25.3.10

GETAR KEHIDUPAN SIBESI ISLAND


Sibesi dari kejauhan


Tulisan ini lahir dari sebuah pertanyaan yang sempat bergulir di batinku," kenapa yah ada manusia  yang sanggup dan bisa hidup di pulau sekecil ini"? kadang coba membayangkan bagaimana terisolirnya mereka dari peradapan.Sempat berbagi cerita degan salah satu penduduk  sibesi yang telah  30 tahun menghuni  pulau ini,  sebuah kesimpulan kutarik: mereka sangat menikmati getar-getar kehidupan di pulau itu. Jujur kalo aku pribadi huh...tinggal dipulau sebesar Biak aja, sempat bingung, apalagi disini. ho..ho...
 Pembuktian : satu Suara pun sangat berati 

Pulau ini hanya dihuni oleh sekitar 200 orang kepala keluarga. Kebanyakan penduduk di pulau ini berasal dari Jawa dan Serang Banten. maka tak heran bahasa yang sangat terkenal didaerah ini adalah bahasa jawa dan bahasa sunda.Secara administrasi pulau ini masuk dalam kecamatan Raja Basa, Kabupaten Lampung Selatan.Untuk mencapai daerah ini dari Terminal Bekauhani naik angkot menuju darmaga Canti, perjalanan kurang lebih 1 jam,  dari darmaga canti naik kapal motor kurang lebih dua jam. dapat sedikit info disini ada kapal penumpang reguler dengan biaya satu orangnya Rp. 19.000.   Kapal ini adalah  satu-satunya sarana transportasi penduduk sibesi untuk Ke kalianda, pusat pemerintahan kabupaten Lampung Selatan. Di kota inilah mereka membeli segala perlengkapan hidup mereka.

 keceriaan anak pulau sibesi

sebagian besar penduduk  di sebesi bermata pencarian petani dan nelayan. Di sini juga terdapat sebuah pabrik pengolahan kelapa. Yang berproduksi tiap hari. Masalah pendidikan, meskipun penduduknya hanya 200 kepala keluarga,disini terdapat sekolah dari TK sampai SMU. Dipulau ini tidak ada mobil, maklum kagak ada jalannya..he.... Di sini listrikny pun  dibatasi. listrik akan menyala jam 5 sore sampai jam 12 malam.
sarana komunikasi pun lumayan. Beberapa sinyal provider telekomunikasi sudah menjangkau daerah ini, tapi yah dengan kekuatan sinyalnya yang bisa ditebak. Sinyal hanya akan tertangkap pada titik-titik tertentu saja...


 salah satu sisi jalanan Sibesi
Darmaga Canti
Salah satu rumah penduduk sibesi

Mungkin ini hanyalah kehidupan yang biasa bagi kebanyakan orang. Tapi sungguh ini menjadi cerita unik bagiku. getar-getar kehidupan yang akan selalu melahirkan cerita..

15.3.10

VIDEO MAPPING: AKSI PERTAMA TRANSFORMASI KOTA TUA MENJADI PUSAT INDUSTRI KREATIF

Sabtu (13/3/2010) ada pemandangan berbeda di taman Fatahillah(depan Museum Fatahillah kota Tua Jakarta). Tumpah ruah penduduk Jakarta dan sekitarnya memenuhi halaman itu (termasuk aku he..he.. ) baik muda, tua bahkan bocah-bocah. Tiga buah panggung pun berdiri di situ. tapi sesungguhnya bukan panggung itu yang menjadi perhatian pengunjung.
 Sibocah yang begitu khusuknya menyaksikan pertunjukkan malam itu

Pertunjukan seni video mapping 3D itulah yang menjadi perhatian pengunjung, ini adalah pertunjukkan video maping pertama  di Indonesia hasil kolaborasi seniman multimedia asal Inggris D-Fuse dengan sineas muda Sakti Parantean dan Adi Panuntun, fotografer Feri Latief, dan penulis TaqarrablePertunjukan tersebut difasilitasi oleh British Council Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Kamar Dagang Indonesia. Sebelum pertunjukkan video mapping acara dimeriahkan oleh pertunjukkan marching Band Bank Mandiri. Pun acara ini dihadiri oleh orang nomor satu DKI Jakarta, Pak Fauzi Wibowo.
salah satu tampilan video Mapping 3D

Sebagai info katanya Pertunjukan  video mapping 3D, pertama kali digelar di Eropa 3 tahun yang lalu. Video mapping 3D, yakni suatu pertunjukan gambar bergerak, fotografi, dan desain komputer yang digabungkan menggunakan perangkat lunak dan keras lalu diproyeksikan ke gedung (Museum Fatahillah) untuk menciptakan imaji yang mengecoh mata.
 
Tampilan lain video mapping 3D. 


Imajinasi yang ditampilkan sungguh menghipnotis penonton yang seolah terlempar ke masa lampau. Museum Fatahillah yang telah berusia 300 tahun itu seolah roboh, menghilang, dan berganti dengan hutan rawa yang dulu menguasai kawasan tersebut sebelum akhirnya VOC dan Jan Pieterzoon Coen menjadikan kawasan Kota Tua sebagai pusat pemerintahan kolonial Hindia-Belanda.
Atraksi tersebut menjadi karya kreatif yang meramu ruang publik kota, lebur bersama elemen-elemen seni pertunjukan visual. Ruang publik dan unsur-unsurnya, seperti gedung tua, menjadi layar, panggung, dan ruang eksperimen baru bagi generasi kreatif.

Pertunjukan itu menjadi salah satu wujud ambisi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjadikan kawasan Kota Tua sebagai pusat industri kreatif yang menjadi bagian dari program revitalisasi Kota Tua.
 Pemerintah provinsi DKI merencanakan setiap akhir pekan akan mnyelenggarakan acara kreatif di kawasan Kota Tua.
Siapkah anda menjadi kreator-kreator berikutnya????????
Koleksi foto pertunjukkan malam itu bisa dilihat di album foto berikut:http://ysvina.multiply.com/photos/album/12/suatu_malam_di_kota_tua_Transformasi_kota_Tua_menjadi_ruang_kreatif

ISLAMIC BOOK FAIR 2010: BOCAH KECIL ITU...

Ini adalah ajang yang tak boleh kutinggalkan Setiap tahun Insyaallah aku selalu menghandirinya. Lumayan dapat buku dengan diskonan sampai 80%, mesti harus rela ngubrek-ngubrek dan berdesakan he..Dan yang tak kalah menariknya adalah acara dari panggung utama yang biasanya menghadirkan pembicara dan bintang tamu luar biasa. Ilmu baru, semangat baru dan tentunya inspirasi baru. jadi ingat kata-kata seorang trainer bahwa inspirasi itu memang harus dicari. 
Jika pada book fair-book fair sebelumnya aku selalu pergi bersama beberapa orang sahabat, maka saat ini just alone. he.. menikmati kesedirian. Menimati apa terpaksa ya? he...tapi apapun itu Iam single Iam happy.ho...ho..

Datang lumayan pagi, ngubrek-ngubrek akhirnya aku memutuskan untuk membeli 6 buku. Dan setelah kucoba membuka2 lagi buku itu ternyata buku-buku yang kudapat hari ini memiliki benang merah yang sama. Yah intinya persiapan untuk hidup dinegeri orang jika suatu saat nanti aplikasi beasiswa bisa kumenangkan. Setelah muter-muter semua sisi tenis indoor senayan Jakarta akhirnya aku memutuskan untuk duduk di depan panggung utama , lumayan ada hiburan gratis dari Snada dan seoarang bocah kecil bernama Facri...


Tentang Bocah kecil Facri.
Dan aku pun  terpana melihat penampilan seorang bocah kecil yang baru berusia 7 tahun memaikan biola. Huh membuatku merinding dan sedikit berlinangan air mata. mulai deh melonya keluar..maklumlah. pada saat itu yang terbayang olehklu adalah " apa ya perasaanku jika yang tampil didepan itu adalah anakku". ho...tiba-tiba rindu menjadi sosok ibu..mulia sekali. Kapan ya? (wajah penuh harap). ah pertanyaan itu lagi. just wait...right man and right place. Dan saat yang bersamaan akupun sedang membuka buku yang berjudul, "sanggupkah aku menjadi Ibu". Yaps kemulian seorang wanita ialah ketika ia mampu menjadi ibu terbaik buat anak-anaknya.

10.3.10

SENDIRI DISINI

Berteman sebuah keyboard tempat menumpahkan segala keluh. (Ya Rabb, Engkau lah penggenggam hati hati kami.. Dan disisi-Mu lah tempat kembali segala urusan kami..). Dalam sebuah keheningan malam, kala rumah rumah sekitar begitu ramai dengan sanak keluarga berkumpul, bercengkrama sambil menonton tayangan favorit mereka. Disebuah sudut rumah, di temani lampu temaram, di pojok sudut nya, nampak seorang gadis mengetik bait demi bait catatan hati nya.. (dramatisasi.mode. on ^^).

Masih jua gerimis di hatinya. Masih jua menatap sebuah telepon genggam, mengharap ia membawa sebuah kabar gembira. Namun sayang, benda elektronik itu hanya diam membisu. Tak mau bekerja sama dengan pemiliknya. Tak ada satu pun kabar dari nya… Maka kisah Cinderella ini cukup hanya akan menjadi kisah pelengkap dalam rak buku ku. Unreal, fairytail. Aapakah salah ia mengharap. Ketika cerita cerita negeri dongeng terdengar begitu indah, ketika keletihan dalam sebuah babak kesendirian dalam hidup begitu mendera.

Di tengah demonstrasi centuri dan penangkapan teroris yamg marak (hehe gak nyambung sie..). Dan dia,sempurna mengaduk aduk kembali bingkai malamnya, menjadikan sebuah tanda Tanya yang selalu ia tujukan kepada-Nya, Sang Maha Pemberi Kehidupan. Benarkah dia.. Seseorang itu yang kan kelak bergandengan tangan dengan-Nya sampai ke jannah-Nya. Gadis itu hanya mampu tertegun. Keraguan menatap pekat dalam hati nya. Ia sendiri pun bimbang. Seakan kisah yang dulu pernah ia rajut dalam mimpi nya berpendar jauh. Seakan benang yang pernah di rajut nya indah dalam hati nya kembali jatuh terurai, lepas dari genggamannya. Dan ia harus merelakan semua.

Jika memang kisah ini tak berakhir seperti dalam angannya. Ia (harus) belajar untuk tak memiliki garis kehidupan ini, bukan ia yang mencatat suratan takdir-Nya, bahwa ia hanyalah gadis biasa, penuh khilaf, penuh cacat, yang berjalan sendiri mencari sepasang sayap nya yang entah dimana. Ketika semua nya memang harus berakhir.. Tuhanku.. Ku mohon satu.. Berikan aku hati sekuat baja, untuk menerima ini semua..

(Belajar Menggores Kuas Warna ku dalam Kehidupan yang singkat ini).

5.3.10

EPISODE KEMATIAN: SELAMAT jALAN PAK BAMBANG(KTU BALITKLIMAT)

Aku masih tertegun lama sehabis menyaksikannya, dan entah bagaimana perasaan keluarga yang mendengar, dan mengetahui kejadian itu. Namun ketika namna-Nya disebut menjelang detik terakhir sebuah kehidupan, semua yang mendengar pun pasti ikut merasakan sesuatu yang berkecamuk. Entah ngeri, takjub, merinding, dsb.


dekat...sungguh kematian itu begitu dekat. Pelajaran kehidupan pagi ini yang kembali menyadarkan ku akan hakikat kehidupan sesungguhnya. Tak percaya, kaget , syok dan sedih menyatu ketika sebuah kecelakaan tragis di depan balitklimat, kantorku, merenggut nyawa Ka TU balitklimat, Pak Bambang Kaslan. padahal beberapa menit sebelumnya aku pun masih bercerita dan senam pagi persis dibelakangnya dan sempat sedikit berdiskusi. Ya Allah hanya dalam hitungan menit semuanya berubah..

Selamat Jalan Pak Bambang, kau adalah bapak yang telah mengajarkan banyak hal padaku. Nasehat-nasehatmu kan terus kujadikan modal dalam hidupku. Semoga Semua Amal ibadahmu di terima disisi Allah dan Jannah adalah tempat abadimu. amin...


Akhir sebuah kehidupan yang mungkin bagi sebagian orang Menyeramkan, Tragis, namun tentu kita sebagai hamba-Nya tak mampu menggores episode kehidupan kita, apakah kita akan mengakhiri kisah perjalanan hidup di dalam Bus, Pesawat, Kereta Api, dalam keadan Sakit, kecelakaan, Sedang bertugas, ada yang mendapat serangan Jantung, sedang menuntut Ilmu, dalam sebuah Rapat sekali pun, kematian menghampiri kita dengan cara yang misterius. Semua adalah kehendak-Nya.
Namun satu yang akan selalu kita pinta, semoga, Bahwa kita mengakhiri ini semua dengan Indah, penuh ridho-Nya, ,membawa segudang prestasi yang terukir di langit. Dan amalan kita persembahkan untuk-Nya semata, bukan karena makhluk.

kematian telah membungkus kalimat kehidupan itu pergi, kematian datang tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, namun sungguh ia adalah keniscayaan.

Maka semoga Alah Swt memberikan kita semua ahkir kehidupan yang indah, menggenggam sebuah nafas melafadzkan asma-Nya, dalam langkah kebaikan, dan sebuah perjalanan cinta untuk mencari ridho-Nya. Semoga kepingan amal yang terkecil pun dapat dimaknai-Nya , agar bernilai pahala, sebagai bekal pulang kita kelak. Semoga.

Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku. Masuklah ke dalam surga-Ku”
(QS Al-Fajr [89]:27-30)

Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan"] (QS. al-Jumuah: 8).

3.3.10

KARAKATAU; MENYUSURI HIDDEN PARADISE UJUNG SELATAN SUMATERA




First, Thanks for all of blackpacker that joined in explore karakatoa trip in late february 2010. Quite wonderful trip. a nice journey to a nice destination. especially for mba yuni who coordinate this trip and mba ade who has given me place for stayed up coz we arrived jakarta in lateness night.

awalnya sempat ragu untuk join di trip ini, coz it was my first trip dimana tidak ada satupu n diantara kalian yang kukenal dan satu-satunya peserta dari bogor. keraguan semakin besar melihat kondisi cuaca yang terjadi sebelum keberangkatan. bahkan beberapa hari sebelumnya bmKG mengeluarkan prediksi akan ada cuaca ekstrim di sekitar lampung. tapi karena sudah sumpek dengan kehidupan di kota ini dan berbagai beban hidup yang berkecamuk, nothing to lose  aku berangkat. i need this trip to refresh my mind...he..

Trips ini kuawali dengan cerita kebodohan dan kedodolan...huh...malu untuk diceritain. bila mengingat kejadian ini aku hanya akan tersenyum. tapi sungguh ini menjadi cerita berharga sekaligus pembuktian dari apa yang sempat dikatakan mba triniti waktu promosi bukunya di UI. Nothing to lose adalah modal utama yang akhirnya mengantarkanku sampai di korindo, titik yang tyelah ditentukan.


Keberangkatan menuju Karakatau
Tepat pukul 12 malam kami berangkat, eh pake salah masuk tol pula. he..jadi rame deh...mutar -mutar dulu di malam hari. menyebrangi selat sunda dengan ferry yang lumayan nyaman dibanding perjalanan pulang. sampai dibekauheni perjalanan dilanjutkan ke dermaga canti. istirahat sebentar sambil menikmati sarapan pagi sebelum menuju sebesi island


menuju sibesi
dengan kapal motor kami membelah lautan dan memecah setiap gelombang yang datang. sesekalii mata tertuju pada pulau-pulau kecil yang kami lewati lalu moment itu pu tidak kami lewatkan begitu saja, kamera pun langsung berbidik menyaksikan keindahn alam itu. Pun angin membelai rambut dan wajah dengan mesranya ho...ho... eh mentaripu n tak ketinggalan menjilati kulit yang sudah gosong jadilah tambah gosong.


menuju sibesi island
sibesi dari kejauhan
Sibesi island
Ini lah pulau pertama yang kami kunjungi untuk bersitirahat sebentar dan
sholat jumat unbuk laki-lakinya. Eh malah pulang dari mesjid sibapak2 ini membawa kantong makannan, rupanya mereka pun ikit serta dalam peringatan maulid nabi..yaps Merasakan sedikit getar-getar kehidupan disana Sungguh aku sangat tertarik dengan cerita seorang ibu yang rumahnya sempat kami tumpangi untuk sekedar meluruskan punggung. Malam kedua kami pun ngecamp di pulau ini, dipinggir laut dibelakang rumah pak RT. Sorry ya pak udah direpotkan dengan urusan kamar mandi dan urusan cash mencash he…malam itu, ada peserta tambahan, si doggy. Anjing kecil yang menemani kami sampai pagi. sama kang gani dikasih nama carlito he…


Pulau anak karakatau
Yaps ini lah pulau dimana anak gunung karakatau berdiri tegap..pantainya terkesan hitam karena pasirnya berwarma hitam mungkin karena ada hubungnnya dengan keberadaan gunung itu. Tapi sungguh airnya bening sekali. Ngecamp di depan pintu masuk karakatau dan malam disemarakkan dengan api unggun. Sore itu ada beberapa orang yang menyempatkan diri naik ke puncak tapi aku smemilih untuk mengeliling pulau ini.

Setelah subuh kamipun naik menuju puncak karakatau..susah payah, jalan menanjak huh…tapi semuanya terbayarkan ketika menyaksikan maha indahnya alam pagi hari dari ketinggi ini, dari sini ku menyaskikan hamparan pulau dan lautan. It is my first time climb the mount. Dan keindahan bertambah ketika matahari muncul perlahan dan malu-malu di balik awan. Tak mau melewatkan moment, tiba-tiba semuanya membidikkan kamera kearahnya. Huh…I like this moment…..pendaran emas nan maha indah……setalah bernarsis ria kamipun melanjutkan perjalanan berikutnya






Legok cabe, pulau umang-umang dan pulau sebuku
legok cabe

Yaps legok cabe adalah tempat pertama anak-anak bersnorkling ria. Karena aku tak ikit mencebur jadi nga tau keindahan bawah laut sana. Pulau umang-umang, pulu kecil yang bisa dikelilingi kurang dari 15 menit…karang-karang dan batuannya luar biasa. He..serasa pantai pribadi karena memang tak ada lagi orang selain kami. Pun dengan pulau sebuku, pulau dengan pantai bergaradasi luar biasa. Hah…keindahan yang tak mampu kuceritakan. Yang akan selalu kurindukan…..



umang-umang shore
sebuku island

Oralit he…oralit…
Perjalanan ini semakin marak dengan kebodoran dan kekonyolan kakang-kakang dari Bandung. akhirnya gw kena itulah kata yang keluar yang terlontar ketika aku meminum oralit bikinan kang dadang. setelah puas berenang dan berendam di lautan itu, aku naik kekapal. langsung mengambil minuman disebelah galon dan tanpa basa-basi langsung meminumnya. sensor di mulutku merasakan keanehan , ternyata itu adalah air laut yang sengaja ditaruh kang dadang...huh...lalu mereka tertawa lepas stelah menyaksikan kejadian itu, dan ketawa itu semakin mantap ketika korban berjatuhan semakin banyak. belum lagi minuman nutrisari yang dicampur dengan air laut itu..huaha..hah..hah ekspresi para korban itu.....
ikan gabus
stetelah tiga hari mancing ikan nga dapat-dapat, kakang dari bandung ini membuat sendiri ikan dari sendal jepit dan memasangnya sendiri di pancingannya..bolehlah buat pelipur hati yang lara..ho..ho...
kakan...kakang...
mancing kagak dapat ikan...dapatnya ikan gabus dari sendal he..
landy
yaps perjalann dengan landy yang tak terlupakan. dah kayak ikan peda katanya, ditambah dengan barang-barang yang seabrek...tapi tetap senang...eh setiap melewati jalanan si landy ternyata mampu menarik perhatian setiap orang yang menyaksikannya...seru abiz...mantap...
barang-barang itu
nice landy

perjalanan yang kembali memberikan semangat baru untuk menjalani rutinitas yang kadang membosankan. semoga inspirasi dan semangat ini menjadi modal besar bagiku untuk mengambil keputusan terbesar dalam hidupku...di bulan Maret ini

19.2.10

KAPAN NIKAH

“Kapan nikah?,kapan kawin?”, Ini lah pertanyaan yang tak bisa kuhitung berapa kalinya ditanyakan banyak orang kepada ku. Seru juga kali ya menghitung berapa kalinya..he…tapi kurang kerjaan amat ya.

Akhir-akhir ini intensitas pertanyaan ini naik secara signifikan. Yah terpaksa pertanyaan itu kuangap sebagai angin lalu. Huh mungkin karena factor usiaku kali ya yang memang dinilai banyak orang adalah usia yang seharusnya sudah menikah . Cara menanyakannya macam-macam,mulai dari yang serius bertanya sampai yang hanya sebagai ice breaking, kebingungan membahas topic pembicaraan. Yah kadang dijawab dengan cara berbeda pula depend on question. Pun ada yang mengaitkan dengan fenomena tahun 2012 ..hay..hay…corelasi nya apa ya? (pura-pura nga tau gitu). Kadang pun ada yang bertanya ,”kapan nih? Kurang apa lagi, nunggu apa lagi?”,lalu dengan tersenyum ku jawab “menunggu takdir”…he…benarkan?.Jawab
an cukup telak yang membuat lawan bicaraku tak lagi bisa berkata-kata.

Berbeda ketika suatu malam, pertayaan itu ditanyakan dengan perasaan harap yang amat luar biasa dari sosok makku. Pertanyaannya sama dengan yang lain, tak ada yang berbeda...
malam itu adalah adalah pertama kalinya aku dan ibuku terlibat pembicaraan serius..ho..ho…. Ada harap yang amat dalam yang kutangkap dari kata-kata yang disampaikan ibuku.Inilah titik dimana pertanyaan ini membawaku pada renungan mendalam tentang ini. Sedih terharu,merasa bersalah semuanya bersatu dan setelah menyelesaikan dialog malam dengan ibu,aku pun menitikkkan air mataku. IBU………love u so musch…

Mungkin tidak jauh berbeda denganku,teman-teman lain yang belum dipertemukan dengan jodohnya, mungkin mengalami hal yang sama. Setelah kuamati , untuk perempuan..beranjak umur 23 tahun pertanyaan ini semakin sering ditanyakan. Tidak nyaman sih..tapi ya itulah…kadang memang harus dianggap sebagai angin lalu.Jodoh adalah misteri..kita tak pernah tau siapa, kapan dan dengan cara apa datangnya. Yah kemungkinan terjeleknya adalah memang tidak ada jatah untuk kita di dunia ini. Menurutku semua orang sudah tau statemen ini, tapi tetap kita yang dipersalahkan dalam hal ini.
Dibelakang kita pun banyak omong-omongan yang mengalir tentang kita-kita yang belum menikah ini(kita? Loe kali he..). Mulai dari yang terlalu pilih-pilih sampai yang lebih parah pada statemen nga laku-laku..jadi ingat lagunya wali band..he..yang belum nikah pasti pada hapal nih kayaknya…atau jangan-jangan jadi lagu kebangsaan.

Memilih? Salahkah jika kita memilih…yaps menurutku memang harus memilih..ini bukan keputusan sembarang,sebuah keputusan besar yang akan dipertanggung jawabkan dunia dan akhirat. Membeli cabe dipasar pun memilih masa buat pendamping hidup nga milih. Tentang statemen nga laku,emang kita barang dagangan? He..tapi kalo dianggap barang dagangan mungkin kita sedang menunggu penawaran dan pembeli yang tepat..

sekali lagi jodoh adalah misteri. sesuai janjiNya, telah dipersiapkan seseorang untuk kita..bersabarlah menunggunya,nikmati prosesnya…menikah adalah ikatan suci, menunaikan setengah agama,maka tempuhlah prosesnya dengan cara yang suci pula…kesabaran akan selalu berbuah manis.semakin panjang proses kesabaran yang kita jalani semakin besar hasil yang akan kita tuai..hukum kekelan energy telah mengajarkan kita tentang hal ini. Teruslah berdoa…dan berusaha
Buat kalian yang sudah menikah berbahagialah. Jagalah mahligai itu….

Hari-hari bersama rason dan Balon


Mulai awal Januari kemaren sampai pertengahan februari tepatnya 15 Februari 2010,ada yang berbeda dengan hari-hariku.Yaps pada rentang waktu ini aku terlibat dalam  penelitian JEPP-Harimau 2010. Ini adalah sebuah International research yang di dalangi oleh Jamstec (Japan Marine and Eart Science tTnology), BPPT, Lapan dan BMKG.Pengalaman pertamaku terlibat dalam international research. bagi peneliti ini adalah kesempatan luarbiasa karena keterlibatan dalam  internatioanal research mendapatkan poin yang lumayan yang besar.
Rason
Pada research ini, dilakukan pengamatan dan pengukuran atmosfer wilayah sekitar jakarta dengan menggunakan rawind sonde yang diterbangkan dengan ballon meteorology. Tujuan dari research ini adalah untuk kajian penanggulangan banjir di Kota Jakarta. Pengamatan dilakukan dibeberapa titik yaitu Serpong, Pulau Pramuka, Karawang dan Bogor. Waktu pengamatan pun dipilih pada bulan Januari dan Februari karena berdasarkan data runut waktu tersedia pada bulan inilah puncak hujan dan banjir di jakarta terjadi. 

Ngomonng-ngomong masalah rason dan ballon,bagiku bukan hal yang aneh lagi. Kebetulan,semasa menjadi Pegawai stamet Biak pernah on job training di bagian aerologi. Jadi pengalaman itu kujadikan bekal untuk bergabung dengan tim ini,walau terdapat beberapa perbedaan bahan dan prosedural tapi tidak terlalu significan. Oh ya didalam research ini aku bertemu dengan pak yuda,peneliti dari Lapan.Ternyata si bapak pernah dinas beberapa tahun di Biak..ho..ho...bahkan si bapak kenal dengan beberapa staf  stamet Biak.Jadi nyambung deh...membahas  biak. ditambah lagi Mori san, expert meteorology dari jamstec ternyata juga pernah beberapa bulan melakukan research di Biak.

 Tim Lapan dan Hattori jamstec

Penelitian ini direncanakan untuk dilanjutkan di tahun berikutnya.Penelitian ini pun menelan biaya yang  yang tidak sedikit. Sebagai info untuk peluncuran satu rason dan ballon biaya yang dihabiskan adalah sekitar 4 juta rupiah.Setiap hari dalam research ini kami meluncurkan 8 balon dan dilakukan di 4 titik. bisa dihitung sendiri biaya yang dikeluarkan..ho...menyadarkan ku akan penting dan mahalnya sebuah data apalagi data meteorology

5.2.10

Bertemu dengan pencuri yang sama untuk ketiga kalinya

Sebuah cerita unik menurutku, bertemu dengan pencuri yang sama untuk ketiga kalinya. Sampai saat ini aku pun terus berfikir apa hikmah dibalik  cerita ini semua. Yang pasti satu kesimpulan yang dapat kutarik adalah  mencuri sudah dijadikan profesi bukan lagi sebuah solusi atas sebuah keterdesakan hidup. Oh sebuah realitas menyedihkan...mungkin kah ini salah satu indikator yang menunjukkan betapa kejamnya dan telah hancurnya  dunia.

Menurut beberapa orang temanku aku punya kemampuan mengingat setiap orang yang kutemui dengan sangat kuat. Yaps aku sih kadang tak menyadarinya...hm..mungkin itupulah yang membuat aku mampu mengenali pencuri ini. Pertemuan pertama ku dengan pencuri ini terjadi di sebuah bus tujuan Bogor-Parung. Kebetulan sipencuri duduk bersebelahan denganku. Tak ada yang mencurigakan dari gaya dan tutur tubuhnya. Berpakain kemeja lengan panjang rapi, menggunakan tas samping warna hitam yang agak besar pun bersepatu mengkilap.Yah mirip para eksekutif mudalah...(he ..eksekutif muda kok naik bis....). Selama perjalanan pun tidak ada yang mencurigakan.

Tiba-tiba setelah berapa lama serasa ada yang bergerak dalam tasku. karena merasa aneh akhirnya akupun mengankat tasku dan taukah ternyata sang eksekutif muda telah memasukkan tasnya kedalam tas ku. Lalu si eksekutif muda itu kupelotin sambil berkata dengan sinisnya dan wajah penuh kemenangan"ho...masih lengkap...tidak ada yang hilang:" tak lama kemudian dia pun pindah kekursi lain siap memainkan aksi berikutnya. Sebelum turun dari bis aku sempat berkata pada ibu-ibu disamping eksmud ini " Bu hati-hati ada pencuri".

Oh ya modus atau cara pencuri ini beraksi  adalah sipencuri akan menyandingkan tasnya dan tas incarannya, kemudian salah satu tanganya akan berusaha untuk membuka dan memainkan aksinya didalam tas sang incaran. Supaya tidak kelihatan tanganya diletakkan di bawah tasnya yang besar itu.  tangannya yang lain bebas bergerak kadang malah  memegang buku sambil pura-pura membaca. Kadang sipencuri pun memainkan aksinya pura-pura tidur sambil menutup mukanya dengan sapu tangan. Hal ini yang membuat sang incaran tak menyadarinya. Hm ternyata dibalik tidurnya dia sudah beraksi.

Pertemuan kedua  terjadi he... pun terjadi didalam bis tapi berbeda tujuan. Ketika tiba-tiba dijalan seseorang naik dan duduk disampingku. Sebelum laki-laki itu duduk disampingku aku sempat menoleh ke arahnya.kemudian syaraf-syaraf diotakku langsung bermain dan mengingat, serasa pernah melihat orang ini..Lalu aku bisa mengingat dengan tepat ,  yaps ini adalah pencuri yang sebelumnya pernah menjadikan diriku sebagai incarannya. Otakku dapat mengingat dengan tepat karena sang pencuri menggunakan kemeja yang sama., tas yang sama, dan sapu tangan yang sama.dan aku pun sempat mengingat ditangan kanannya ada sebuah tato kecil.  Merasa sudah yakin dan dengan sedikit keberanian aku pun berkata kepada sang  pencuri: "oh Mau mencuri lagi ya pak?" pertanyaan ku itu membuat sang penuri kaget,  menatapkan dengan tajam dan amarah yang luar biasa.Sempat takut juga.hi..... Tapi alhamdulilah tiba-tiba sipencuri berteriak kiri pertanda dia akan turun..ho..ho.. "selamat gue"..gumanku

Lalu bagaimana dengan pertemuan ketiga..hmm jika pertemuan sebelumnya terjadi di bis  maka pertemuan ini terjadi di  dalam angkot. Ketika aku masuk dalam angkot, sipencuri sedang beraksi pada seorang ibu-ibu yang sedang asyik bercerita dengan anak kecilnya. Sambil menyaksikan aksinya , ho..ho..dalam hati akupun berguman" Oh My God...ketiga kalinya aku menemui orang ini". Lalu kesempatan ini kugunakan untuk terus mengamati gerak-geriknya. Modusnya sama, pakaiannya semuanya sama..mungkin itulah pakaian  seragam yang akan selalu dia gunakan untuk memainkan aksinya.Ho...ho..ternyata pencuri saat ini pun telah berseragam.Seru juga ya menyaksikan pencuri yang sedang memainkan aksinya.Beruntung lah dari beberapa aksi yang kusaksikan tak satupun berhasil.".kasian deh lo...."

So for all, hanya sekedar mengingatkan untuk selalu waspda dan berhati-hatilah (kayak bang napi aja) Opportunity make the thief. . Sebuah tanya dalam diriku "Akankah ada pertemuan ke empat dengannnya????????????????he...

4.2.10

KEDIRI-MALANG

Tepat di hari terakhir 2009, program ku di Pare pun  selesai. Atas pertimbangan dan nasehat beberapa orang akhirnya aku melanjutkan perjalanan menuju Malang, menikmati tahun baru dikota brawijaya itu.Beruntunglah ada Iyan teman secampku di Pare yang bersedia mengajak dan memberi tumpangan gratis.Tidak hanya itu miss Iyan juga membawa kami mengeliligi kota Malang dengan mobilnya sendiri tanpa mau diganti bensinnya sedikitpun. ketika kami berada dirumahnya, kami pun dilayani bak tamu...merasakan indahnya persaudraan.Benar juga ya ternyata memperbanyak silaturrahmi akan memperbanyak rezeki he..

Sebenarnya satu tempat yang harus kukunjungi di Malang adalah Gunung Bromo. Tapi karena pertimbangan itu  adalah long week and dan tahun baru, terpaksa niat dan keinginan itu ditunda. Semoga lain waktu.Tapi sebagai penggantinya miss Iyan mengajak kami berkeliling kota Malang, setelah puas mengelilingi kota Malang kami pun diajak berburu Durian. Hm...ini yang kusuka. Hm...maknyus..sudah lama tak menikmati  buah tropis berbau menyengat ini. Jadi ingat masa kecil, bersama bapak menunggu durian jatuh di Ladang...
BATU   MALANG... 
Kata orang Malang, bila mengunjungi Malang tidak mengunjungi Kota Wisata Batu maka itu tak sempurna.Karena disini terdapat berbagai macam tempat  wisata dan hiburan maka tak heran di akhir pekan daerah ini pun macet luar biasa. .udaranya sejuk tapi menurutku lebih sejuk puncak Bogor

 Beberapa wajah kota Batu

sebenarnya sedikit kecewa, karena hari itu kota batu very-very crowded...i dont like...Akhirnya kami memutuskan tujuan pertama kami kesebuah perkebunan apel. Madsud hati hendak memetik apel dari pohonya,tapi ternyata sampai diperkebunan itu hanya tinggal pohonnya tanpa apelnya he....Setelah menikmati makan di sebuah sudut kota, perjalanan kami lanjutkan menuju Jatim Park.

Jatim Park adalah salah satu objek wisata buatan.Disini banyak permainan dan wahana pembelajaran buat anak-anak. Jatim Park sendiri terdiri dari beberapa bagian yang pembangunan masih terus dilanjutkan. Setelah berunding akhirnya kami mengunjungi Jatim Park Bagian Musem Satwa Indonesia. Ini adalah salah satu bagian Jatim Park yang baru dibuka dan diresmikan.Hm...dalam museum terdapat berbagai koleksi dan replikasi satwa dari seluruh dunia.Mulai dari yang kecil sampai yang sebesar Dinosaurus.he...disini juga banyak permainan yang sangat bagus untuk mendidik anak-anak mengenal satwa dan lingkungannya.

BNS ( BATU NIGHT SPECTACULER)
Ini adalah wahana wisata lain di Malang. BNS ini hampir-hampir mirip Dunia Fantasilah. Bedanya BNS dibuka pada sore dan malam hari. Perbedaan yang lain jika Dufan berada dipinggir pantai maka BNS berada pada ketinggian dimana dari ketinggian itu kita bisa menyaksikan keindahan kota Malang. Dan BNS ini semakin menarik karena berbagai ornamen yang  memanfaatkan teknology cahaya dan kembang api dengan paduan warna dan warninya yang mencolok. Membuat malam semakin semarak...


1.2.10

MY BRUSH WITH BACKPACKING

 

My first brush with backpacking was in December of 2007 after  I  read a novel  which has been composed by Andrea Hirata. The Title is Edensor. And then this book not only has given me a spirit and trust  to did my long journey to Biak Island but also has burned my passion to around the world. My desire be increase and more increase after I read many books about travel stories. such as The Naked Traveler Book  that has been wrote by Trinity  and then  Sonson NS book  that title is  Merencanakan sendiri Jalan-jalan Keliling Dunia. You Know, Triniti is Indonesian women having surrounded the world. In this book, Trinity has written  her  experiences  about happiness, sadness, hurdle, and her  follies  during  the whole of  her  travels.  The Sonson Book contains of tips how to plan and prepare travel.
I believe that backpacking is result of union balance between passion and environment. And I agree with a hypothesis that  passion is as important as environment  to create the human character. Backpacking  is a problem about the desire when you spend  your free time by bring  a backpack , around the city, your face cover by dust, and smell of your hair  is not good, “smelly sun” . Are you sure to  do it?  While your friend spent their time by a party and other activities resembling that.

Backpacking  is not just about money. Money is the last point. Desire is the main problem. Where is the will, there is a way. Many people have much money who never go to another place,   yet many people don’t have much money spending their time for traveling to other cities, places and countries, even  around the world.

Backpacker is someone going by a backpack and limit budget.  they can feel  and assimilate to  the life of people  which they came during their traveling. They can caught  tremble of life.

There is a question that I can’t answer until now: what I look for when I  travel  by backpacking way? I think it is the simple question. but it is so difficult to answer.  In this time, I just can answer that I looking for knowledge and peaceful.  One of  important lessons that I have gotten  was  humanity.  Just world can teach real humanity. When I have gone to the other place, I am shy to myself if I give up to my condition and my life. Believe me, the world is the best School and backpacking is the best study program.