30.4.11

Taman Nasional Gunung Halimun

Taman Nasional Gunung Halimun Salak akhirnya kujajaki bersama teman-teman tim  Sergap Indonesia. Trip ini bertepatan dengan pergantian tahun 2010-2011, jadilah kami menikmati malam pergantian tahun di Halimun ini. Yah seperti namanya taman nasional ini penuh dengan halimun (kabut-red), udaranya  yah pastilah dingin...tapi hati kami tetap hangat sehangat kebersamaan yang tercipta diantara kami.



Perjalanan menuju taman nasional ini kami tempuh melalui jalur Parung Kuda Sukabumi. sedangkan perjalanan pulang kami tempuh melalui Lewiliang Bogor.  Perjalanan Parung Kuda lumayang berat..jalanan kecil dan hujan pun turun. Mobil yang kami sewa sempat  masuk lubang dan butuh waktu yang lama untuk mengangkatnya. malah terpaksa melibatkan masyarakat kampung sekitar. Perjalanan pulang lumayan lebih lancar dari perjalanan pergi. tapi capeknya nga ketulungan. maklum mpet-mpetan di dalam mobil pick up...*nasib anak gembel.
 nasib anak gembel...:p

Di Halimun kami memilih tinggal di rumah-rumah penduduk. yah ini adalah bagian yang paling menarik dari halimun. banyak tersdia rumah-rumah penduduk yang bisa disewa. di sebuah rumah yang sederhana, dipinggir sungai kami bercengkrama dan tertawa ditambah makan-makan sepuasnya. maklum kami punya koki mas ajie..yang masakan ajib, oke punya...

makan masakan koki ajie
Hari-hari di Halimun pun kami habiskan dengan menikmati keindahannya. dikawasan ini ada perkebunan teh Cintalahab, beberapa air terjun dan yang paling menarik adalah jamur yang bisa menyala di malam hari..gold in the dark.

Mandi di Curug Macan
>sebenarnya ada curug tiis paling bagus dan besar. Tapi karena lokasinya jauh, kami memutuskan menikmati bermain air di curug macan. Airnya sangat dingin..berasa air freezer. awalnya enggan untuk bermain air, tapi karena terlanjur diceburin ya sudah mandi sekalian. pokok e puas nyimprat-nyimpratin air, puas teriak sana sini dan terakhir  puas mengigil kedinginan...
 curug macan
Malam harinya kami pun menikmati suguhan indah....melihat gemerlap dan cahaya dari sejeni jamur. Jenis jamurnya sendiri saya pun tak ingat. tapi yang pasti jamur ini hanya hidup dikawasan ini. sayang kamera ku susah sekali menangkap cahaya jamur itu....

Menyusuri Perkebunan Teh
Pagi hari dihari terakhir  di halimun kami habiskan dengan menikmati segarnya udara pagidiperkebunan teh. melihat hamparan permadani hijau  yang berpadu dengan birunya langit...hai..hai..indah sekali. tak hanya itu kami pun sempat bermain dan bercengkrama dengan penduduk setempat. sempat main bola dan berbagi tawa dengan mereka....
 bersama anak-anak halimun
*************

Caption  album Halimun di akun Facebook saya (fotonya bisa dilihat disini)
di batas waktu, pada dinginnya dataran tinggi halimun saat itu, ku titipkan sejumput kenangan, yang mungkin akan ku jejaki lagi suatu saat nanti, kubentangkan harapan untuk ku perjuangkan di bilangan waktu yang telah berganti. Tak terasa satu dasawarsa, long way from home ku jelang.

----halimun nan dingin dan sepi-----

disini kembali bertemu mereka. Tertawa bersama, bersorak dan bersorai . Terima kasih untuk waktu yang pernah izinkan kita menuang setetes cinta pada cawan persahabatan. Nice to meet u all guys….Dari lawu sampai ke halimun, dari muncak malah mandi-mandi di macan, dari nge camp sampai tidur manis di homestay dengan sajian kuliner ala mr. Ajie nan Ajib. Dari mobil elf sampai mobil pick up nan membuat kepala dan seluruh tubuh mulai bergerak dari titik normalnya…pegal ei…bruakakakakak… one memory that closed 2010 and opened 2011.

----Tentang Halimun-------

Indonesia ternyata masih menyimpan beragam kekayaan flora dan fauna dalam satu Taman Nasionalnya yaitu Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), tercatat sebagai cagar alam terbesar di pulau Jawa. Perpaduan dan penyatuan keelokan hutan hujan tropika basah dan bentangan permadani hijau Nirmala tea field. Kehidupan liar, gemuruh air terjun, gemericik aliran sungai kecil yang jernih, glowing mushroom dan persentuhan dengan kehidupan social masyarakat setempat; adalah sekian hal dari banyak hal lain yang bisa dinikmati disini. Mengilhami, menginspirasi dan mengalirkan good energy, menjadi saksi persahabatan dan mimpi-mimpi kami

Halimun nan dingin dan sepi, kaulah satu puisi yang kuukir dalam satu resolusi, pertaruhan harmoni jiwa yang tertunda


25.4.11

The beuty of sunrise in sanur beach

Ceritanya mengumpulkan cerita yang terserak...Kelamaan  tidak menuliskan kisah, coba kembali kukumpulkan. yaps Kebetulan dalam kongress ISSAAS, November 2010  saya stay di Inna Grand Beach Hotel, Sanur. thanks to british council yang telah membiayai seluruh biaya perjalanan saya ke Bali kali ini. Sanur memang sangat terkenal dengan keindahan sunrisenya.  


Beruntunglah aku yang  tak perlu berburu karena dari kamarku keindahannya dapat kunikmati.... indah dan sungguh indah ketika pendaran jingga menyatu dengan garis laut lalu perlahan ia bergerak semakin lama semakin berpendar. Kehadirannya ketika perlahan berpisah dari  garis laut sungguh diburu dan dirindu..amazing...amazing... Tak hanya itu menurut cerita dari beberapa orang disana, pantai Sanur pun di anggap sebagai yang sangat sakral. maka jangan heran dipagi hari saat matahari terbit banyak masyarakat Bali melaksanakan ibadah di pinggir pantai dan  meletakka sesajen di pinggir pantai.

ini hanyalah sebagian rekam kamera pendaran jingga mentari di sanur....











21.4.11

Slamet: Menggapai Awan di Puncak Tertinggi Jawa Tengah

 
-->
 Gunung slamet dari Batu raden  Purwokerto
Keinginan untuk menuju puncak  Slamet bermula dari perjalanan menaklukkan puncak tertinggi di Jawa Barat (Gunung Ciremai-Red) , medio  2010 lalu. Tepatnya ketika aku dan beberapa rekan sampai di pos pengasingan. Gunung Slamet, gunung tertinggi di Jawa Tengah itu terlihat begitu menggoda…samar-samar ia terlihat di balik awan, seketika hati kecilku pun berguman sometime i'll  be there…hmm. Beberapa kali rencana batal berkenaan dengan status slamet yang ditutup untuk pendakian. Dan akhirnya Desember 2010 akupun menghirup butiran oksigen dan menapaki bongkahan batu cadas di puncak slamet itu.
  
Slamet dari Pos pengasingan Gunung Ciremai Juni 2010 
Gunung slamet penuntas pendakianku di tahun 2010. Semua rasa menyatu, mengharu biru antara percaya dan tak percaya berada di tanah tertinggi di Jawah tengah dan tanah tertinggi ke dua di pulau Jawa itu . Perasaan yang ingin selalu ku ulang dalam kehidupanku, disaat-saat jerih payah, kelelahan dan penat terbayarkan oleh sebuah rasa kemenangan.  Dua kali sempat terbesit keinginan untuk tidak melanjutkan perjalanan, karena kondisi yang rempong. Tapi motivasi dari kalian guys (Slamet tim-red)  mengalahkan kerempongan itu.  Pelajaran moral : bahwa dalam hidup kita butuh motivator, maka pandai-pandailah mencari motivator bagi diri kita.
Dari stasiun senen cerita bermula. Tell the truth ini adalah kunjungan pertama saya ke stasiun ini.  Kehidupan stasiun selalu tak saya suka, semraut, bising dan manusia kadang berulah sesuka perutnya. Kereta Progo…oh Progo..merasakan juga akhirnya, Benar-benar tidak lebih manusiawi dari KLR Bogor –Jakarta. Potret kemiskinan bangsa. Hm mengantarkan saya berada pada perbedaan dimensi waktu 10 tahun bahkan 15 tahun lalu dari trem-trem yang sempat saya jajaki in the other side. Oh Indonesia..ingin saja saiya keluar pergi jauh darinya…;P, tapi disini saiya dilahirkan. Maybe its my chance to be hero for my country..hua..ha….Garuda akan selalu di hatiku…
Kedatangan kami di stasiun Purwokerto disambut oleh mentari yang sudah menyingsing dan mas wondo dari Raden Pala yang langsung membawa kami ke basecamp raden Pala di Batu Raden . Mas Wondo and the gank yang akan memandu kami dalam perjalanan menuju puncak slamet . Setelah re-packing kami pun  di briefing dan sedikit diperkenalkan dengan medan yang akan kami tempuh.. Perjalanan dimulai dengan berdoa dan seperti biasa, foto bersama. 
Sebelum  berangkat (foto by niko)
Rute pertama yang kami tempuh adalah objek wisata Batu Raden. Terbayang, nanti setelah muncak, turun dan langsung mencebur di pemandian dan curug di batu raden ini..tapi semua ternyata tinggal bayangan…:p.  Setelah  melewati kawasan wisata batu raden , kami melewati hutan pinus dengan jalur yang jelas seperti anak tangga yang berbatu. Lumayan licin juga… melewati hutan semak dan belukar . Tak banyak rute yang terekam oleh kepalaku. Maklum sudah benar-benar rempong. Yang ku ingat hanyalah banyakknya pacet yang menghisap buliran darah-darah segarku.  Perjalanan  terasa lebih berat karena jalur yang kami lewati adalah jalur yang jarang dilewati  pendaki. kebanyakan pendaki lebih memilih jalur bambangan. Pemilihan jalur Batu Raden ini kami lakukan karena  jalur batu raden adalah  satu-satunya jalur yang dibuka pada saat itu . Yaps Slamet saat itu masih dalam kondisi  Siaga. tapi karena penasaran, status itu tidak kami hiraukan.
Wisata batu raden 
Menjelang sore, hujanpun turun. Perjalanan ini terasa semakin dan semakin berat.  kondisi fisikku benar-benar  down. rasanya pengen pulang dan turun saja....tapi teman-teman yang lain terus menyemangatiku. Suasana Heavy rain and paceto-paceto serta bentangan hutan tropis slamet benar-benar mengingatkan ku akan suasana gunung raja basa yang sempat kami daki di pertengahan tahun 2010. Seteleah bercengkarama dengan cipratan hujan serta menikmati aliran udara dingin ditubuh masing-masing kami pun memutuskan untuk bersitirahat di pos tentara dan akhirnya pun memutuskan untuk ngecamp disana. 
 
 tiga dara berbaju merah di hutan belantara:p (foto by firman)
Tak banyak yang kami  lakukan malam itu, hanya memasak, makan dan langsung beristirahat, karena dini hari akan melanjutkan perjalanan summit attach.  Sayang sekali malam itu tak dapat kunikmati dengan tidur indah, batuk dan kerongkongan gatal menyerangku. Hmm. Dan malam itu sempat terbesit besok pagi saiya tak akan melanjutkan perjalanan menuju puncak..hanya akan berdiam di camp.
Menuju Puncak.
Niat yang semula tidak akan muncak berubah begitu saja ketika  pukul 02.00 WIB saiya dibangunkan. karena kondisi yang lebih  baik, Perjalanan  menuju summit saiya lakukan.   Jalurnya benar-benar susah, bahkan ada yang sudah tertutup karena sudah lama tak didaki. tak hanya itu pohon-pohon tumbang  semakin memberatkan perjalanan ini. kira-kira pukul 07.00 wib kami sampailah di pos terakhir, pos plawangan. yah ini  adalah pos yang masih ada pepohonannnya, sebelum memasuki alam terbuka dengan tanjakan batu cadas. disinilah kami beristirahat sejenak untuk sarapan pagi. Menurut info di pos ini tersedia sumber air...tapi setelah kami cari-cari yang  ada  hanya sumur kecil itupun kondisinya tidak layak...di dalamnya ada kaos kaki. Karena  kamisangat butuh air, akhirnya air itulah yang kami masak. he..he.. sekali-kali menikmati kopi kaous kaki. 


 akhirnya kami menikmatinya


 bersulang air kaos kaki (foto by firman)
Perjalanan beratpun dimulai. Mendaki batu Cadas. awalnya medannya tidak terlalu sulit,  batuannya masih utuh sehingga kuat untuk dipegang dan diinjak. tapi semakin  bertambah ketinggian, kemiringannya semakin ekstrim, batuannya  semakin rapuh dan angin pun bertiup sangat kencang. harus extra hati-hati, kesalahan kecil akan fatal akibatnya. kiri kanan jurang dengan batuan yang sangat tajam.


 batuan cadas menuju puncak dengan awannya yang indah (foto by niko)
Pukul 10.00 wib saiya pun menghirup udara puncak Gunung Slamet. Sujud syukur pasti... Bau Balerannya sangat pekat sekali. Kami tak punya banyak waktu di puncak ini. Pukuul  11 siang kami sudah tidak diperkenankan berada di puncak. karena pukul 11 keatas udara di puncak ini membentuk siklon dan tidak bergerak. itu menyebabkan konsentrasi balerang  yang cukup tinggi dan dapat menyebabkan kematian.
Seperti biasa kami melakukan ritual berviktory drink dan foto-foto. Yaps  kali ini kami sepakat muncak  dengan memakai batik. 

di puncak slamet berbatik ria
 sesaat di puncak

 firman dan bibir kawah puncak slamet (foto by niko)
keindahan puncak Slamet (foto by niko)

Perjalanan terberat yang pernah kurasakan...terima kasih buat slamet tim, terutam  untuk firman yang telah menjadi motivator  bagi perjalananku  kali ini....

20.4.11

Galunggung, Icon Kebanggaan Tasikmalaya

Gunung Galunggung sempat mengegerkan dunia. Letusan terakhir terjadi pada tahun 1982 disertai suara dentuman, pijaran api, dan kilatan halilintar. Kegiatan letusan berlangsung selama 9 bulan dan berakhir pada awal tahun 1983. Letusan ini telah menyebabkan kerugian harta dan nyawa manusia. tak hanya itu letusan gunung ini pun nyebabkan berubahnya peta wilayah pada radius sekitar 20 km dari kawah Galunggung. 
Kabut galungung nan indah

Namun kini gunung yang berjarak 17 Km dari kota Tasikmalaya ini menjadi salah satu kekayana wisata  Tasikmalaya. Setiap akhir pekan gunung ini banyak dikunjungi oleh masyarakat sekitar dan masyarakat ibu kota.Akomodasi menuju gunung ini tidaklah susah. Transportasi umum pun tersedia dengan jumlah yang lumayan banyak. 

Udara dingin langsung terasa ketika pertama kali menginjakkan kaki di gerbang taman wisata ini. untuk menuju Kawah Gunung Galunggung dari gerbang ini kita harus menanjak lagi. tapi tenang ojek pun tersedia cukup banyak untuk mengantarkan pengunjung sampai  ke tangga menuju kawah galunggung.  Yaps untuk mencapai puncak galunggung kita harus menapaki 620 anak tangga. eits hati-hati dengan lutut anda..jika tidak siap jangan lanjutkan...he..he..
620 anak tangga .....

Perjuangan melewati  620 anak tangga akan terbayarkan dengan hijaunya tebing dan hijaunya danau galunggung. sampai di puncak udara pun semakin mencekam. Ketenangan dan kedamaian amat terasa disini.  hembusan napas panjang mungkin mampu melepaskan stress dan kepenatan dari ruitinitas . Kebanyakan yang berkunjung ke gunung galunggung ini memilih untuk menikmati malam dengan bertenda di pinggir danau. dan untuk menuju danau kita pun harus turun kira-kira 30 menit perjalanan. 
Danau Gunung Galunggung
 
 Hijaunya seperti agar-agar

Danau galunggung ini konon katanya sedikit agak misterius. karena tidak ada yang tau  berapa kedalamannya. setiap ada yang coba berenang di danau  ini konon katanya hanya  tinggal nama.  Keindahan riak danau yang airnya hijau ini sungguh mempesona. ASpalagi jika rintikan hujan turun. riaknya semakin indah dengan gradasi yang luar biasa. Kebersamaan di pinggir danau ini pun semakin terasa dengan menikmati  sejumput pisang goreng dan kopi hangat...he..
 sunrisenya pun indah

 di sinilah kebersamaan kami

Lagi terucap terima kasih buat teman perjalanan, Share Traveler. bersamamu duni ini terasa indah guys..

Semangat selalu Berinvensi dari Pelatihan Paten dan Drafting Paten

Lagi satu kesempatan belajar yang kudapatkan. senang sekali bisa belajar banyak hal. Yaps Learning is never ending processs. Inilah hal yang paling ku sukai dari pekerjaan sebagai peneliti. Alhamdulilah....begitu banyak kesempatan belajar. dan memang harus belajar. Alhamdulilah mendapatkan pekerjaan yang sangat dinamis walau kadang sedikit sporadis. Really, saya sangat menikmatinya.

Desember  2010 yang lalu saya berkesempatan mengikuti training tentang paten dan drafting paten. Bergerak dalam dunia penelitian tentu akan berhubungan dengan invensi dan penemuan. nah bagaimana melindungi invensi dan penemuan dari peneliti itu di bahasa dalam training ini. pembahasan dimulai dari mengapa invensi atau lebih populer hak kekayaan intelektualitas (HKI) perlu dilidungi, kapan sebuah hki bisa dilindungi, perlidungan apa yang paling cocok sampai pada bagaimana mengajukan sebuah perlindungan.

Paten ternyata  hanyalah salah satu bentuk dari perlindungan dari HKI. karena dalam dunia penelitian bentuk perlindungan yang paling banyak dan menguntunkan adalah paten maka dalam  training ini yang dibahas hanya paten. Training yang diadakan oleh lembaga kewirausahaan ITB ini bekerja sama dengan Balai Alih Teknologi Litbang Deptan,  dilaksanakan di  Hotel Topas Bandung.

Inilah training yang  telah membuka mataku lebar-lebar tentang peran besar Paten bagi kemajuan suatu bangsa. bangsa-bangsa besar dan maju seperti jepang dan Amerika Serikat adalah negara dengan jumlah paten terbesar di dunia ini.  kuantitas dari paten menggambarkan bagaimana tingkat kompotitif  penelitian suatu negara. Tak hanya itu paten pun menggambarkan banyaknya teknologi dari penelitian yang siap dirilis ke dunia industri. 

Selama ini dalam paradigma saya paten adalah perlindungan untuk penemuan-penemuan yang luar biasa. ternyata itu adalah paradigma yang salah. Hal-hal kecilpun bisa dipatenkan seperti bentuk peniti, bentuk sabun dll.  Dan saiya juga baru tau ternyata  BlacBerry yang saya pakai  terdiri dari 20 ribu paten. itulah kenapa harga  BlacBerry itu mahal karena iya harus membayar royalti pada 20 ribu pemegan paten..mencengankan bukan?. Dalam dunia paten berlaku aturan siapa yang mendaftar  duluan dialah yang akan memiliki patennnya. itulah mengapa banyak hasil karya kita malah dipatenkan oleh orang luar. karena kita tidak menyadari pentingta perlindungan HKI dan hanya membiarkan begitu saja.  Kita baru kebakaran jenggot ketika patennya sudah keluart. sekarang berapa banyak seni budaya kita dipatenkan oleh bangsa lain? ..miris sekali memang....
Negara-negara besar seperti  Jepang  dan negara maju lainnya adalah negara yang sangat menghargai hak kekayaan intelektual.ini terbukti mereka akan melakukan tindakan keras dan tegas kepada orang-orang yang melakukan pembajakan atau plagiat terhadapa satu karya.lalu bagaimana dengan indonesia? he...bahkan saiya pribadi  jujur pun sering membeli barang bajakan terutama vcd dan dvd film.he....konon katanya selama suatu negara tidak menghargai hak kekayaan intelektualitas  maka negara itu tak akan pernah maju...nah lo?...

so...,mulai sekarang hargailah kak  kekayaan intelektualitas anda dan orang lain...

18.2.11

LONG TIME NO BLOG UPDATE; Salam dari Belitung Timur

HUh..akhirnya hari ini bisa sedikit bernafas lega.... long time no blog update.. hampir tiga bulan ternyata  blog ini tidak disentuh oleh sang mpunya. Maklum kesibukan luar biasa akhir-akhir ini membuat saiya benar-benar tidak bisa meluangkan waktu untuk menulis diblog ini. Merasakan sekali ternyata waktu yang kita punya jauh lebih sedkit dari kewajiban yang harus kita lakukan. Perjalanan 3 bulan belakangan ini mengajarkan saya tentang manajemen dan skala prioritas....dan tulisan ini saiya tulis dari negeri laskar pelangi..yaps dari manggar Belitung timur. negeri yang entah mengapa menyemangati saiya kembali untuk bergulat bersama mimpi-mimpi saiya

Rindu sekali membagi semua cerita saiya disini. 3 bulan berlalu tentu  melahirkan banyak cerita. Oh ya ini adalah tulisan pertama saiya ditahun 2011 ini. Happy new year all, telat bangat ya.he... Semoga tahun 2011 semua mimpi-mimpi kita terwujud. seperti mimpi-mimpi besar saiya yang alhamdulilah menjadi nyata. dua tahun saiya berjuang mendapatakannya. dan hari ini semua saiya buktikan bahwa kita akan mendapatkan apa yang akan kita usahakan. Dan tak tanggung-tanggung alhamdulilah saiya mendapatkannya jauh dari yang saiya bayangkan. sekarang malah saiya bingung sendiri mana yang harus saiya pilih,...menikmati kebingungan memilih..he.. tapi bukan kah bisa memilih itu adalah anugrah??? he..


Alhamdulilah, awal 2011 saiya awali dengan sesuatu yang baik. diterimanya sebuah paper saiya disebuah international seminar yang diselenggarakan oleh Gent University Belgium, adalah sukses luar biasa bagi saiya. its my  time to enter international comunity. great dream  came true. Pertemuan saiya dengan seorang profsesor kelahiran indonesia yang pernah menjadi peneliti terbaik dunia adalah hal lain yang membuat hidup saiya semakin berwarna. banyak cerita iya alirkan pada dada dan jiwa saya.Disertasinya di sebuah universitas di Denmark mampu menjawab permasalahan yang berpuluh-puluh tahun tak mampu dipecahkan oleh manusia.. Dan sebuah kata yang saiya garis bawahi dari perkataanya adalah," semua ini saiya dapatkan setelah tak ada lagi air mata yang bisa saiya keluarkan", merinding dengarnya.. tapi yah itulah perjuanga. so if you want to be like me, you will do that. oh my god..siap nga ya?

Ok guys.
semoga hari-hari kedepan adalah hari terbaik kita
selamt berjuang dengan mimpi-mimpi kita.
Manggar, Belitung Timur..
Medio Februari 2011

16.12.10

DINNER BERSAMA GUBERNUR BALI


Satu hal yang mungkin patut ditiru oleh pemerintahan provinsi lain di indonesia dari pemerintahan Bali adalah cara mereka menyambut dan memuliakan tamu. keramahan, keelokan dan kebaikan mereka menjamu tamu patut diacungi jempol. mungkin itu pulalah salah satu alasan pulau yang satu ini menjadi syurga bagi para wisatawan mancanegara, disamping keindahan alamnya yang memang tak diragukan lagi

Pertengahan November 2010 yang lalu, Bali dipilih sebagai tuan rumah penyelenggaran sebuah kongres international dimana saya hadir sebai salah satu anggotanya. Gubernur Bali Bapak Made Mangku Pastika disamping hadir membuka acara kongress tersebut juga mengundang semua peserta dan komite untuk dinner di kompleks gurbernuran Bali. Pengalaman pertama nih dinner di sebuah komplek gurbernuran dan dengan gubernurnya. kesempatan tak disia-siakan. dengan pakaian Batik kebanggaan Indonesia hadirlah saya dan rekan lain di sana.

 Dinner

Datang disambut dengan keramahan remaja berpakaian tradisional Bali. Tanpa basa-basi semua peserta pun langsung menikmati makanan pembuka. Setelah Menyampaikan ucapan selamat datangnya yang singkat padat dan berisi, gubernur bali langsung menawarkan kami untuk mencicipi hidangan utama yang telah disediakan. Sepanjang dinnerdipanggung utama pun dipertunjukkan berbagai tarian Bali. Luar biasa. Mungkin ini salah satu promosi wisata Bali kepada peserta yang memang berasal dari beberapa negara.
 Performance tarian Bali 

Puas bercengkarama dan berbagai cerita, terakhir kami pun bersalaman dan foto bersama dengan penari tentu dengan pak gubernurnya. terimakasih pak gubernur...nice to meeet u (halah. bseok harinya pun bersiap dinner dengan Walikota Denpasar Bali...

Foto bersama pak gubernur









13.12.10

DOLPHIN HUNTING @KILUAN BAY

 
 Foto by Bembi. Kebetulan yang dijukun itu aku he...
Satu lagi pesona keindahan wisata indonesia yang tersembunyi.Yaps one of hidden paradise Indonesia yang tersembunyi di ujung selatan Pulau Sumatera, tepatnya di teluk kiluan (kiluan Bay), kecamatan Kelumbayang, Kabupaten Tannggamus Lampung. Teluk kiluan adalah salah dua tempat dimana kita bisa menyaksikan aksi, pesona dan goyangan lumba-lumba secara langsung di laut lepas. Satu yang lain adalah di Lovina Bali. 

Lokasi teluk kiluan

Banyak orang yang tak tau daerah ini, mungkin termasuk orang Lampung sendiri. ini terbukti di Pelabuhan Bekauhuni, ketika banyak calo bertanya tujuan kami mau kemana,? kami jawab ke teluk kiluan eh mereka malah balik bertanya teluk kiluan itu dimana."capek deh"

Beruntung trip ini lewat TLnya  kakek dwie telah menyewa mobil langsung menuju kiluan. Sekitar jam 6 pagi kami berangkat dari bekauhuni menuju  Bandar Lampung untuk selanjutnya menuju Kiluan. Perjalanan lumayan panjang, pantat serasa semakin menipis. pukul 12 an kami baru menginjakkan kaki di Kelumbayang. Jalan menuju kiluan ini sangat jelek, tanjakan, dan jembatan kayu ala kadarnya.  Suguhan pesoana sepanjang perjalanan paling tidak sedikit menghapus lelah kami.  Selanjutnya kami harus melanjutkan perjalanan menggunakan kapal Jukun menuju Pulau Kelapa, tidak terlalu jauh, kira-kira 10-15 menit perjalanan. di pulau inilah kami menghabiskan malam.
 Pesona blue...hm..
Setelah beristirahat sebentar, kami pun mulai bercengkarama dengan salty water of kiluan. Pantainya indah tapi belum mampu mengalahkan keindahan pantai Peucang Ujung Kulon (menurutku_red). Pasirnya putih dan gradasi biru lautnya pun mempesona. Setelah puas beraksi dan bernarsis ria, sore harinya kami segera menuju sebuah laguna. Tidak terlalu jauh. Laguna yang sangat indah. Bongkahan karang menambah apiknya laguna ini. Semakin sore ombak semakin besar, akhirnya kami pun meninggalkan laguna itu..
Dolphin Hunting
Minggu Pagi itu, 21 November 2010, setelah shubuh kami bersiap mengarungi samudera Indonesia demi sebuh pertemuan dengan yang namanya lumba-lumba. Menggunakan live vest berwarna orange dan sedikit perbekalan makanan dan minuman, perburuan pun dimulai. Kapal jukun yang kami gunakan hanya boleh diisi oleh tiga orang, karena kami berjumlah 15 orang maka  lima kapal jukun pun melaju...

Sayang cuaca dipagi itu kurang baik. Ombak agak besar sehingga mengurangi laju kapal jukun kami.  Kelima kapal jukun berjalan secara terpisah sehingga kami tidak melihat lagi kapal yang lain. Sampailah pada saat aku, simon dan sofi menikmati hujan ditengah samudera. Tak ada yang terlihat kecuali  hitam pekatnya langit dan birunya samudera. Pengalaman pertama menikmati hujan  ditengah laut tak bertepi. Banyak hal berkecamuk dalam pikiranku saat itu. inilah saat  penyerahan diri seutuhnya dimana  tak ada satupun yang akan menolong kami kecuali kekuatan sang pencipta. Kami kecil dan teramat kecil. Pasrah sepasrahnya...
Dua jam berlalu, lumba-lumba pun belum terlihat. rasanya sudah tak mungkin. bertemu dengan si  lumba sempat berucap " pak pulang saja, mungkin memang belum waktunya kami menikmatai pesona lumba-lumba di teluk ini". si bapak hanya terseyum mendengarkan pernyataan kami. Tak lama berselang si bapak berteriak , " itu neng, disitu sudah ada". seketika kepala kami yang sudah terkantuk-kantuk kembali tegak dan suara teriakkan kegembiraan melihat lumba-lumba pun bergema, memecah samudera indonesia (lebay.com).

Tak mau kehilangan moment ini, kamera pun beraksi. Aksinya yang cepat membuat lumba-lumba ini agak susah difoto. disarankan untuk yang akan  ke sini menggunakan kamera multishot. Cara terbaik untuk tidak kehilangan moment lumba-lumba ini adalah dengan merekamnya. Luar biasa, perjalanan 6 jam bekauheni-kiluan ditambah perjalanan dengan kapal jukun 2-3 jam terbayar sudah. Sangat jauh berbeda menikmati sensasi lumba-lumba di samudera lepas di banding di gelanggang samudera..he..

Terimakasih untuk semua teman perjalanan kali ini. kalian luar biasa, tetap bertahan dari yang semula berjumlah 30 orang tersisa 15 orang. satu dari sekian pesona indonesia telah kita nikmati. lets enjoy the other beuty..
Kiluan team 

Koleksi Foto lain bisa di klik disini

8.12.10

THE ISSAAS INTERNATIONAL CONGRESS 2010


Kembali ke Bali...yaps jika bulan September lalu sempat ke Bali ala gembel maka kali ini datang dengan cara berbeda dan tentu dengan tujuan berbeda pula. Semuanya bermula atas direkomendasikannya saya oleh Bapak Prof. Las  ke  Indonesian Council For Climate Change (DNPI) untuk mengikuti  sebuah kongress di Inna Grand Beach Hotel, Sanur, Bali tanggal 14-18 November lalu. Kongres ini terselenggara atas kerjasama The International Society Southeast Asian Agriculture Sciences (ISSAAS) dan Society for Agricultural Education‐Research Development Abroad (SAEDA). Terimakasih luar biasa saya ucapkan untuk British Council yang telah membiayai semua biaya perjalanan dan akomodasi saya  mengikuti kongres ini.

Kongres ISSAAS tahun 2010 kali ini diikuti oleh lebih kurang 300 peserta  terdiri dari dosen, peneliti, pemerhati dan praktisis pertanian dalam arti luas dari  enam negara yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Philiphina, Vietnam,  dan Jepang. Kongres yang mengambil tema Agriculture Adaptation in Respon To Climate Change ini dibuka oleh gubernur Bali dan hadir sebagai keynote speaker Menteri Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia. Kongres ini terdiri dari rangkaian acara general meeting, plenary session yang dibawakan oleh perwakilan tiap negara yang intinya menyampaikan upaya-upaya yang sedang dan akan dilakukan dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim terutama di sektor pertanian. disamping itu presentasin akademik pun dilaksanakan baik secara oral maupun poster  secara paralel pada empat kelompok.
 
My Academic Presentation Team
Bagi saya ini adalah kesempatan tak ternilai. Dari acara ini saya mendapatkan banyak hal terutama strategi dan kebijakan di negara-negara anggota ISSAAS terkait  upaya adaptasi dan mitigasi  perubahan iklim pada  sektor pertanian. Banyak hasil-hasil penelitian teranyar dipublikasikan pada kongres ini. Kembali membuka mata saya dan menyadarkan saya bahwa keilmuan yang saya miliki belum ada apa-apanya. Masih perlu perjuangan panjang dan usaha lebih untuk menjadi seperti mereka.

1.11.10

PESTA BLOGGER 2010; MERAYAKAN KEBERAGAMAN



"Setiap manusia adalah musafir.Sejak lahir, ia telah berpindah. Dari nyamannya rahim ibu ke indahnya dunia. Bertemu orang lain. Bertemu dirinya sendiri. Sampai akhirnya menyadari, ia dan orang lain memang berbeda.
Tanpa beda justru tak ada warna. Dan Tuhan tidak menciptakan dunia dalam palet dua warna. Untuk itulah Ia menyuruh kita berpindah. Berkelana. Untuk melihat warna. Keindahannya.
Karena kita berbeda. Mari rayakan perbedaan ini.Mari berkelana. Tulisan di atas  saya kutip dari  blog mas endro,salah seorang petualang ACI 2010. Tulisan ini saya kutip karena tulisan ini tepat
menggambarkan tema acara pesta blogger 2010 yang diadakan di Epicentrum  Walk( sarangnya bakrie_red) pada tanggal 30 Oktober 2010 kemaren. 

panggung utama; para pementang kompetisi
Acara yang rutin diadakan tiap tahun ini merupakan ajang berkumpul dan bertemunya para blogger Indonesia. Acara ini merupakan puncak dari  rangkaian acara yang telah dilaksanakan di berbagai daerah. Pesta blogger 2010 ini dilaksanakan satu harian penuh. acara terdiri dari acara utama di main stage dan acara break session yang  diisi oleh berbagai komunitas, tentu menghadirkan tema dan acara yang menarik. jadwal dan susunan acara dapat dilihat di sini. Merasakan sekali nuansa kita kaya karena  berbeda. yap keberagaman kita harus dirayakan.Bukan untuk dijadikan sumber konflik dan perpecahan.

Saya dan Pesta Blogger 2010
info tentang pesta blogger 2010 saya dapatkan beberapa bulan yang lalu dari halaman blog  eza, di blognya  tercantum button pesta blogger 2010. setelah membaca infonya dengan seksama, maka acara inipun masuk dalam agenda saya. Seminggu sebelum hari H barulah saya kembali membuka halamam pesta blogger  2010 dan ternyata penutupan online sudah ditutup karena pendaftar membludak. ditengah kekecewaan  ada angin segar.  Pada hari H bagi yang belum mendaftar online akan dibuka pendaftaran khusus dengan jumlah kursi terbatas. Ini berarti masih ada kesempatan  untuk mengikuti rangkaian acara ini. eh sehari sebelum hari H, saya  baru tau, sabtu pagi harus survey dan klarifikasi ke sebuah perusahaan, maklum panitia  pengadaan.  Jadilah saya mengikuti pesta blogger ini siang hari. Dan seperti yang saya bayangkan, pendaftaran sun udah ditutup. 
Artika Sari Devi hadir pada acara komunitas pemerhati perempuan (lupa nama komunitasnya apa)

Setelah bernegosiasi dengan panitia, saya diperbolehkan masuk. hikmahnya uang saya Rp. 50.000 tidak hilang. oh ya peserta yang ikut acara ini diharuskan membayar uang pendaftaran Rp. 50.000. Dengan uang 50 ribu itu peserta mendapatkan tas laptop warna biru, kaos dll. Yah saya tidak bayar berarti saya tidak mendapatkan itu. Kecewa juga sih. Tapi masih bersyukur karena masih diizinkan mengikuti rangkaian acara pesta blogger 2010.

Pada bebera acara break session, alhamdulilah dapat door prize. thank for VOA Indonesia atas hadiahnya flasdisk, topi dan pin. Thank for detik.com atas hadiah kaos dan tasnya karena permainan yang yang mengandalkan suara ini. permainan yang menarik, terlihat mudah tapi tak semuanya bisa. Alhamdulilah dengan modal dengkul bisa mendapatkan itu semua.

Selamat untuk semua pemenang. especially buat mba febri. Terkagum dan salut, mba febri  memenangkan dua kategori penulisan pada writing contest. sebuah tulisannya tentang "Terlahir kekurangan pun merupakan bagian dari keberagaman" sungguh inspiratif dan menggugah. yaps mba ferbri adalah salah satu pengguna alat bantu dengar sejak kecil. Sempat menitikkan air mata juga untuk sebuah blog, "blog jalan cahaya.org". blog ini ditulis oleh seorang tunanetra dan pada pesta blogger ini di anugrahi penghargaan khusus.

PESTA BLOGGER 2010, GREAT JOB. Selamat kepada semua blogger. keep writing, keep blogging.....see u in the next blogger party

28.10.10

MAMPIR DI SAM POO KONG

 
Ditengah kesibukan survey di Semarang, aku menyempatkan datang ke sebuah klenteng yang cukup terkenal di Semarang,konon katanya klenteng ini pun terkenal sampai ke Tiongkok. Bahkan pihak pemerintah Tionkok memberi pesan kepada penduduknya yan melancong ke Indonesia untuk mengunjungi klenteng ini. Jadi bertanya-tanya, whats up? yaps setelah bertanya pada beberapa orang berkompeten barulah aku mengerti..he..ternyata klenteng Sam Poo Kong adalah klenteng yang dibangun untuk menghormati pangeran Chenho yang pernah singgah ke semarang tepatnya di lokasi sam poo kong sekarang berada. Sejarah lengkapnya lihat di sini
Peta Pembangunana klenteng

Kuil atau kelenteng Sam Poo Kong terletak di daerah Simongan, Semarang. Cukup mudah dicapai dari tengah kota Semarang, ada papan petunjuk jalan yang jelas. Sering disebut Gedung Batu karena di dalamnya terdapat gua batu besar yang dipercaya sebagai tempat awal mendarat dan markas Laksamana Cheng Ho (dikenal juga dengan nama Sam Poo Tay Djien) beserta anak buahnya saat berkunjung ke Pulau Jawa.

Kuil ini sangat luas dan memiliki beberapa bangunan. Bangunan pertama adalah semacam pendopo yang menjual hio untuk kepentingan orang sembayang, lalu ada lagi pendopo yang menyediakan jasa pemotretan dengan menggunakan baju tradisional China, lalu bangunan utama nya yaitu kuil atau kelenteng itu sendiri yang terdiri dari beberapa bangunan. Di dalamnya terdapat lapangandan sebuah panggung yang hanya digunakan untuk acara-acara tertentu. untuk masuk kedalam area klenteng ini kita diminta retribusi Rp.3000. Tapi jika ingin masuk kedalam bangunan utama maka harus membayar Rp.20.000, kecuali bagi mereka yang akan melaksanakan ibadah maka tidak akan diminta retribusi. 

Pendopo

Bangunan Utama

Bagi anda yang berkunjung ke Semarang, maka klenteng ini layak masuk dalam list tempat yang harus and a kunjungi. Selamat menikmati nuansa Tiongha sebelum benar-benar berada di negeri Tiongha..