk yang menggunakan koteka.

Dan di Papua, Eva mengalami pencerahan batin. Hatinya trenyuh melihat ketimpangan pendidikan sedemikian jauh. Minim fasilitas, bahkan ada seorang guru yang harus mengajar kelas satu sampai kelas lima. Karena memang satu-satunya guru yang dimiliki sekolah tersebut. Setelah satu persatu guru mengundurkan diri dan kembali ke daerah asalnya karena tak mampu bertahan di daerah terpencil. Kondisi pendidikan yang memprihatinkan membulatkan keinginan Eva untuk kembali ke Papua.

Tanpa sepengetahuan Eva, ternyata Bupati Jayawijaya waktu itu, Nicolas Jigibalom, yang melihat tekad Eva langsung melayangkan surat kepada Depdiknas agar menjadikan PNS dengan penempatan di Papua. Belakangan Eva mendengar cerita itu dari salah satu pejabat di pemda Jayawijaya. Meski permohonan Bupati tak berbuah sebagai kenyataan, Eva merasa berbangga karena pengabdian singkatnya selama KKN ternyata memang sangat dibutuhkan.

Banyak cerita yang mengalir dari penuturan Eva. Baik cerita lucu, mengharukan maupun yang menyedihkan. Misalnya baru 2 hari tiba di Papua, dia harus kena gampar istri guru setempat yang terbakar cemburu karena persoalan sepele: suaminya mengantar Eva untuk keliling sekitar sekolahan yang akan menampung Eva sebagai guru relawan.

Ada juga kisah mengharukan ketika dia mendapati murid-muridnya tak mengenali bahwa merah putih adalah bendera kebangsaan. Padahal perayaan Agustusan kian mendekat. Dan karena tak ada bendera, Eva harus menjadi pelukis tiban, menggambar sebuah bendera merah putih pada sebuah kertas yang lantas ditempel pada ranting pohon untuk menggambarkan Sang Saka Merah Putih sedang berkibar!. Eva juga pernah dibuat gempor gara-gara berjalan selama 4 jam. Hanya untuk memenuhi ajakan berkunjung ke rumah muridnya. Padahal muridnya bilang bahwa rumahnya dekat, terletak dibalik bukit dan cukup jalan kaki.

Sebagai muslimah, Eva juga harus mengajarkan bagaimana toleransi beragama sekaligus merasakan bagaimana menjadi minoritas. Sebuah pengalaman reliji yang membutuhkan kesabaran dan pengertian untuk saling menghormati antar sesama.


Menjadi guru di SMKN 40 Jakarta selepas kuliah ternyata tak mampu memutus ikatan batin Eva dengan Papua. Seolah ada bisikan hati yang tiap hari memanggilnya untuk kembali ke Papua. Dan dia tidak bisa menipu perasaannya sendiri. Bahwa dorongan kembali ke Papua itu mengalahkan impian untuk hidup lebih mudah sebagai guru di Tanah Jawa. Papua seolah bukanlah sebuah kata, namun mantra yang yang selalu bergaung di benaknya. Tanah koteka telah memanggilnya....

Perjuangannya cukup berliku untuk memajukan dunia pendidikan, hingga akhirnya ia terpilih menjadi pemudi pelopor pendidikan kota Bekasi tahun 2007.

Biodata Eva Yuliandari:
Eva Yuliandari lahir di Bekasi,31 Juli 1982.
Merampungkan pendidikan pada Program Akuntansi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta tahun 2007 setelah sebelumnya menamatkan jenjang Diploma Tiga Akuntansi. Sedangkan pendidikan menengah diselesaikan di SMU 3 Bekasi lulus tahun 2000 setelah sebelumnya menempuh sekolah di SLTPN 4 Bekasi dan menamatkan SDN Kayuringin Poncol VI.

Pada tahun 2003, bekerja di Lembaga pendidikan LPIA selama 1 tahun sebagai guru komputer, lantas bekerja di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat [PKBM), sebagai guru Paket B/Setara dengan SMP selama 2 tahun. Pada tahun ajaran 2005 s/d 2006 mengajar dengan bayaran sukarela SD Swasta di Bekasi. Bulan Juli 2006 mendirikan pusat belajar masyarakat/ PKBM Cendrawasih Jaya & Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Cendrawasih Jaya di Bekasi dan membuat PKBM KIMBIM PONDO sewaktu melakukan Kuliah Kerja Nyata bulan Agustus 2006 di PAPUA.

Tahun 2007 di pilih menjadi Pemudi Pelopor Pendidikan Tingkat Kota di Bekasi lantas menjadi guru pelatihan Akuntansi di SMKN 40 Jakarta Timur setelah lulus S1 bulan September 2007 tapi keluar dari SMKN 40 karena terpanggil Sebagai relawan di pedalaman Papua dengan biaya sendiri dan mendirikan PAUD ARRAHMAN dan menjadi Pamong di Sanggar Kegiatan Belajar Orang Pasti Mengerti [SKB OPM] di Wamena. ke Wamena, Jayawijaya, Papua.

herculezzzzz itu....
Dan keberangkatannya ke papua dengan herculez C-130 itu adalah kebahagiaan besar baginya. dia membawakan pakaian bekas murid-muridnya di jakarta untuk dibagikan buat murid-muridnya di wamena, tak hanya itu ia pun membawa buku-buku bekas dan berbagai macam alat peraga pembelajaran. dan kabar yang paling membehagiakanya adalah dia sudah diangkat menjadi cpns di tanah Wamena itu.

kisah hidupnya di papua pun sudah ia tulis dalam bentuk buku. sedikit kisahnya ini pun diceritakan oleh seorang penulis yang membimbingnya untuk menuliskan kisah hidupnya itu. Yah walau bukunya belum selesai namun pembimbingnya itu berusahan akan menerbitkan kisah hidup eva di tanah Papua itu. Karena katanya banyak semangat, inspirasi dan perjuangan yang bisa diambil dari kisahnya itu.

seperti yang dituturkan:
Eva Yuliandari memang telah berpulang.
Namun dia akan selalu dikenang.
Lewat catatan yang ditinggalkan padaku. Bukankah tulisan adalah hasil perbuatan untuk keabadian?Apalagi sebuah tulisan yang berkisah tentang semangat, cita-cita untuk berbuat lebih baik lewat jalan pendidikan. Memajukan pendidikan anak-anak di Papua.

Engkaulah pahlawan itu eva....
aku pun sempat merasakan bagaimana hidup di Papua, tapi apa yang aku rasakan belum seperti yang kau rasakan. dan apa yang aku lakukan belum seperti yang kau lakukan.
semoga perjuangan eva ini menjadi semangat baru buat teman-temanku yang kini berjuangan di tanah Papua... semoga......
katakan ia, lanjutkan dan jangan mengeluh
atau katakan tidak sama sekali.......
karena perjuangan yang hanya dihiasi kata keluhan adalah perjuangan yang tak pernah bermakna.....

selamat jalan eva....
Semoga Surga Allah adalah tempat bagimu Amin...

22.5.09

23 MEI 2008, TENTANG BU SIN DAN PINDAH-PINDAH......



23 Mei tahun 2008 ada sedikit cerita yang terekam dimemoriku. Tanpa terasa sudah satu tahun semuanya berlalu. Paling tidak ada 2 hal yang terjadi pada tanggal ini. Peristiwa pertama adalah peristiwa ulang tahun bu Sin yang berakhir kacau dan peristiwa yang kedua adalah peristiwa kepindahan diriku dan Yanel ke rumah dinas.


Tentang Bu Sin

Pertama mo ngucapin met ulang tahun dulu ah buat ibu sin” Ibu met Ulang tahun Ya” Kecepatan satu hari sih, Maklum besok aku nga akan bisa ketemu dengan internet, lagi mau berpetualang ke dunia yang belum tersentuh oleh teknologi ini.jadi yah sekarang aja ya bu..he...."semoga suatu saat nanti Tuhan mempertemukan kita dalam keadaan yang lebih baik.”

Foto di depan rumah bu Sin

Ah...aku mau flashback ah tentang pertemuanku dengan ibu sin. Pertama ketemu ibu yah dirumahnya setelah mas Bagus dan Pak Suradi mengantarkanku ke rumah beliau. Setelah disuguhi teh hangat dan ngobrol-ngobrol sebentar akhirnya aku beristirahat ditempat yang telah disiapkan ibu. Yah karena kecapean aku tertidur pulaz. Ketika terbangun rumah sepi sekali…dan pintu terkunci dari luar. Akhirnya dekat pintu kamar aku menemukan surat yang intinya berisi pemberitahuan bahwa ibu dan bapak lagi ke gereja dan kembali sekitar pukul 12.00 siang, dan disuruh bersiap karena di ajak makan siang di luar.

Tepat pukul 12.00 ibu dan bapak datang, kebetulan aku sudah siap. Setelah makan siang disebuah rumah makan yang lumayan terkenal di Biak aku di ajak ibu jalan-jalan keliling kota Biak. Ibu juga memperkenalkan gereja dan yayasannya padaku. Hari pertama di Biak pun aku diajak ibu ke pantai dan kemonumen Perang Dunia ke 2. Sepanjang pantai kami mencari penjual kelapa Muda. Kata ibu di Biak harus banyak makan kelapa muda biar bisa tahan terhapa penyakit malaria. Ho...baru tau tuh...

Sore harinya aku diajak ke pasar ikan, terus bersama bapak, ibu dan heri kami masak bersama untuk makan malam. Inilah makan malam pertamaku ala papua. Makan pake Singkong dan ikan ditambah sambal...asing juga nih di perut tapi dinikmati aja.he.....hari pertama sempat cerita banyak sama ibu.

Hari kedua di Biak adalah hari yang mengasyikkan bagiku. Karena malamnya ibu mengajakku untuk ikut makan malam bersama pak Priharjadi Deputi 2 BMG dan pak Putu di sebuah café ternama di Biak. Hm……..tak pernah terbayangkan akan makan malam semeja bersama pejabat BMG. Setelah makan kami pun melanjutkan makan durian yang uenak tenan…makasih ibu untuk semuanya. Sayang yanel tidak menimatinya, karena yanel belum ke Biak, dan baru ke Biak seminggu setelahnya.

Banyak cerita tentu mengalir selama kurang lebih 2 bulan tinggal di rumah ibu. Malam-malam kami adalah malam-malam bercerita dan berdisku tentang banyak hal. Maka tak jarang kami baru tidur jam 1 malam. Banyak hal yang kami bahas baik dari sisi pandang ibu sebagai seorang kristiani maupun sudut pandangku dan yanel sebagai muslim.

Lalu tentang cerita kebodohan-kebodohan yang kulakukan di rumah ibu. Tentang kompor yang meledak, tentang kenakalan kami yang sering pulang malam dari kantor dan tentang sambalku yang kata yanel dan Ibu sangat enak. He.... Tentang Masak Papeda dan memakannya yang membuat gelombang hebat di perutku.

Lalu cerita tentang ulang tahun ibu itu. Maaf jika acara yang kami adakan menyakiti hati ibu. Tapi sungguh itu bukan ide dariku bu. Aku punya ide tapi skenarionya bukan seperti itu. Inilah pesta kejutan teraneh yang pernah kutemui, yang akhirnya merempet ke hal-hal lain. Yah terpaksa deh kami menikmati sendiri kue ulang tahun buat ibu.

Tentang Pindah Rumah

Sore hari tanggal 23 Mei 2008 kami pamit ama ibu untuk pindah kerumah dinas yang kami dapatkan dengan perjuangan yang tak mudah. Makasih buat pak darto dan si abang yang banyak membantu kami untuk mendapatkan rumah itu. “Wah nek ternyata setahun sudah nenek tinggal dirumah dengan segala kenangan itu..hu.hu…”Jadi ingat hari pertama di rumah baru aku sakit yang bikin repot semuanya, nenek, mas eko, pak darto dan si abang. Terimaksih buat kekompakan kalian semua....................



20.5.09

SEARCA SCHOLARSHIP FOR 2010-2011

SEARCA(southeast Asian Regional Centre For Graduate Study and Research In Agriculture) adalah salah satu dari 15 organisasi yang tergabung dalam Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO). Organisasi yang berpusat di kampus University of Philipines, Los Banos Laguna, Philipin ini didirikan pada 27 November 1966.

Untuk masa pendidikan tahun 2010-2011 SEARCA menyediakan scholarship master dan Phd untuk bidang pertanian dan bidang lain yang masih berhubungan. Beasiswa ini hanya ditujukan untuk Departemen Pertanian. Perikanan dan Kelautan, Kehutanan dan Kementrian Lingkungan Hidup.

Pendaftaran terakhir beasiswa ini adalah tanggal 30 juli 2009. Universitas yang bisa dipilih untuk beasiswa ini adalah universitas yang masuk University Counsurtium diantaranya di Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Phlipina, Columbia, Jepang dan Jerman.
untuk lebih lengkapnya buka aja link dibawah. semoga bermanfaat

www.searca.org
searca scholarship
searca invitation













JANGAN TAKUT BERUBAH


"Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu dan orang-orang yang terus belajar akan menjadi pemilik masa depan" itulah kata pertama yang kugarisbawahi dari seorang profesor riset Dr. Kusumo Diwyanto yang disela-sela kesibukannya memberikan pencerahan kepada seluruh fungsional peneliti dan penyuluh di kantorku jumat, 15 Mei 2009 kemaren. Banyak hal yang disampaikan bapak ini, yah semoga apa yang beliau sampaikan bisa menjadi bekal bagi kami, apalagi buatku yang notabene baru bergabung dengan dunia riset dan pengkajian.

Berikut beberapa hal yang kucatat dari apa yang disampaikan sang profesor:

Sebuah motivasi akan lahir dari sebuah persaingan. Apabila tidak ada pesaing dan kompetitor maka biasanya akan sulit untuk membangkitkan motivasi. Maka ciptakanlah suasana bersaing sehat. Berupayalah untuk menjadikan orang lebih baik karena itu akan memotivasi kita untuk menjadi lebih baik. biasanya kita hanya dekat dengan orang yang kita sukai dan seringkali menghindari orang ynag tidak kita sukai, padahal sebenarnya dari orang itulah kita akan mengenal sudut pandanjg ynag baru.

Teruslah berubah. Jangan pernah takut kehilangan karena perubahan. Tugas kita bukan untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba. Karena dalam mencoba itulah kita menentukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil menemukan sesuatu. Kita hidup dizaman berbeda tentu dengan tantangan yang berbeda, maka sekali lagi jangan pernah berhenti untuk berubah...............

Terakhir beliau menyampaikan hati-hati dengan segala kesenangan kita. Karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan. Tanpa kita sadari kadang sebagian kesenangan akan secera perlahan menjebak kita. Maka Hati-hatilah dan terakhir tingkatkanlah tantangan pada diri sendiri.



19.5.09

AIR DAN TANAMAN (STUDY LITERATUR)



Air merupakan bagian terbesar dari jaringan tumbuhan. Tersedianya air pada suatu lahan akan menentukan cocok atau tidaknya suatu daerah untuk pertanian suatu jenis tanaman. Air yang dibutuhkan tanaman harus dalam jumlah optimum, tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang. Oleh karena itu dalam merencanakan suatu kegiatan pertanian air merupakan faktor pertimbangan utama. Untuk mencapai tujuan tersebut maka informasi mengenai status air pada suatu lahan pertanian yang akan ditanami sangat diperlukan.Curah hujan, evapotranspirasi dan sifat fisik tanah, melalui analisis air lahan akan menentukan periode surplus dan difisit air tanah. Sehingga dengan mengetahui periode surplus dan defisit air tanah maka dapat diatur periode tanam. Kerugian pertanian akibat faktor ketersediaan air dapat diminimumkan.


Kebutuhan Air Tanaman


Air adalah bahan yang paling penting untuk kelangsungan kehidupan di permukaan bumi. Secara ekologi maupun fisiologi air telah menentukan penyebaran pertumbuhan dan perkembangan tanaman (Murdiyarso, 1991).Doorenbos dan Pruitt (1976) mendefinisikan kebutuhan air tanaman sebagai tinggi air yang dibutuhkan untuk mengimbangi kehilangan air melalui evapotranspirasi tanaman sehat, tumbuh di lahan yang luas pada kondisi air tanah dan kesuburan tanah tidak dalam keadaan terbatas serta dapat mencapai produksi potensial pada lingkungan pertumbuhannya. Sedangkan Sasrodarsono dan Takeda (1978) menyatakan bahwa kebutuhan air disebut juga evapotranspirasi. Dengan mengabaikan jumlah air yang digunakan dalam kegiatan metabolisme maka evapotranspirasi dapat disamakan dengan kebutuhan air tanaman.


Kebutuhan tanaman terhadap air untuk setiap fase pertumbuhan akan berbeda, baik dalam satu jenis tanaman atau antar jenis. Sehingga sensitivitas terhadap cekaman air juga akan berbeda-beda bagi setiap fase. Kekeringan atau cekaman air akan terjadi pada saat kebutuhan air salah satu fase tidak tercukupi.Menurut penelitian de Bruyn dan de Jager (1978) dalam Turyanti (1995), pada tanaman pangan secara umum fase yang paling sensitif terhadap cekaman air adalah fase pembungaan sekitar 70-92 hari setelah tanam, sedangkan khusus untuk tanaman jagung sekitar 70-81 hari setelah tanam. Pada tanaman kacang-kacangan, fase yang peka terhadap cekaman air adalah pada fase pengisian polong.


Penurunan kandungan air pada tanaman akibat cekaman air akan menyebabkan hilangnya tekanan turgor, layu, terhentinya perbesaran sel, penutupan stomata dan penurunan laju fotosintesis. Jika hal ini terus berlanjut akan menyebabkan kematian bagi tanaman karena protoplasma tanaman akan hancur (Murdiyarso, 1991).

Namuco dan Ingram (1989) dalam Turyanti (1995) mengatakan bahwa stress lingkungan, terutama air dan suhu, menyebabkan perubahan yang menggangu kandungan air dalam biji dan menghasilkan penyusutan biji, pemudaran, perusakan pematangan sehingga kualitas biji/bulir menurun. Penurunan hasil produksi akan bergantung pada tingkat, lama dan intensitas stress air yang dialami oleh tanaman dalam suatu periode pertumbuhannya. Periode kering yang disertai oleh tidak adanya air efektif sehingga kedalaman tanah satu meter akan menyebabkan penurunan hasil hingga nol.


De Datta (1971) dalam Zadry (1984) melaporkan bahwa untuk tanaman padi keadaan air tanah yang optimum untuk mencapai produksi yang tinggi adalah antara kapasitas menahan air maksimum dengan kapasitas lapang. Bila tegangan air tanah kurang dari kapasitas lapang, maka produksi akan turun.


Ketersediaan Air Bagi Tanaman


Di dalam tanah, air berada di dalam ruang pori di antara padatan tanah. Jika tanah dalam keadaaan jenuh air, semua ruang pori akan terisi oleh air. Dalam keadaan ini jumlah air yang disimpan dalam tanah merupakan jumlah air maksimum disebut kapasitas penyimpanan air maksimum (Islami dan Utumo, 1995). Nilai kapasitas simpan ini tergantung pada jenis tanah dan zona perakaran. Kadar air tersedia berbeda-beda untuk setiap tekstur tanah. Tanah yang bertekstur pasir mempuanyai luas permukaan yang kecil sehingga sulit menyerap atau menahan air dan unsur hara. Sedangkan tanah yang bertekstur liat mempunyai luas permukaan yang besar sehingga kemampuan tanah untuk menahan air dan menyediakan unsur hara tinggi (Islami dan Utumo, 1995).


Kapasitas lapang adalah keadaan tanah yang cukup lembab yang menunjukan air terbanyak yang dapat ditahan oleh tanah terhadap gaya tarik gravitasi. Air yang dapat ditahan oleh tanah tersebut terus menerus diserap oleh akar tanaman atau menguap sehingga tanah makin lama makin mengering. Pada suatu saat akar tanaman tidak mampu lagi menyerap air tersebut sehingga tanaman menjadi layu (titik layu permanen).


Kandungan air tanah antara kapasitas lapang dan titik layu permanen disebut total air tanah tersedia (TAW, Total Available Water). Titik kritis adalah batas minimum air tersedia yang dipertahankan agar tidak habis mengering diserap tanaman hingga mencapai titik layu permanen. Titik kritis ini berbeda untuk berbagai jenis tanaman, tanah, iklim serta diperoleh berdasarkan penelitian di lapangan (Benami dan Offen, 1984 dalam Yanwar , 2003).Kandungan air antara kapasitas lapang dan titik kritis disebut RAW (Readily Available Water). Perbandingan antara RAW dengan total air tanah yang tersedia dipengaruhi oleh iklim, evapotranspirasi, tanah, jenis tanaman dan tingkat pertumbuhan tanaman (Raes,1988).


Evapotranspirasi


Martinez- Cab dan Cuenca (1992) dalam Usman (1996) menyatakan bahwa evaluasi secara kuantitatif terhadap evapotranspirasi dibutuhkan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang berkaitan dengan sumber-sumber alam, termasuk didalamnya studi keseimbangan hidrologi, pengelolaan sumber daya air, dan penyesuaian lingkungan.

Evapotranspirasi adalah kombinasi dari dua proses yaitu proses kehilangan air pada permukaan tanah disebut evaporasi dan proses kehilangan air dari tanaman (Allen et al.,1998)Selama air tersedia, evapotranspirasi akan berlangsung pada laju maksimum yang mungkin dan hanya tergantung pada jumlah energi yang tersedia.


Jackson (1977) mengemukakan bahwa evaporasi dipengaruhi oleh faktor meteorologi, termasuk didalamnya radiasi surya, suhu permukaan evaporasi, selisih tekanan uap, kecepatan angin dan turbulensi udara. Radiasi surya merupakan sumber energi utama. Sedangkan Nieuwolt (1977) dalam Usman (1966) menyatakan bahwa evapotranspirasi dikendalikan oleh tiga kondisi, yaitu kapasitas udara untuk menampung lebih banyak uap air, jumlah energi yang tersedia dan digunakan dalam proses evaporasi dan transpirasi sebagai bahan laten, dan derajat turbulensi atmosfer bagian bawah yang dibutuhkan untuk memindahkan lapisan udara yang telah jenuh dengan uap air dekat permukaan dan menggantinya dengan udara yang belum jenuh.


Data evapotranspirasi di lapang pada stasiun klimatologi tidak semuanya tersedia. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dilakukan perhitungan evapotranspirasi dengan menggunakan persamaan empirik dari peneliti berdasarkan penelitian di lapang yang sudah divalidasi dan dapat digunakan untuk perhitungan evapotranspirasi. Nilai evapotranspirasi diduga dari unsur-unsur iklim. Beberapa contoh model evapotranspirasi yang telah dikembangkan adalah persamaan Thornhtwaite (suhu rata-rata), Blaney Criddle (suhu rata-rata dan kecepatan angin bulanan), Makkink (suhu dan radiasi surya), Penman (suhu udara, radiasi surya, kecepatan angin dan kelembaban udara).




DAFTAR PUSTAKA


Allen, G. R, L. S. Pereira, D. Raes dan M. Smith. 1998. Crop Evapotranspiration; Guidelines for Computing Crop Water Requirements. Irrigation and Drainage Paper 56. FAO. Rome.

Boer, R., Irsal Las, dan Ahmad Bey. 1990. Metode Klimatologi. Jurusan Geofisika dan Meteorologi FMIIPA IPB. Bogor.

Chang, J. H. 1974. Climate and Agricultur: an Ecological Survey. Third Edition. University of Hawai. ALDINE publishing Company. Chicago.

Dinas Pertanian Kabupaten Serang. 2003. Laporan Tahunan Tanaman Pangan dan Hortikultura. Pemda Kabupaten Serang.

________________________________. 2004.

Laporan Tahunan Tanamn Pangan dan Hortikultura. Pemda Kabupaten Serang.

Doorenbos, R.J. dan W.O. Pruit. 1976. Agrometeorological Field Station Irrigation and Drainage Paper no 27. FAO. Rome.

Haan, C. T. 1977. Statistical Method in Hydrology. The Iowa State University Press. Ames.

Handoko. 1995. Klimatologi Dasar. PT. Dunia Pustaka Jaya. Jakarta.

Hillel,D. 1972. The Field Water Balanced and Water Use Efesiensy. In: D hillel (ed) Optimizing the soil physical Enviroment Toward Greater Crop Yields. Academic Press. New York.

Islami, Titiek dan W. H. Utomo. 1995. Hubungan Tanah, Air dan Tanaman. IKIP Semarang Press. Semarang.

Jackson, I. J. 1977. Climate,Water, and Agriculture in Tropik. Longman. London.

Murdiyarso, Daniel. 1991. Hubungan Air Tanaman; Kapita Selekta Dalam Agrometeorologi. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Nasir, A.2002. Neraca Air Agroklimatik. Makalah Pelatihan Bimbingan Pengamanan Tanaman Pangan dan Bencana Alam.Bogor.

Pramudia, A.1989. Perhitungan Neraca Air Tanah Untuk Membuat Perencanaan Musim Tanam Kedelai (Glycine max (L.) Merr) di Kecamatan Sagaraten Kabupaten Sukabumi. Skripsi. Jurusan Geofisiska dan Meteorologi FMIPA-IPB. Bogor.

Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat. 1995. Laporan Akhir Database Iklim dan Sistem Informasi Bogor. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat. Bogor.

Raes, D. , Herman L. , Paul V. A. Matman dan V.B Martin. 1987. Irrigation Schedulling Information Sistem. Katholike Universiteit Leuven. Leuven.

Sasrodarsono, S. dan K. Takeda. 1978. Hidrologi Untuk Pengairan. PT. Pradnya Paramita. Jakarta.

Thahir, M. 1974. Hubungan Iklim dan Pertanian. Warta Pertanian. No.30.

Thornthwaite, C.W and J. R. Mather. 1957. Instruction and Tables for Computing Potensial Evapaotranspiration and Water Balanced. Publ. In. Clim. Vol X. No.3. Centerton, New Jersey.

Turyanti, Ana. 1995. Sebaran Indeks Kekeringan Wilayah Jawa Barat. Skripsi. Jurusan Geofisika dan Meteorologi FMIPA IPB. Bogor.

Usman. 1996. Analisis Kepekaan Beberapa Metode Pendugaan Evapotranspirasi Terhadap Perubahan Iklim. Tesis. Program Pasca Sarjana IPB. Bogor.

Zadry. 1984. Evaluasi Terhadap Kekeringan Bagi Landras Padi Gogo. Tesis. Pasca Sarjana. IPB

Yanwar, M. J. P. 2003. Teknik Irigasi Permukaan. Diktat Kuliah. Program Stuudi Teknik Pendayagunaan Lahan dan Air. Fateta. IPB.


18.5.09

BAPAK DI KLR ITU.............


Dinding hatiku bergetar hebat, sisi lain dari kehidupan yang membuat hatiku kembali terluka. Tanpa terasa air mataku berlinang. huff...untuk kesekian kalinya. Waduh Putaran ini memang menghantarkan pada banyak hal.

Cerita ini terjadi di sebuah kereta KLR hampir memasuki stasiun Bogor, Biasanya memang kalo situasi begini kereta sudah sepi karena banyak yang turun di stasiun-stasiun sebelumnya.Buat semua yang belum pernah merasakan naik KLR, cobalah sekali-kali menaikinya. Hanya dengan Rp.2500 anda bisa menikmati perjalanan dari stasiun bogor sampai stasiun kota atau sebaliknya. Apalagi di jam-jam sibuk. Huff jangankan untuk berdiri, untuk bernafas pun kadang susah.

Dulu ketika aktifitasku banyak di jakarta tapi masih kos di bogor inilah transportasi yang kupilih disaat kantongku dah bokek. he... pengalaman paling aneh yang kualami, kepala ku sudah bertemu dengen ketek orang lain.mana itu pulang kerja.kebayang dong aromanya.hiak.......Diluar jam sibuk lumayan agak sepi, tapi banyak sekali pedagang yang berkeliling menawarkan barang dagangannya yang bermacam bentuk. Harganya lumayan miring lho...ho...ho...ketahuan sering belanja di KLR. he...
suasana yang agak rame tapi belum puncaknya nih...


suasana sepi di kereta

Tak hanya pedagang yang menghiasi pemandangan kita. Pengemis dengan berbagai macam gaya pun beraksi. sampai ada pengemis yang mengesot dengan kaki yang telah membusuk. melihatnya mengerikan. Lalu ditambah dengan pengamen yang beraksi dengan berbagai gaya. jumlahnya tak terhitunglah.

Saat ini Pihak PT. KA sebenarnya telah melakukan razia untuk pengamen, pedangan dan pengemis. sehingga saat ini jumlahnya tidak sebanyak dulu lagi. Kalo mereka ketangkap petugas lumayan brabe juga katanya. tapi jadi kasian juga melihat mereka, tak lagi punya ladang untuk kehidupan mereka.
salah satu pedagang tahu yang lagi beraksi

Tapi malam itu lumayan banyak juga pedagang. maklum malam hari tidak ada petugas yang merazia mereka. Tanpa sengaja aku memandang ke kursi di seberangku. lalu mataku melihat seorang bapak pedagang rokok keliling menghitung uang hasil jualananya dengan wajah yang sangat menyedihkan. aku terus memperhatikan sang bapak tanpa sadar kalau ia sedang aku perhatikan dan aku foto. Aku pun mengikuti hitungan uang yang dihitungnya. Jumlah uang yang ia dapat hari ini Rp. 25.000. syaraf-syaraf di otakku langsung menganalisis dan berkalkulasi. Menurutku si bapak hanya akan mendapatkan untung dari daganganya tak lebih dari Rp.10.000.


Sang bapak sudah agak berusia. Terlihat sekali kelelahan di wajahnya. sambil sesekali memijit kakinya, yang entah berapa jarak yang ditempuh kaki itu, bolak-balik untuk menawarkan rokoknya. lalau sesekali menguap lebar, menandakan kantuk dan lelahnya.

Hari gini, bisa dibayangkan Rp.10,000 bisa buat apa Ya? lalu anaknya, lalu istrinya. Hah...kenapa pikiranku melalang jauh begitu ya? Ini baru satu dari sekian orang-orang yang tertandas oleh pergumulan hidup yang sulit ini.
Lalu...........................???????????????????????????????????