29.9.09

MENYUSURI TEPI BARAT PULAU JAWA;UJUNG KULON 2(PULAU HANDELEUM AND CIGENTER RIVER)

Rute Perjalanan Hari Pertama: Taman Jaya-Handeleum Island- Cigenter River_Peucang Island-Cidaon in Java Island


Setelah istirahat di penginapan Pak Komar and pastinya foto-foto, kami siap menyapa TNUK. Perjalanan pertama menuju Pulau Handeleum. Dalam zonasi kawasan TNUK, Pulau Handeleum masuk dalam zonasi pemanfaatan hutan intensif dan hutan rimba. Zona pemanfaatan hutan intensif adalah zona untuk pengembangan rekreasi dan kepariwisataan sedangkan zona hutan rimba adalah zona yang inti yang masih dapat dijadikan tempat tujuan wisata tertentu.


Foto Full team masih di taman Jaya


Dermaga Taman Jaya


Di Pulau Handeleum  proses registrasi dilakukan. Satu tiket kedatangan di TNUK dapat di gunakan  dalam jangka waktu satu minggu. Waktu satu minggu ternyata  dinilai sebagai waktu minimal yang dibutuhkan untuk mengexplore seluruh TNUK. Beberapa spot lain yang indah dapat dinikmati di pulau ini.  Darmaga berbackground pulau lain, hamparan tunas-tunas hutan bakau, hutan bakau itu sendiri adalah kolaborasi pemandangan yang maha indah. Bercengkrama dengan beberapa hewan yang dibiarkan lepas menjadi nilai plus pulau ini. beberapa orang diantara kami, berusaha mengajak sang hewan berpose. ....tapi kebanyakan hewanya malah kabur..." sorrry jack nga selever", ujar para hewan.he...he
Darmaga Pulau Handeleum


Pulau Handeleum

Di Pulau  ini  terdapat resort yang dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan tempat penginapan di TNUK . Kantor pengelolaan Taman Nasional Ujung Kulon juga berada di pulau ini. Informasi lebih banyak lagi tentang Taman Nasional UK dapat diperoleh dari beberapa petugas di sini.


Sekilas tentang UK


TNUK dikelola oleh Departemen Kehutanan. Tahun 1846, Kekayaan flora dan fauna Ujung Kulon pertama kali diperkenalkan oleh Junghun dan Hoogerwerf ahli botani berkebangsaan eropa. Pada waktu itu mereka melakukan perjalanan ke Semenanjung Ujung Kulon untuk mengumpulkan beberapa species tumbuhan tropis yang eksotik.Tahun 1992, Ujung Kulon ditetapkan sebagai Taman Nasional dengan SK. Menteri Kehutanan No. 284/Kpts-II/1992 tanggal 26 Pebruari 1992. Meliputi wilayah Semenanjung Ujung Kulon, Pulau Panaitan, Pulau Peucang, P. Handeuleum dan Gunung Honje. Dengan luas keseluruhan 120.551 ha, yang terdiri dari daratan 76.214 ha dan laut 44.337 ha.Tahun 1992, Taman Nasional Ujung Kulon ditetapkan sebagai The Natural World Heritage Site oleh Komisi Warisan Alam Dunia UNESCO dengan Surat Keputusan No. SC/Eco/5867.2.409 tahun 1992 tanggal 1 Pebruari 1992.



Kami pun mendapatkan tawaran untuk naik cano menyusuri Cigenter River. Cigenter adalah sungai yang berada di TNUK wilayah Pulau Jawa. Sungai ini cukup panjang. Untuk menyusuri sungai CIgenter ini pulang dan pergi menghabiskan waktu 3 jam. Sungai ini berada dalam hutan tropis dengan habitat yang masih asli. Konon buaya masih menghuni aliran sungai ini. Cukup mengerikan juga...


Cigenter River

Untuk Naik Cano kami harus mengeluarkan uang Rp.50.000 per orang. Jumlah cano yang tersedia hanya dua buah. satu Cano hanya mampu menampung 5 orang. Ini berarti ada 4 orang diantara kami yang harus mengalah untuk tidak naik cano. Menunggu shift kedua akan memakan waktu yang lama. Finally, aku,nani, joki dan joko mengalah untuk tidak naik Cano.sedih juga tapi whateverlah..hiks..hiks


Kapal Motor yang menemani tiga hari perjalanan kami
Sampan kecil yang membantu kami berlabuh di kawasan yang tak ada dermaganya

Cigenter RiverPerjalanan di lanjutkan menuju Cigenter River. Lokasinya berada di pulau Jawa maka kembali kami harus menaiki kapal motor. Di sekitar cigenter river tidak ada dermaga maka kapal motor yang kami naiki tidak dapat berlabuh. Dari tengah laut kami harus menaiki sampan kecil menuju pinggir pantai. dilanjutkan jalan kaki sekitar 200 meter  menuju start point cano, menyebrang sungai yang dalamnya sepinggang dan melewati padang pengembalaan badak dan banteng.

di start point Cano, aku dan tiga orang yang tidak ikut perjalanan itu, melambaikan tangan pada mereka. Selanjutnya bersama pak udin, guide yang menemani tiga hari perjalanan kami,  mengeklore kawasan ini.  Mencari-cari Badak, tapi  gagal menemukannnya karena Badak biasanya keluar di pagi dan sore hari.


Lelah mencari badak yang nga ketemu-temu, akhirnya kami memutuskan menyusuri bibir pantai pulau jawa ini. lembutnya pasir di daerah ini membuat aku tertidur nyenyak di atasnya. berasa seperti kasur dah. huaha...

Setelah Satu setengah jam menunggu, akhirnya teman-teman yang lain datang. kami berempat sempat kaget dan bertanaya, "kok cepat sekali mereka kembali". baru setengah dari jadwal yang direncanakan. Ternyata benar,  any something wrong with their travelling. Ceritanya bang dedi menyebur ke sungai, maksudnya mau berenang dan berfoto.  Wajah dua orang pemandu cano  langsung pucat pasi. Sebenarnya beberapa saat sebelum bang Dedi mencebur,  dua orang pemandu tersebut telah melihat ada buaya, tapi mereka tidak mengungkapkannya. Hal itu mereka lakukan untuk menghindari ketakutan dan kepanikan tim kami. Dengan Refllek dua pemandu langsung menyuruh bang dedi untuk naik, tapi bang dedi sempat mengatakan "nga apa-apa pak, saya bisa berenang",
si bapak berteriak "awas ada buaya".
huh...teman-temanku langsung pada panik apalagi bang dedi. dari cerita si bapak temannya sendiri di daerah sekitar bang dedi mencebur, dimakan buaya yang akhirnya meninggal dan kejadian itu terjadi di depan mata kepalanya sendiri. Peristiwa ini kami beri nama" nga apa-apa kok pak" mengutip kata-kata bang dedi.

Jadilah perjalanan itu tidak dilanjutkan,  kembali ke start point Cano. after take some picture kami kembali menuju kapal motor dengan  sampan kecil. Ready to the next trip. go to Peucang Island








MENYUSURI TEPI BARAT PULAU JAWA;UJUNG KULON 1(KEBERANGKATAN KAMI)


Setelah mendapatkan banyak pertimbangan akhirnya aku memutuskan bergabung dalam trip,  Ujung Kulon+ 3 lebaran. Trip ini terdiri dari 14 orang yang tergabung dalam komunitas Backpacker Indonesia. hm...senang bertemu kalian semua...

Ternyata apa yang aku lakukan ini, membuat banyak kepala menggeleng dan berguman tentang kegilaanku. Beralasan sih..aku pun kembali mengakui kegilaanku dalam perjalanan ini. tapi lagi-lagi perjalananlah yang membuat hidupku semakin berarti ho...lebay ah...

Trip ini rencananya di mulai pukul 19.00 wib, tanggal 24 September 2009. Tapi karena kebaikan mereka semua, trip ini di tunda sampai pukul 23.00 wib. penundaan itu penyebabnya adalah aku. Maklum pada jam 19.00 aku baru take off dari padang menuju jakarta, biasa lah habis mudik. Setelah landing di cengkareng aku langsung menuju star point di Slipi, di rumah si Israr ,kepala rombongan kami.
Posisi taman nasional ujung kulon


Dengan ELF yang kami sewa, tepat pukul 23.00 trip ini di mulai. rute yang kami tempuh adalah slipi-serang-pandeglang-labuan-sumur-taman jaya. Malangnya kami, ternyata pak sopir itu tak tau rute dan medan jalan. sehingga mobil yang kami tumpangi tidak compatible dengan medan perjalanan kami. Karena ketidak tauan sang sopir kami sering kesasar, dan kadang kesasarnya lumayan jauh. Maklum malam hari tidak ada tempat bertanya, dan diantara kami yang tau jalan pun kadang tak kuat menahan kantuknya...beruntung salah satu dari kami membawa peta mudik yang dikeluarkan salah satu provider telekomunikasi indonesia. lumayan membantu. belum lagi banyak tanjakan, dan mobil si bapak tak sanggup melaluinya, akibatnya adalah terpaksa kami harus turun dan mendorongnya bersama. dan  yang paling parah adalah  kesasarnya kami ke pulau umang ho....

Perjalanan dari labuan-sumur-taman jaya adalah perjalanan ajip-ajip ho....karena dalam perjalanan ini kepala, tubuh dan pantat tak pernah berdiam manis. akan selalu di goyang oleh medan jalan. Finally. si sopir menyerah...awalnya kami menyewa elf pulang pergi, karena medannya berat, akhirnya si sopir memutuskan untuk tidak menjemput kami. " bapak sudah tidak sanggup lagi Rar", dengan wajah tanpa ekspresi kata-kata itu keluar dari bapak sopir. kutipan kata-kata itu akhirnya menjadi kata-kata tren dalam perjalanan kami selanjutnya.

Terima kasih ya pak sopi...huaha...huaha..


Pukul 7 pagi, akhirnya kami sampailah di rumah pak komarudin. Pak komaruddin ini adalah salah satu penduduk setempat yang bisa kami hubungi untuk menyewa perahu motor untuk ekslpore ujung kulon, termasuk mencarikan guide untuk perjalanan kami. Penginapan pak komar ini lah menjadi start point kami untuk mengeksplore taman nasional Ujung Kulon (UK)
Rumah pak komaruddin; ready menikmati alam UK

16.9.09

MUDIK............MUDIK

Alhamdulilah...hari ini aku bisa bernafas dengan lega. Pekerjaan yang menyita waktuku beberapa minggu ini telah terselesaikan.Walau masih ada pekerjaan, menyelesaikan makalah ku yang akan dipresentasikan in a international workshop. Yah terpaksa kuselesaikan di liburan lebaran ini. Whateverlah hari ini Feel free., tinggal packing and besok mudik........mudik...aku mudik.

Yaps bulan ini kesibukan luar biasa dikantor tak bisa kuelakkan. Pekerjaan digitasiku, ikut dalam dua project SINTA, dapat tugas baru menjadi penanggung jawab sebuah kegiatan and aktifitas mengajarku pada salah satu pendidikan di bogor. benar-benar jadi wanita kurrier deh.tapi aku puas, karena bisa melakukan banyak hal, semoga apa yang aku lakukan ini bermanfaat

Berbicara soal mudik...aku semangat sekali he. Inilah moment yang tentu paling dinanti semua muslim dimanapun, bisa menikmati lebaran Iedul Fitri bersama keluarga tercinta. Maklum kehidupan telah memisahkan aku dan keluarga dalam jarak yang lumayan jauh. tTdak terasa sudah delapan tahun aku dan keluarga terpisahkan dalam jarak ini.

Untuk mudik ini bahkan aku telah memesan tiket beberapa bulan yang lalu. sebuah strategi supaya dapat tiket murah and menghindari tidak kebagian tiket. terbukti harga tiket saat ini 250% dari yang ku beli.

huh...den takana jo kampuang
induak adiak, ayah sadonyo
raso maimbau-imbau den pulang
den takana jo kampuang

sudah tak sabar rasanya memeluk ibu dan apahku,
menatap wajah kakakku dan bercengkrama dengan empat orang keponakannku
berantam dengan adikku he..
and berkumpul bersama keluarga besarku...



21.8.09

BERISTIRAHATLAH SEJENAK DI SINI, DI RAMADHAN INI

Hiruk pikuk dunia dan pergumulan hidup telah menyeret batin kita ke dalam jurang yang menyesakkan, melalui lorong panjang tak berujung yang membuat kita semakin teralienasi. saatnya di sini, di Ramadhan ini, sejenak kita mengistirahat kalbu ini. beristrihatlah disini....

Dunia telah melenakan kita. Sedangkan masalah akhirat selalu gagal memesonakan kita. Selama 24 jam sehari, 30 hari dalam sebulan, dan 12 bulan dalam setahun, kita hanya mampu mengorganisasi tubuh tanpa terpikir apakah jiwa kita sudah terstruktur dengan baik.Saat kita meminta hak kita untuk dipenuhi Allah lewat doa, jarang terlintas apakah kita sudah menunaikan kewajiban kita terhadap-Nya. Hidup benar-benar terasa tidak seimbang. Sebab, nikmat sesaat jauh lebih diterima daripada nikmat yang benar-benar nikmat.

beristirahatlah di sini, di Ramadhan ini...

Telah tiba saatnya... Terbangun di atas mihrab cinta yang agung dalam keiklasan amal pada pencipta dan kepada sesama. saatnya sebagian anggota tubuh ini merasakan apa yang dirasakan oleh sebagian anggota tubuh saudara-saudara kita yang memang kurang beruntung. Saatnya kita perbanyak amal, karena di Ramadhan ini ia akan dinilai berbeda. Saatnya cinta dari dua dimensi berbeda kita satukan dalam satu ikatan cinta dan pengabdian

beristirahatlah sejenak di sini, di Ramadhan ini
Ternyata, kita kecil. Bukan apa-apa. Lalu, mengapa kita malu mengakui kekerdilan jiwa kita?

Marhaban ya Ramadhan selamat menunaikan ibadah ramadhan.....mohon maaf lahir dan batin......

18.8.09

BADUY, AKU MENYAPAMU!


Nekat, mungkin itulah kata yang tepat kutujukan buat perjalananku kali ini. Perjalanan menuju perkampungan baduy, suku pedalam di daerah lebak banten. Setelah sempat tertunda, akhirnya aku bersama dua orang temanku (jadilah kita wondermen-red) memutuskan berangkat sabtu,15 agustus 2009. Walau dengan kondisi yang lelah karena malamnya aku baru kembali dari bimtek penginderaan di LAPAN yang menguras energiku.

Keinginan aku dan eza (teman yang setia menemani setiap perjalanan gilaku he....) yang begitu kuat mengalahkan semua ketakutan dan kekhawatiran yang menyelinap baik dalam diri kami maupaun kekhawatiran pada banyak orang termasuk orang-orang yang kami temui sepanjang perjalanan kami. Si eza juga mengajak temannya, gadis Batak si Eva yang sebentar lagi akan meninggalkan Indonesia ini. Kami hanya berbekal semangat dan info rute selain itu nol. sementara perjalanan kami bukanlah perjalanan biasa dan bukanlah perjalanan yang dilakukan kebanyakan orang


Kota rangkasbitung kami tuju dengan menggunakan kereta ekonomi, yang kondisinya jauh lebih parah dari kondisi kereta ekonomi KRL jabotabek. Pencopet beraksi dimana-dimana dan dengan mata kepala ku sendiri aku menyaksikan mereka beraksi. belum lagi ulah para pengamen dan pedagangnya yang sedikit memaksa.huh....benar-benar
jauh dari kata nyaman.

Dalam perjalanan menuju terminal awe kami berkenalan dengan pak pardi dan adik iparnya yang kebetulan juga mau ke cibologer. Si bapak sempat menggelengkan kepalanya melihat kenekatan kami tiga wanita gila he...Dari bapak ini pula lah kami banyak mengantongi informasi daerah yang akan kami tuju.

Perjalanan dilanjutkan menuju kecibologer. jalan menanjak, berkelok dan membelah hutan belantara. ditengah perjalanan akhirnya pak pardi menawarkan agar kami ikut beliau saja. katanya tak tega melepaskan kami tiga wanita ke baduy. setelah berunding akhirnya kami mengikuti tawaran si bapak. pak pardilah yang memperkenalkan kami pada pak RT perkampungan masyarakat di sekitar perkampungan baduy. dirumah pak RT inilah kami menginap dan pak RT ini jualah yang mencarikan kami guide untuk perjalanan kami.

setelah berisrtirahat sejenak, kami diantarkan kang yadi menuju perkampungan baduy. waw jalan menuju perbatasan bisa kami tempuh dengan motor tapi dengan kondisi yang amat dan sangat parah...jalan berbatu yang menanjak dan menurun. pokoknya selama perjalanan dengan motor harus berpegangan dengan erat kalo tidak maka terlempar adalah konsekwensinya. Dari daerah perbatasan kami harus berjalan kaki. perjalanan ini kami tempuh lebih kurang 6 KM. dengan kondisi menanjak dan menurun, hujan dan panas. Tapi semua Rasa capek terbayar dengan indahnya pemandangan alam sepanjang perjalanan ini. padang ilalang, perladangan, jajaran bukit-bukit, dan rumah-rumah ladang suku baduy luar bagaikan aliran yang terus menyemangati kami menuju perkampungan baduy dalam.

jembatan perbatasan masyarakat luar dan baduy Luar. Kehujanan..kembali kemasa lalu berpayung daun Pisang (jadi memori daun pisang deh..he...)


Rumah ladang Baduy Luar tempat kami sejenak beristirahat




Akhirnya keinginan kuat itu terwujud. Baduy dalam...aku datang menyapamu....huh...semuanya terbayarkan. semuanya kami buktikan. kehidupan masyarakat baduy dalam ini benar-benar unik. Sayang kehidupan di baduy dalam ini tidak boleh kami rekam dalam kamera. itulah aturan yang harus kami patuhi.

Masih di Baduy Luar (daerah yang masih terekam kamera)


Bentuk rumahnya sangat khas dan tidak menggunakan paku. rumah-rumahnya tersusun rapi bisa dipindahkan. baru-baru ini ada sekelompok baduy dalam yang memindahkan perkampungan beserta rumahnya karena mereka sudah merasa terusik dengan kehidupan luar.

Pakaian-pakaian and perhiasan mereka juga cukup menarik perhatianku. belum lagi tata cara mereka menghormati pemimpinya. tata cara mereka melestarikan alamnya. bahkan di kawasan ini tidak boleh menggunakan deterjen dan sabun. setiap hari mereka mandi menggunakan daun yang aku lupa namanya tapi cukup wangi dan bisa membersihkan.serta banyak kisah dan cerita lainnya.. huh...intinya aku puas bangat and seru habis....

akhirnya aku haya bisa berkata" perjalanan adalah bagian terindah dalam putaran hidup ini, maka teruslah berjalan selama putaran ini masih berputar, agarkebahagian dan makna hidup bisa kita rasakan "

Terima kasih Ya Allah telah kau permudah jalan kami melakukan perjalanan ini sehingga aku pun bisa melihat dunia dari dimensi yang berbeda. and :
1. eza..makasih banyak telah menjadi teman pada banyak perjalanan gilaku...keep our spirit to around the world.
2. Eva, its my first travelling with u, but very nice. hm...selamat buat hari-harimu di eropa sana. kebetulan eva akan berangkat dan menjalani kehidupan barunya di Austria tanggal 30 Agustus nanti
3. Pak Pardi and adik iparnya, kang yadi , pak RT dan keluarganya. kalian telah kami rasakan sebagai bagian dari kehiduan kami walau kita bersua dalam waktu singkat. maybe next time I,ll come back to baduy.......

9.8.09

Blogku, aku menyapamu!

Huh...sudah lebih dari satu minggu aku benar-benar tak bisa berbagi dengan blogku ini. hm..my blog sorry ya. he... maklum kesibukan diklat dan bimtek telah membuatku benar-benat tak bisa berbagi disini. dan malam ini ditengah tumpukan tugasku kusapa blogku walau aku nga tau mau nulis apa. maklum otakku benar-benar buntu. tapi what everlah saat ini intinya aku hanya ingin menyapa dirimu hai blogku.

malam ini aku sedang berada di wisma Lapan, deputi penginderaan Jauh, Pekayon Jakarta. sejak tanggal 3 kemaren aku mengikuti diklat dn bimtek tentang remote sensing dan penginderaan jauh dan akan berakhir tanggal 14 agustus nanti. Peserta diklat ini berasal dari berbagai instansi pemerintah, seperti bapenas, bapedda, pekerjaan umum, tata ruang kota, perikanan dan kelautan serta kehutan. intinya dalam diklat ini kami di ajarkan untuk memanfaatkan citra inderaja menjadi sebuah peta tematik sesuai sesuai disiplin ilmu masing-masing.

yang pasati diklat ini keren abiz. Bahkan aku telah berhasil menyelesaikan setengah tulisanku, karena setelah hari pertama diklat aku mendapatkan ide dari seorang pembicara yang luar biasa bahkan ia telah mencapai posisi APU.

huh...ngantuk. my blog segitu dulu ya tulisanku. Maklum besok bersama peserta bimtek lainnya aku harus survey ke cisarua bogor. harus persiapan fisik. tenang... semua cerita bimtek akan ku bagi disini. yang sabar ya...he...

31.7.09

BAGAIMANA DENGAN RINDU INI???

Pernahkah kau bayangkan
Disetiap rentang waktu yang riuh
kurekat erat binar matamu
Selalu kutitipkan harap disana

Sekilas Kudengar Suaramu
Kemudian Lenyap Tersamar
Dibalik Dinding Hayalku
Dan Ku Bertanya Pada Bintang
Apakah Engkau Rindu..?
Mengapa Engkau Tinggalkan Kerinduan Ini
Dalam Cinta Yang Tak Pernah aku Mengerti
Pesonamu Telah Tertanam Dalam Nadiku

Temanku, Sahabatku, kekasihku
Sebuah Mimpi Yang Jadi Nyata
Jika Aku Bisa Bersamamu
Dalam Setiap Gerak Dan Nafasku.

Kerinduan ini Tak Sanggup Aku Tanggung
Kemana akan Kutitpkan Beban Rindu Ini
Apakah Hanya Kepada bintang yang begitu Jauh...?
Atau Kepada Malam Yang Kini Semakin Larut..?
Kerinduan ini Tak akan Pernah Berakhir
Dalam Semua Kenangan Yang Pernah Terukir
Kau Begitu Tahu
Bagaimana Dengan Rindu ini..?

27.7.09

Workshop in The Park Lane Hotel, Jakarta


Tanggal 23-24 Juli kemaren aku berkesempatan mengikuti sebuah workshop di bilangan Casablanca Jakarta tepatnya di The Park Lane Hotel. Workshop dengan tema Technology Development Transfer for adressing Climate Change ini terselenggara atas kerjasama UNFCC, GTZ German dan Kementrian lingkungan Hidup Indonesia.

Peserta workshop ini adalah peneliti dan staff dari berbagai instansi pemerintah terkait antara lain dari BPPT, Kementrian Ristek, Bapenas, Menkoperekonomian, Kementrian Lingkungan Hidup, DepartemenKeu angan, Badan litbang Pertanian, departemen perindustrian, Departemen kehutanan, Departemen kelautan, dan departeman ESDM. disamping itu pada workshop ini juga hadir peserta dari berbagai private sekctor dalam bidang energi, pertambangan dan sumber daya mineral.

Workshop ini dibuka secara resmi oleh Liana Bratasida perwakilan dari KLH, SBI Chair dan UNFCC serta oleh Heiner Luepke selaku Climate Change Advisor GTZ. sementara materi workshop dibawakan oleh Andrew Higham dari Sekretariat UNFCC dan Holger Liptow dari GTZ and EGTT member.

Materi workshop ini pada hari pertama di fokuskan kepada teman "Development and tranfer of tecnology under UNFCC and Beyond" dengan materi 1.) Development and Transfer of technology under SBI, SBSTA and AWG-LCA: State of the negotiation 2.) Technology development: what can be learned from the past and from non climate related technology development 3.) Work of the expert group pf technology transfer (EGTT): Presentation of recent work and discussion of selected finding 4.) Enabling environment for technology development and transfer: what is needed to make development and transfer of technology happen on the ground

Sedangkan pada hari kedua mengangkat tema: Opportunity and Challenges of development and transfer of technology in Indonesia dengan materi: 1. )Tech nology need assessment in Indonesia: Process, result, and its contribution in shaping technology development and transfer 2.) Accelerate technology development and transfer in Indonesia barrier and challenges 3.)Technology transfer and the private sector : international and national perspective 4. ) Lesson learned and key question for the UNFCCC


Yang Pasti workshop ini benar-benar telah membuka mataku tentang langkah dunia international menghadapi perubahan iklim . Dan yang paling membahagiakan aku bisa berinteraksi dan bertemu dengan komunitas lingkungan Global seoperti UNFCC dan GTZ. UNFCC( united nation framework convention on climate change)adalah sebuah perjanjian international dalam bidang lingkungan yang disepakati pada kongres UNCED PBB tanggal 2-14 juni 1992 di Rio de Janeiro

Me in The Park Lane Hotel he.....



21.7.09

ASING

BERADA DINEGERI ASING...
YANG TAK SANGGUP KUPAHAMI
SAMPAI KAPAN????????
PERTEMUKAN JALAN INI DENGAN TANDA TITIK ATAU KOMA
UNTUK AKU BERNAFAS DAN MELEPAS DAHAGA

MUMET

BOSAN.................................
PUSING.................................

KEMBALI MASUK DALAM PUTARAN KEMUMETAN.........
ARGG...............................................................................................
AKU INGIN TERBANG...............................................................
KEMBALI MENGAMBIL BAGIAN HIDUPKU YANG KINI TEKAH HILANG.......

OH MY SPIRIT WHERE ARE YOU???????????????

17.7.09

PLETAK....................

Pletak............pletuk..........pletak....
Lalu tak ada suara........................
Lalu Pletak...pletuk lagi

Dan kembali aku berada di ruangan ini
menjadi sinting dan gila
Ha..............ha......................

Kabur..................
Aku harus Kabur.................


14.7.09

GAMBAR AWAN DARI BERBAGAI DIMENSI...

Awan adalah sebuah fenomena alam yang sangat menarik bagiku. Berbagai macam bentuknya menjadi sebuah pemandangan yang menakjubkan. Dan tak hanya itu awan adalah bagian terpenting dalam dunia meteorologi. Apalagi untuk daerah di Indonesia dengan ITCZ nya, Yang mengakibat pembentukan awan yang sangat aktif.


Ini adalah gambar-gambar awan yang terekam pada kamera pribadiku dari berbagai tempat.

Diambil di siang hari di BPTP Jabar. Fenomena awan yang jarang terjadi

Di ambil dari sebuah ketinggian di Ciwangun Indah Camp Bandung


Diambil dari Lantai 7 Gedung Gramedia Kompas, Palmerah Jakarta

Diambil dari Lantai Tertinggi Monas Jakarta

Diambil dari Lapangan Monas Jakarta

Diambil dari kawasan wisata Curug Nangka Bogor

Diambil Sore Hari dari Run way Bandara Franskaisiepo Biak, Papua

Diambil dari Kawah Domas Pelabuhan Ratu, lembang Bandung



Diambil dari kawasan Boscha Lembang

Diambil dari lantai 3, Museum Bank Mandiri Jakarta

Diambil dari sebuah peternakan di Kota Tasikmalaya

Diambil dari sawah di kelurahan Mugarsari Kota Tasikmalaya

Diambil dari Pantai Bosnik, Biak Papua

Diambil dari pantai Ancol Jakarta

Diambil dari pinggir jalan raya di Biak Papua

Diambil dari Taman Alat Stamet Biak Papua

Diambil dari sebuah ketinggian di Biak Papua

Diambil dari lapangan Bandara Franskaisiepo Biak, Papua

MUSIM KEMARAU BERPOTENSI LEBIH PANJANG TAHUN INI


Berikut adalah berita yang dikeluarkan BMKG melalui Koran Kompas edisi 1 juli. Dari ulasan yang disampaikan dalam berita ini, musim kemarau tahun ini diperkirakan akan lebih panjang dan tentu musim hujan berpotensi mundur. Maka bagi berbagai sektor yang sangat ditentukan oleh fenomena iklim terutama pertanian agar dapat mengantisipasi potensi kekeringan ini lebih dini.

"Jakarta, Kompas – Kondisi cuaca masih sulit diprediksikan. Tahap pertumbuhan El Nino saat ini yang diperkirakan membawa dampak kemarau panjang tahun 2009-2010 masih diselingi hujan deras di selatan dan barat Jakarta pada Senin malam.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan ada gangguan sirkulasi harian di perairan barat Sumatera akibat anomali suhu permukaan laut mencapai 0,8 derajat celsius di atas normal. Gangguan itu menimbulkan perubahan pola angin yang mendatangkan hujan deras. Seperti di stasiun pemantauan BMKG di Dermaga, Bogor, intensitas curah hujan tercatat 94 milimeter.

”Gangguan sirkulasi tidak akan mengubah pola besar menuju fase El Nino di wilayah Indonesia,” kata Kepala Bidang Analisis Iklim dan Kualitas Udara BMKG Soetamto, Selasa (30/6) di Jakarta.

Menurut dia, fenomena El Nino akan ditunjukkan dengan suhu muka laut yang dingin sehingga tidak menyuplai uap air yang membentuk awan hujan. Namun, saat ini masih berlangsung anomali suhu muka laut mencapai 0,8 derajat celsius di atas normal yang menunjukkan pendinginan suhu muka laut itu berjalan lamban.

Dampak yang ditimbulkan, menurut Soetamto, tahun ini musim hujan berpotensi mundur hingga beberapa bulan ke depan, sedangkan musim kemarau akan berlangsung lebih panjang daripada tahun sebelumnya."

10.7.09

ISENG DALAM PENANTIAN (HO..HO...)


Ini cerita iseng yang nga berkualitas dari orang gila kayak gue...he....terlalu banyak imajinasi dan angan-angan tapi malah banyak melakukan hal-hal bodoh yang kadang sedikit nekad. Akhirnya membuahkan lamunan panjang dan bertanya pada diri sendiri, "kok aku bisa ya melakukan itu " dan kadang lamunan itu ditambah dengan wajah super bloon ampe dinding-dinding gw juga enggan melihatnya he.......

Rencananya hari ini aku mau belajar metode peramalan iklim menggunakan metode Filter Kalman bersama mas Dani, si manusia super sibuk. melihat kerjaan dan aktivitasnya, aku jadi pusing sendiri apalagi orangnya ya?. kebetulan Balai klimat bogor memang melakukan peramalan iklim untuk beberapa stasiun di sentra-sentra pertanian Indonesia. Selama ini yang melakukan kegiatan itu adalah mas Dani, karena di harus meninggalkan kantor ini untuk tugas belajar maka akulah yang akan melanjutkan keribetan dan kepusingannya mas Dani.

"Harus pintar nyari waktu untuk belajar", kata bu elsa. coz mas Dani memang lagi harus menyelesaikan beberapa tugas pentingnya sebelum ia berangkat. harus pergi ke beberapa daerah untuk pemasangan AWS. Itu akan memakan waktu yang panjang.

Balik lagi kepada cerita isengku. karena mas Dani nga kunjung datang juga, sel-sel otakku mulai menyampaikan impuls ke otot ku untuk memotret meja kerja mas Dany. Akhirnya kudapat lah beberapa foto ini. jika melihat foto ini apa yang ada di otak anda? silahkan berimajinasi dan membayangkannya? aku sendiri sih no coment for that.


Ini baru hasil jipratan mejanya belum di lantainya..kertas dan buku-buku tebal berantakan di lantai itu. Ada sajadah dan ada bantal juga. karena memang saking banyak pekerjaan menginap akhirnya menjadi solusi terbaik untuk pekerjaan yang berjibun itu... untungnya lantai ruanganku adalah karpet empuk he...yang kadang di siang haripun menggodaku untuk meluruskan punggungku. Yah kalo ada yang datang keruangku terpaksa harus membuka sepatu....he...bukan madsudku tapi tuntutan...(lho nyambung nga sih?).....