2.8.10

TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG: KINGDOM OF THE BUTTERFLY




Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung adalah satu taman nasional yang dimiliki indonesia berlokasi di kabupaten Maros dan kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. alhamdulilah dalam sebuah perjalanan" mengintip keindahan negeri angin Mammiri", langkah kakiku pun sampai di taman nasional dengan penangkaran kupu-kupu terbesar di Indonesia ini.

Akses mencapai kawasan Taman Nasional ini sangat mudah. Kawasan ini berjarak kira-kira 10 KM dari Bandara Internasional Hasanuddin Makasar atau berjarak sekitar 15 KM dari Kota Makasar dengan perjalanan kira-kira 1,5 jam.

Di Bantimurung ini awalnya terdapat sekitar 300 spesies kupu-atau sekitar 10,8% dari  spesies kupu-kupu yang dimiliki Indonesia tapi konon katanya kini yang tersisa tinggal 108 spesies.Kupu-kupu Bantimurung sejak lama sudah dikenal luas wisatawan. Biolog Naturalis Inggris Alfred Russel Wallacea (1823-1913), menjuluki Bantimurung "Kingdom of The Butterfly". Saat ini masyarakat sekitar Bantimurung banyak memburu binatang dengan warnanya yang unik ini untuk dijadikan souvenir dan dijual dengan harga yang menggiurkan. Inilah salah satu ancaman bagi kelestarian fauna ini.




Air Terjun Bantimurung
Disamping penangkaran kupu-kupu di Taman Nasional ini juga terdapat air terjun Bantimurung dan beberapa goa, diantaranya adalah gowa mimpi dengan panjang sekitar 1,5 km. Bantimurung sendiri berasal dari dua kata bahasa bugis halus yaitu Benti berarti air dan merrung yang berarti bergemuruh, karena dialek daerah setempat maka benti merrung berubah nama menjadi bantimurung. Namun ada juga sebagian orang yang yang mengartikan bantimurung dengan banting murung, jadi kita harus buang murung di area ini..


Air Terjun di Bantimurung ini menyajikan keindahan yang berbeda dibandingkan dengan air terjun yang ada didaerah Bogor dan sekitarnya. Butiran air terasa halus seperti sentuhan kapas, pun bisa menikmati seluncuran air yang bermuara di sebuah kolam alam yang cukup  indah.

Di dalam kawasan ini pun terdapat museum kupu-kupu. Yaps dimuseum ini kita bisa menikmati keindahan warna dan pesona kupu-kupu indonesia dengan berbagai bentuk dan ukuran. Koleksi dan kekayaan plasma nutfah yang luar biasa.  Lagi-lagi hanya kebeseran Tuhan yang teringat melihat alam ini.Lets Mencari Ayat-Ayat Allah lewat alam dan penciptaannya.

16.7.10

ISO 9001-2008, Menuju Reformasi Birokrasi


Menyongsong renumerasi kementrian pertanian yang direncanakan mulai Januari 2011, maka seluruh unit kerja di bawah kementrian ini  dituntut melakukan reformasi birokrasi sebagai salah satu persyaratan penting bagi kementrian untuk bisa mendapatkan tunjangan renumerasi tersebut. Bahkan konon katanya kementrian pertanian telah mengajukan diri ke PAN untuk di audit. Proses audit  akan dilaksanakan pada bulan juli 2010 dan hasilnya akan di umumkan pada Oktober 2010. Jika kementrian pertanian lulus dalam audit ini maka per 1 Januari 2011, PNS dikementrian pertanian akan mendapatakan tunjangan renumaresi… amin……

Peningkatan kedisiplinan pegawai adalah hal yang menjadi kata kunci bagi reformasi birokrasi ini. Maka di seluruh unit kerja kementrian pertanian keterlambatan adalah satu kesalahan besar. Satu menit keterlambatan pun diperhitungkan. Dan tak hanya itu diseluruh unit kerja sampai setingkat eselon 3 di kementrian pertanian  di haruskan mendapatkan sertifikat ISO 9001-2008.
Alhamdulilah akhir Juni ini, lembaga tempat aku bernaung, mendapatkan sertifikat ISO 9001-2008, setelah melalu rangkaian audit internal dan external yang dilakukan oleh PT. Mutu Agung Lestari.


Apa itu ISO 9001: 2008Konon katanya ISO berasala dari kata yunani ISOS yang berarti sama. Banyak orang menganggap ISO adalah singkatan dari International Standard of Organization, ternyata anggapan itu salah. ISO 9001 adalah standard international yang mengatur tentang management mutu ( Quality Management system) sedangkan 2008 adalah merujuk pada tahun revisinya. Organisasi pengelolanya adalah international organization for standardization yang bermarkas di Geneva-swiss didirikan pada tahun 1947, kini telah beranggotakan lebih dari 147 negara yang mana tiap Negara di wakili oleh badan standarisasi nasional dan di Indonesia di wakili oleh KAN.

System ISO 9001:2008 focus pada effectifitas proses continual improvement dengan pilar utama pola berpikir PDCA, dimana dalam setiap process senantiasa melakukan perencanaan yang matang, implementasi yang terukur dengan jelas, dilakukan evaluasi dan analisis data yang akurat serta tindakan perbaikan yang sesuai dan monitoring pelaksanaannya agar benar-benar bisa menuntaskan masalah yang terjadi di organisasi.

Pilar berikutnya yang digunakan demi menyukseskan proses implementasi ISO 9001 ini, maka ditetapkanlah Delapan prinsip manajemen mutu yang bertujuan untuk mengimprovisasi kinerja system agar proses yang berlangsung sesuai dengan focus utama yaitu effectivitas continual improvement, 8 prinsip manajemen yang dimaksud
adalah :
1) Customer Focus : Semua aktifitas perencanaan dan implementasi system sematamata
untuk memuaskan customer.
2) Leadership : Top Management berfungsi sebagai Leader dalam mengawal
implementasi System bahwa semua gerak organisasi selalu terkontrol dalam satu
komando dengan commitment yang sama dan gerak yang synergy pada setiap
elemen organisasi
3) Keterlibatan semua orang : Semua element dalam organisasi terlibat dan concern dalam implementasi system management mutu sesuai fungsi kerjanya masingmasing, bahkan hingga office boy sekalipun hendaknya senantiasa melakukan yang terbaik dan membuktikan kinerjanya layak serta berqualitas, pada fungsiny sebagai office boy.
4) Pendekatan Proses : Aktifitas implementasi system selalu mengikuti alur proses yang terjadi dalam organisasi. Pendekatan pengelolaan proses dipetakan melalui  business process. Dengan demikian, pemborosan karena proses yang tidak perlu bisa dihindari atau sebaliknya, ada proses yang tidak terlaksana karena
pelaksanaan yang tidak sesuai dengan flow process itu sendiri yang berdampak
pada hilangnya kepercayaan pelanggan
5) Pendekatan System ke Management : Implementasi system mengedepankan
pendekatan pada cara pengelolaan (management) proses bukan sekedar
menghilangkan masalah yang terjadi. Karena itu konsep kaizen, continual
improvement sangat ditekankan. Pola pengelolaannya bertujuan memperbaiki
cara dalam menghilangkan akar (penyebab) masalah dan melakukan
improvement untuk menghilangkan potensi masalah.
6) Perbaikan berkelanjutan : Improvement, adalah roh implementasi ISO 9001:2008
7) Pendekatan Fakta sebagai Dasar Pengambilan Keputusan : Setiap keputusan
dalam implementasi system selalu didasarkan pada fakta dan data. Tidak ada
data (bukti implementasi) sama dengan tidak dilaksanakannya system ISO
9001:2008
8) Kerjasama yang saling menguntungkan dengan pemasok : Supplier bukanlah
Pembantu, tetapi mitra usaha, business partner karena itu harus terjadi pola
hubungan saling menguntungkan.
Dengan 8 pilar ini diharapkan pelaksanaan ISO 9001:2008 benar-benar menjadi sang productive dan effective untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan organisai  dalam mencapai target-target yang telah ditetapkan.
Yeli: dari  berbagai sumber

14.7.10

MENIKMATI ROMANTISME MANDALAWANGI


Alun-alun mandalawangi atau ada juga yang menyebutnya lembah mandalawangi, sudah lama kudengar cerita keindahan dan keromantisannya. bertahun menunggu, akhirnya 10 juli 2010 pukul  21.30, tapak kaki lemahku pun menginjaknya. kutangkap keindahannya dari retina mataku, kurasakan keromantisannya dari jiwa dan perasaaku, kuhirup udaranya dari paruku, kurasakan dinginnya dari kulit tipisku dan kurasakan aromanya dari penciumanku.

Lembah mandalawangi adalah suatu titik di muka planet ini, di mana manusia bisa bercumbu siang malam bersama bumi dan langit. Hamparan edelweis yang masih kuncup pun sudah cukup mewakili keindahan sang mandalawangi di atas muka bumi ini. Di gelapnya malam, milyaran bintang tidak pelit untuk membagi sinarnya yang indah dan cantik. Diam tapi tidak membeku di hitamnya malam, karena mereka masih mengerlingkan matanya.



Keindahan itu tak terlukiskan. Keindahan itu tidak tergambarkan. Lupakan segala kata-kataku, karena aku tidak bisa menggambarkannya dengan kata-kata

maka simaklah rekam puisi yang telah ditulis seorang pujangga untuk pangrango dan mandalawangi di tahun 1966

Mandalawangi-Pangrango
by : Soe Hok Gie

Senja ini, ketika matahari turun kedalam jurang2mu
aku datang kembali
kedalam ribaanmu, dalam sepimu dan dalam dinginmu

walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna
aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan
dan aku terima kau dalam keberadaanmu
seperti kau terima daku
aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi
sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada
hutanmu adalah misteri segala
cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta
malam itu ketika dingin dan kebisuan menyelimuti Mandalawangi Kau datang kembali
Dan bicara padaku tentang kehampaan semua
"hidup adalah soal keberanian, menghadapi yang tanda tanya "tanpa kita mengerti, tanpa kita bisa menawar
'terimalah dan hadapilah
dan antara ransel2 kosong dan api unggun yang membara
aku terima ini semua
melampaui batas2 hutanmu, melampaui batas2 jurangmu
aku cinta padamu Pangrango
karena aku cinta pada keberanian hidup
Jakarta 19-7-1966

siluet kedinginan

hamparan edelweis dan gunung salak  yang terlihat
hamparan edelweis


simaklah sebua video yang sempat kurekam: edelweis, desiran angin dan matahari mandalawangi:

PERJALANAN PANJANG MENUJU PUNCAK GUNUNG PANGRANGO

alam adalah guru tertua manusia. didalamnya tuhan menyimpan ayat-ayat yang nyata.ia adalah pelajaran bagiku, ia adalah perenungan bagiku. ia semakin kuat memanggilku, semakin kuat mengikatku. Semoga tapak-tapak kaki lemahku ini terus berkelana menapak jengkal demi jengkal bumiMU, merasakan begitu Indah ciptaan mu,tak ada kata yang mampu menggambarkan keindahannya....


Keindahan alam negeri ini secara perlahan menjadi bagian dari diriku, kurasakan kekuatan dari-Mu muncul saat berada pada titik lelah,kurasakan kekuatan cinta dari sesama,kurasakan kekuatan cinta alam ini.Saat-saat dimana menyambut pesona siang dan malam yang berbeda,Saat-saat dimana aroma dedaunan segar menusuk tajam indra penciumanSaat-saat dimana selimut kabut menghangatkan tubuhku.

semua komponen alam menyatu memberi makna bagikehidupan,angin dingin lembut membelai pipiku, pepohonan nan hijau menyambutku dengan keteduhannya,air hujan mendiginkan tubuhku yang kelelahan,mata air pegunungan menyegarkan tenggorokanku yang mongering,tanah-tanah coklat & berlumpur nant subur itu membalut kulitku,bebatuan menjadi tempat berpijak di saat lelah
akhirnya sampai juga di puncak gunung di foto ini

Tapak kaki lemahku bersama 14 orang lainnya yang tergabung dalam komunitas Share Traveller akhirnya menginjak di puncak kedua tertinggi di Jawa Barat, yaps summit of pangrango mountain tepat pukul 21.30 10 juli 2010.alhamdulilah hanya itu yang terucap ketika langkah kakiku akan menginjak ketinggian 3019 mdpl. bersyukur aku bisa merasakannya, karena tidak semua orang bisa menikmati sensasi alam dan pendakian ini.

Menuju puncak pangrango
perjalanan kali ini terasa sangat berbeda. inilah perjalanan terlama yang pernah kulakukan dalam mencapai puncak. 14 jam waktu yang kami habiskan tentu dengan segala ceritanya. ada beberapa rekan yang cidera yang akhirnya terpaksa ngecamp di bawah, ada yang baru pertama kali menanjak dan terakhir kami sempat kesasar. kerjasama dan berbagi adalah satu kata yang harus ku catat dari perjalanan ini. dalam perjalanan pun akhirnya kami melebur dengan anak-anak mapala pondok gede dan rombongan anak-anak sma. disinilah kami berbagi semangat, penerangan dan terakhir makanan.

montana-kandang badak

Sekretariat montana
pos telaga biru

perjalanan kami mulai sekitar pukul 7 dari basecamp sukarelawan Montana.setelah mengurus masalah administrasi dan perizinan, perjalanan kami lanjutkan. telaga biru adalah tempat istirahat pertama kami.jalanan batuan yang tajam terus menanjak adalah jalanan kami berikutnya, tanjakan batuan ini di akhiri dengan jembatan kayu yang lumayan panjang dengan kondisi sudah lapuk dan sebagian bolong. akhir dari jempatan ini sampailah kami di pos pangayangan, persimpangan menuju gunung gede/pangrango dan menuju air terjun cibeurem. perjalanan kami lanjutkan menuju arah gede/pangrango.

air panas
setelah melewati beberapa pos, sampailah kami di air panas, harus melewati jalanan sempit, di satu sisi air terjun yang airnya panas dan sisi lainya adalah jurang. batuannya sangat licin, maka melewati jalur ini harus extra hati-hati. setelah melewati jalur ini kami pun menikmati makan siang . berjalan sedikit dari air panas  sampai di pos kandang batu satu dari rekan kami tidak bisa melanjutkan perjalanan dan terpaksa ngecam disana. dari kandang batu menuju kandang badak jalan sedikit menanjak dengan jalur yang jelas, tidak terlalu susah menurutku. tepat pukul 3 siang kami sampai di pos kandang badak. disinilah rute menuju gunung gede dan gunung pangrango mulai terpisah. gunung gede ke kiri dan pangrango ke kanan.
melewati jembatan


kandang badak-puncak-mandalawangi
Keadaan jalan setapak di punggungan Pangrango sangat menantang, sepanjang jalan  disuguhkan oleh tanjakan-tanjakan yang  memeras keringat ditambah lagi dengan banyaknya batang kayu yang menghalangi jalan setapak membuat para pendaki harus membungkuk dan tak jarang merangkak.  kadang kita menemukan jalan setapak lama yang melingkar-lingkar naik  dipenuhi oleh semak-semak dan tumbuhan perdu karena jarang dilewati, sebagai alternatif  muncul jalan setapak ,tegak lurus, curam dan  membelah jalan  lama (jalan alternatif, lebih singkat tapi butuh enefrgi lebih) dan disinilah kami tersasar.
kandang badak

Sampai di ketinggian sekitar 2600 m dpl, jika cuaca cerah tanpa kabut maka akan terlihat jelas puncak Gunung Gede dengan kawahnya. Mendekati daerah puncak jalan setapaknya melingkar-lingkar  dan sedikit landai.
gunung gede yang sedikit terlihat, sayang tertutup kabut

Pukul 21.00 kami sampai di puncak. Dipuncak sendiri terdapat sebuah tiang dari semen beton yang menujukan daerah puncak. tapi sudah penuh dengan coretan tangan vandalis. didepat tiang tersebut terdapat sebuah pondok yang hanya tinggal tiang dan separuh atap. seperti halnya tiang ketinggian, pondok ini juga tak luput dari tangan-tangan vandalis. Keadaan puncak sedikit kotor dan pemandangan terhalang oleh tumbuhan sub alpine yang tumbuh tinggi. Diareal puncak ini ditemukan beberapa area yang datar yang cocok dijadikan untuk mendirikana tenda. Hanya saja disini tidak terdapat air.
batu penanda puncak

puncak pangrango


Tak banyak yang kami lakukan di puncak, kami memilih untuk melanjutkan perjalan menuju alun-alun mandalawangi. menuruni jalan setapak, ke arah barat, pukul 21.30 sampailah kami di keheningan lembah Mandala Wangi. dinginnnnnnnnnnn......... inilah alun-alun edelweiss yang tumbuh subur hingga pohonnya tinggi dan rimbun. Luas Mandala Wangi tidak begitu luas seperti Suryakencana di Gunung Gede. Tempat ini sangat cocok untuk mendirikan tenda. dan disinilah kami menikmati dingin  malam dengan gemuruh anginnya dan sedikit bintang mengerlingkan keindahannya untuk kami
inilah rute perjalanan " share traveller" menuju puncak pangrango dan mandalawangi dengan panjang perjalanan 40 km , mantap gan!

9.7.10

HIDUP HARUS TERUS BERJALAN: BELAJAR DARI PERSAMAAN ENERGI KINETIK

lama tak membaca tulisan sahabat yang di list daftar blogku, menggerakkan jemariku mengklik blognya dan mulai berselancar disana . Hm..lama tak di update. there is no new story.Iseng jemariku mengklik profilnya, ternyata di situ kutemukan satu blog baru " energy for my blood" itulah judul blog itu. Penasaran akhirnya akupun berseluncur ke blog itu.

Sebuah tulisan" dan hidup harus terus berjalan" sungguh mengharukan bagiku. sedikit airmata berlinang. entahlah...buat sahabatku, begitu banyak waktu telah kita habiskan bersama,tapi baru pada saat membaca tulisan itu, aku tau bahwa dirimu adalah penderita thalasemia. Merasa berdosa, ternyata menghabiskan banyak moment bersamamu, tak cukup bagiku untuk mengetahui kondisimu sahabatku. Merasa bersalah yang teramat sangat...tapi salut kau membingkai semua itu dengan cantiknya.


Dan hidup memang harus terus berjalan..izinkan ku kutip sebuah kalimat dalam tulisan mu'" kadang obat untuk segala macam penyakit kita hanyalah ikhlas pada ketentuan Yang Maha Kuasa. Itu juga yang saat ini aku lakukan. Belajar menerima keadaan, tetapi tetap melakukan yang terbaik". Yaps sis...keiklasan dan kesabaran adalah obat dari segala macam penyakit didunia ini. Itu tak mudah...tapi seberapa besar kedewasaan dan kebijaksanaan seseorang bisa di nilai dengan tingkat kesabaran dan keiklasan yang dimilikinya

Begitu banyak orang dengan segala keterbatasan yang ia miliki tetap berkarya dalam hidupnya. karena apapun yang diberikan kepada kita bukan untuk diratapi dan ditangisi, ada sisi lain yang lebih yang diberikan kepada kita. Lalu tinggal kita memilih apakah menangasi semua pemberianNYa atau terus bergerak dan berkarya menemukan sisi lain itu.

maka belajarlah pada sebuah hukum fisika yang mungkin kita tak asing lagi dengannya. Tapi selama ini kita hanya menggunakkannya dalam menjawab soal-soal ujian fisika. sungguh ada sebuah pesan alam untuk kita. hukum energi kinetik = setengah masa dikali dengan kuadrat kecepatan. Kita akan meNdapatkan energi kehidupan jika kita terus bergerak dan bergerak.diam maka tak ada energi. dan yang lebih menakjubkan lagi energi dan gerak berhubungan secara kuadratik. bergerak 2 maka energi menjadi 4. bergerak 4 maka energi menjadi 16. subhanallah....

Maka persamaan ini berharap pada kita untuk terus bergerak dan bergerak..berkarya dan teruslah berkarya
diam adalah mati...diam adalah stagnasi....

5.7.10

MIKI HATTORI

Menerima sertifikat dari Japan Agency For Marine-Earth Science and Technology beberapa waktu lalu, mengingatkan ku pada hari-hariku di awal tahun 2010, ketika terlibat dalam pengamatan intensif Radio Sonde di Bogor dalam penelitian pengukuran profil atmosfer untuk pengamatan banjir di Jakarta, kerja sama BPPT dan Jamstec Jepang. Teringat pada satu sosok peneliti jamstec, dimana bersamanya aku sering mendapatkan jadwal pengamatan bersama. Banyak cerita mengalir dan bahkan satu waktu kami hampir saja melewati pelepasan balon karena keasyikan mengobrol.. (kebiasaan perempuan red)


Miki Hattori, Ph.D itulah namanya. nyonya yang satu ini sering kupanggil Hattori sang. sedangkan miki adalah nama keluarganya. Hattori baru saja menyelesaikan pendidikan doktor nya dari universitas Yokohama Jepang dengan bidang kelimuan Tropical Climate Variability Research Program. dan saat ini di  Jamstec masuk pada Research institute For Global Change (RIGC). Padanya akhirnya aku banyak bertanya dan kami pun  sering terlibat dalam diskusi terutama tentang sirkulasi global iklim yang mempengaruhi cuaca dan iklim di indonesia sebagai salah satu negara tropis yang masuk dalam kajiannya.

Tentang Petualangannya
Cerita punya cerita, ternyata Hattori adalah seorang backpacker. Pembicaraan semakin menarik ketika ia menceritakan kisah perjalanannya mengunjungi banyak tempat dan negara yang pernah ia singgahi. Ketika kutanya perjalanan yang paling menarik dari semua perjalanan yang telah ia lakukan, wanita menjawab, petualangannya menuju negara-negara sekitar pegunungan himalaya  seperti nepal dan tibet. Perjalanan ini ia lakukan ketika baru saja menamatkan pendidikan S1nya. Perjalanan hampir satu bulanan itu ia lakukan sendiri (solo Backpacking)

Kehidupan Keluarga
Hattori pun sering bercerita tentang keluarga dan anaknya. Dua anak yang lucu, menggemaskan ketika melihat foto-fotonya. Dua anak yang selalu dia rindukan, dan harus sering ia tinggalkan karena tugas-tugasnya yang sering berkelana dari satu negara ke negara lain. Dengan semangatnya ia selalu menceritakan tentang ulah dan tingkah anak-ananknya.  Cerita ini sedikit lebihnya mengubah imageku tentang wanita-wanita karier Jepang. bahwa selama ini yang ku tahu orang-orang di Jepang akan selalu mementingkan karier dibandingkan keluarganya.

Sebuah semangat darinya
Yaps kepadanya aku pun sempat menceritakan beberapa rencana besar hidupku paling tidak 2 tahun kedepan. tentang keinginan besarku untuk segera menempuh pendidikan masterku di sebuah universitas di negeri jauh disebrang sana. Banyak semangat yang ia alirkan untuk ku. sempat berdiskusi tentang beberapa proposal penelitian yang sedang kususun untuk pendidikan masterku itu.
terimakasih hattory
nice to meet u

23.6.10

LOA, AWAL MEMASUKI KOMUNITAS GLOBAL

Alhamdulilah,akhirnya aku mendapatkan letter of admission dari universitas yang lama kuimpikan, pada program study yang kuimpikan dan tentu dinegara yang telah lama kuimpikan juga. LOA ini semakin menyemangatiku, bahwa sudah saatnya aku masuk dalam komunitas global pada bidang keilmuan yang kugeluti. Masuk pada program studi yang mendapatkan akreditasi terbaik di dunia, menjadi sebuah pembuktian bagi diriku sendiri bahwa aku layak untuk mulai merambah international atmosphere. self confidenceku pun kembali terbangun.


awalnya merasa tak layak dan pantas, akhirnya dengan bekal coba-coba tentu diiringi dengan persiapan optimal aku beranikan diri mendaftar di universitas tersebut. Sekarang menunggu informasi apakah bisa berangkat tahun ini atau tahun depan. alhamdulilah LOA yang kudapat berlaku dua tahun.

Bagi saya tidak masalah tahun ini atau tahun depan. Lagian sepertinya sangat sulit bagi saya untuk mendapat izin belajar dari instansi saya yang sekarang. Karena ada 3 orang peneliti senior yang akan segera melanjutkan pendidikan doctornya, sementara yang lain yang sedang tugas belajar yang harusnya sudah kembali pun belum kembali. Akibatnya peneliti yang tersisa dikantor saat ini sangat sedikit. Sehingga saya yang anak bawang memilih untuk tidak ngotot sekolah tahun ini. mungkin inilah waktu bagi saya untuk belajar dunia penelitian sesungguhnya sebelum kembali memasuki dunia kampus.

21.6.10

Rajabasa,The second Summit in Lampung: perjalanan menembus Hujan, kabut dan Paceto

Gunung RajaBasa, Mungkin tak banyak orang yang tahu dengan keberadaan Gunung yang satu ini, termasuk saya pribadi baru mengenal gunung ini setelah ada ajakan dari teman-teman sergap untuk menancapkan bendera sergap di puncak gunung ini. Yaps ternyata dalam kesejaraan dunia volcanologi Indonesia ada sebuah gunung bernama rajabasa. Tapi aktifitasnya lama tak terekam terakhir masih pada tahun 1890an…
seven summiter Rajabasa with background Rajabasa Mount

Puncak gunung ini berada 1200 mdpl. Tapi jangan pernah andah menganggap remeh ketingginannya ini, walaupun Cuma 1200 mdp, tapi perjuangan uintuk mencapai puncak nya rasanya lebih dengan perjuangan mencapai puncak 3000an. Disamping harus menaklukkan alamnya disini pun para pendaki harus berhadapan dengan berbagai macam hewan terutama paceto-paceto, berbagai upaya dan gaya kami lakukan untuk menangkis seragan hewan yang satu ini, tapi tetap saja mereka merayapi den menghisap tetes demi tetes darah kami.


luluran tembakau, parno paceto

Jam 11 malam kami menuju merak untuk selanjutnya menyebrang menuju bekauheni. Di kapal Feri Jatra 1 akhirnya kami mensabotase sebuah kapling dan entah keajaiaban apa perjalanan pulangpun kami berada di kapling ini . Dari bekauheni menuju perkampungan Sumur Kembang kami lanjutkan dengan menyewa sebuah angkot berwarna kuning, dengan sopir bernama bang peri. Sempat berhenti menikmati nasi uduk, belanja kebutuhan yang masih kurang, serta cerita Andi dan Aank tentang sikuning-kuning yang membuat perjalan menuju kampung Sumur Kembang kami penuhi dengan tawa. Cerita sikuning, “cirik style kata uni wiwik” dibahas habis dari berbagai versi….

 
Kapling yang kami sabotase, pulang dan pergi

Jam 8 pagi kami sampai di perkampungan Sumur Kembang, disinilah kami mencari beberapa info dan kemudian mencari Guide yang akan menjadi teman sepanjang perjalanan kami. Sempat agak lama menunggu. Jam 9 kami pun memulai perjalanan kami. Info yang kami peroleh dari masyarakat setempat jangan mematahkan daun dan pohon dengan tangan tapi dengan pisau saja, terus sebelum menanjak sebaiknya berziarah dulu di sebuah makan aku lupa apa nama makam apa yang pasti makam itu dianggap punya nilai sakral bagi masyarakat setempat.
just arrived in kampung sumur kembang

Perjalanan kami melewati perladangan kelapa dan kopi masyarakat setempat. Jalanan berbatu sedikit agak menanjak. Dikiri-kanan jalan banyak terdapat bongkahan batu, konon katanya ini adalah batu bekas rumah-rumah penduduk yang disuruh pindah dari ketinggian tersebut dengan alasan keaman.  Kami  beristirahat di pos 1, pos dimana tersedia sumber air terakhir. Dan disini lah kami menikmati makan siang kami.
Awal pendakian

Dari pos ini jalanan sudah mulai menanjak, menyisiri dinding tebing dan dibawahnya jurang. Tak berapa lama melewati jalur ini hujan pun turun, akhirnya kami meneduh disebuah rumah ladang penduduk. Tapi sayang hujan pun tak kunjung reda, kami memutuskan menembus hujan untuk melanjutkan perjalanan kami. Jalanan terus menanjak. Setelah berapa lama kami pun masih berada di perladangan masyarakat yang dipenuhi oleh tanaman kopi dan cengkeh. Dari sini kami disuguhi pemandangan pantai yang konon katanya adalah selat sunda. Setelah persitirahatan ini aku tidak lagi mampu menangkap mana posnya. Karena memang dalam perajalanan ini tanda pos tidak jelas, dan posnya juga belum dinamai. Intinya jalanannnya mulai mendatar, setelah itu menyisiri tebing penuh pohon dan bawahnya jurang, terus menanjak lagi dan nyamuk dengan ukuran  luar biasa mulai menyerang , paceto-paceto  mulai merayapi kaki dan tangan.
makam sakral

Sebelum puncak kita akan melewati jalur menurun dilanjutkan dengan jalanan kecil dan tipis dengan kanan kiri jurang, harus ekstra hati-hati terpeleset sedikit fatal akibatnya. Mana kami harus menempuh semua rute ini dengan aliran hujan dan angin yang lumayan kencang. Melewati pintu rimba, pertanda perjalanan menuju puncak semakin dekat. Akhirnya jam 4.30 aku dan putri menginjakkan kaki di area camp, beberapa meter sebelum puncak. Memilih untuk tidak camp dipuncak karena angin yang cukup kencang.

beberapa rekaman rute perjalanan kami

Dengan ditemani guyuran hujan, kami mendirikan tenda. Segera berberes. Tidak sempat lagi memikirkan perut sudah makan atau belum karena terlanjur kedinginan. Dan hal yang paling dinikmati adalah berada didalam camp. Karena diluar hujan terus mengalir diiiringi angin kencang. Suara gemuruh pohon yang diterbangkan angin menambah keinginan untuk tak keluar dari tenda. Tak lama berselang ternyata salah satu tenda kami bocor, akhirnya ditenda yang sekecil itu kami menghabiskan malam.
memasak dibawah rintik hujan


tenda kami
Hutan Rajabasa

Jam sepuluh malam saya sempat keluar memasak dibawah guyuran hujan dan tiupaan angin. mencari sedikit kehangatan dari secangkir jahe hangat. Setelah itu malam dilanjutkan dengan cerita tidur berbagaa gaya dan versi yang intinya membuat kepala mba rici sakit untuk digerakkan.

Cuaca memang  tak bersahabat dengan kami, hujan benar-benar tak berhenti. Tapi inilah sensasi luar biasa dari pendakian kali ini. Pagi hari sekitar jam enam pagi kami pun menginjakkan kaki dipuncak dan merayakan sedikit kemanangan kami mencapai puncak ini. Semuanya berkabut…berharap mentari akan datang, tapi penantian tak ku njung datang. Setelah melihat cuaca yang juga tak membaik kami memutuskan untuk tidak menuju kawah yang sudah menjadi danau itu . Dan konon katanya disana terdapat sebuah batu kecil bernama batu pancukupan, sebuah batu yang bisa dimuatin berapa orang saja, dah bahkan bagi yang beruntung bisa menemukan sebuah batu kabah yang bentuk dan ukurannya pun tak jelas.

aksi kami di puncak Rajabasa 1200 mdpl

Perjalanan turun menjadi terasa lebih berat dari perjalan naik karena jalanan yang licin. Beberapa kali terjatuh. Dan terakhir saya pun merasakan nikmatnya sensasi terjerembab diantara semak belukar. Apa lagi putri yang terpeleset entah berapa kali. But whatever not important the destination, but important about the journey.
ketika akupun terjerembab

Bagi anda pencinta gunung Indonesia, gunung ini layak menjadi salah satu list gunung yang patut anda daki…selamat mecoba….

16.6.10

Finally, i can stand in that stair

Akhirnya bisa juga menginjakkan kaki di istana negara dan istana merdeka Indonesia, tempat dimana orang nomor satu indonesia melakukan aktifitas sehari-hari dan tugas-tugass kenegaraanya. Baru tau ternyata ini adalah dua istana yang berbeda dengan fungsi yang berbeda pula.

Bulan januari 2010 tepatnya tanggal berapa aku dah lupa, bersama komunitas BM Indonesia kami berkesempatan mengunjungi istana negara dan merdeka. banyak hal dan ilmu baru tentunya di dapat dari acara itu. Istana penuh simbol dan makna. Setiap ruangan, pintu dan benda sekecil apapun punya fungsi khusus lengkap dengan sejarah dan ceritanya. yah seperti Dunia protokoler keistanaan yang sering kita saksikan di TV.

Terakhir kita berkesempatan diabadikan di tangga kebanggaan itu. Finally,I can stand in that stair..Tangga kebesaran yang menjadi tempat pertama menteri negara indonesia diabadikan bersama presiden, tangga tempat berlangsungnya upacara peringatan ulang tahun kemerdekaan republik indonesia setiap tahunnya dan tangga tempat berfose bercengkrama, dan penyambutan tamu-tamu penting kenegaraan.

semoga 10 atau 15 tahun lagi bisa diabadikan bersama presiden indonesia di tangga itu..hay..hay..mimpi kali ye..

15.6.10

MENANTI TUNAINYA SEBUAH JANJI

Yang tercinta kusmpaikan pada MU kerinduan yang mendlaam melalui catatan ini.

Aku tak pernah berputus harapan dari menanti dan menanti tunai janjiMU
tentang seseorang, tentang dia tempat tulang rusukku bersandar
Yang tercinta mungkin memang Kau simpan ia dengan mesranya dariku
dan kau menguji seberapa taat, dan sabarnya aku mendapat anugrah ini dari_Mu


Yang tercinta ku puja Kau dalam setiap sujudku
dan dalam menunggu kuurai pengertianku
lewat beragam kisah
hingga nanti saat telah engkau sampaikan langkahnya kepadaku

3.6.10

FOREVER PALESTINE


Mother don’t cry for me I am heading off to war
God almighty is my armour and sword
Palestine, Forever Palestine

Children being killed for throwing stones in the sky
They say to their parents don’t worry, God is on our side
Palestine, Forever Palestine

Mother don’t worry when they come for us at night
Surely they’ll be sorry when God puts them right
Tell me why they’re doing what was done to them

Don’t they know that God is with the oppressed and needy
Perished were the nations that ruled through tyranny
Palestine, Forever Palestine

Children of Palestine are fighting for their lives
They say to their parents we know that Palestine is our right
They to say to their parents we’ll fight for what is right
They say not to worry God is on our side
They say we’ll die for Palestine
Palestine, Forever Palestine

a compassion to palestine kids..

 MY ONLY WISH

All your armies, all your fighters

All your tanks, and all your soldiers
Against a boy holding a stone
Standing there all alone
In his eyes I see the sun
In his smile I see the moon
And I wonder, I only wonder
Who is weak, and who is strong?
Who is right, and who is wrong?
And I wish, I only wish
That the truth has a tongue