19.3.09

teralienasi

Jejak itu menancap tajam dalam luka yang kini menganga
Kuhapus….perlahan…….tapi sungguh...........

Kibas-kibas tawa itu selalu menyeringai……….
Melewati wajahku yang telah berlipat dalam gelap…pekat
Bersenandung dalam suaraku yang telah porak oleh longlongan suara….


Aku semakin teralienasi oleh rasaku sendiri.
Semakin terseok oleh harapan yang meninggi
Semuanya meluluh lantakkan diriku
Mengantarkan pada keterasingan ini………..

Tuhan jika ini adalah kurva yang harus kuurai
Berikan aku kekuatan itu……….
Kuatkan jari-jariku menulis kembali cerita ini....
Kuatkan jari-jariku menampar muka itu.....
Hingga kupahami makna kembali pada MU

anggrek dan latihan kesabaran


Tanaman Anggrek merupakan salah satu tanaman hias bernilai ekonomi tinggi. Variasi bentuk dan warnanya yang sangat beragam merupakan keunggulan bunga ini. Hal ini telah mendorong terciptanya varietas-varietas baru yang dapat dikembangkan dan dibudidayakan secara baik di Indonesia karena kondisi iklim yang sesuai.


Bagi anda yang merasa memerlukan latihan kesabaran maka cobalah untuk bertanam dan merawat anggrek. Karena kesabaran benar-benar sangat dibutuhkan untuk mendapatkan anggrek yang bagus. Dari segi waktu; anggrek butuh waktu yang agak lama untuk berbunga. Jadi kesabaran anda bersikap dan menunggu benar-benar di uji. Tapi semuanya akan segera terbayar dengan bunganya yang sangat indah dan waktu mekarnya yang lumayan agak lama. Jadi adil…….kan? he…ternyata di dunia ini kita akan medapatkan sesuatu sesuai dengan apa yang kita usahakan...ya nga?

Mengenal Anggrek

Melihat tipe pertumbuhan batangnya, anggrek dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok yaitu anggrek simpodial yaitu anggrek yang mempunyai pertumbuhan batang terbatas seperti: Denrobium, Cattleya, dan oncidium serta anggrek tipe monopodial yaitu anggrek yang mempunyai pertumbuhan batang yang tidak terbatas seperti vandal dan kerabatnya
Berdasarkan habitatnya tanaman anggrek dibagi dalam dua golongan yaitu: epifit dan teresterial. Anggrek epifit adalah anggrek yang hidup menumpang pada batang pohon, atau sejenisnya namun tidak merugikan batang induknya. Anggrek terrestrial adalah anggrek yang hidup dan tumbuh langsung di permukaan tanah dan membutuhkan cahaya matahari langsung.



kondisi agroklimat
Intensitas cahaya yang dibutuhkan tanaman anggrek di dalam pertumbuhan dan perkembangannya sangat berbeda. Tergantung pada jenis, ukuran dan umurnya. Untuk anggrek terrestrial membutuhkan intensitas cahaya matahari 4000-5000 fc sedangkan anggrek epifit membutuhkan cahaya 1500-3000 fc.

Kelembaban
Pada umumnya anggrek membutuhkan kelembaban yag tinggi yaitu berkisar antara 60-80 %. Pada malam hari kelembaban tidak terlalu tinggi karena dapat mengakibatkan busuk akar dan busuk tunas. Kelembaban yang terlalu rendah pada siang hari dapat di atasi dengan pemberian kabut (mist) disekitar tempat pertanaman.
Suhu:
Kebutuhan suhu pada tanaman anggrek sangat bergantung pada jenisnya. Anggrek yang tumbuh di dataran rendah membutuhkan suhu siang berkisar antara 24-33 derajat celcius dan suhu malam 21-27 derjat celcius . sedangkan untuk anggrek yang tumbuh di dataran tinggi membutuhkan suhu siang berkisar antara 18-27 derajat celcius dan suhu malam berkisar anatar 13-18 derajat celcius,




16.3.09

Biak edisi 4: Pertemuan Dengan Yanel







15 Maret setahun yang lalu kita bertemu nek, di sebuah pelataran Bandara Franskaisiepo Biak. Pada subuh yang masih kelam, bersama pak suradi kakak menjemput nenek. Kita tak pernah bersua sebelumnya, hanya bercerita panjang lebar melalui telpon. Padahal kita berasal dari negeri yang sama, negeri rumah gadang nan sambilan ruang, gunung sansai bakuliliang he… tapi biak lah yang akhirnya mempertemukan kita


Setelah sempat mencari dan menelpon eh ternyata nenek sudah menunggu di pelataran. Agak ragu kakak menghampiri nenek. “Ini Yanel ya” kata kakak waktu itu dan yanel langsung menyahut “ ini kak yeli ya”. “Yap ini yeli” kata kakak sambil bersalaman tanda awal kebersamaan kita. Yang pasti hanya wajah bingung yang kakak liat dari nenek.


Itulah detik-detik pertama pertemuan kita nek. Hari pertama nenek di biak, kita makan nasi sebungkus berdua, tapi setelah itu ternyata makan nenek banyak bangat. He…ampe dapat julukan flasdisk. malam pertama nenek di biak pun dikunjungi sama pak romadi, maulana, mas adi dan pak bambang. Bercerita banyak di depan pintu rumah bu sin. Sambil minum kopi yang akhirnya seluruh kopi kepunyaan bu sin ludes sudah…truz dengan segala keluguann akhirnya nenek dikerjaian sama mas adi. Dasar mas adi memang dari dulu hobynya Cuma ngerjain orang….he…..sampai nenek bingung yang mana mas adi dan yang mana maulana. Kakak benar-benar geli melihat ulah mas adi itu. Malah malamnya mau datang lagi mau ngantarin firman yang katanya penasaran ama nenek. Untung ga jadi.he…


Sekarang beralih kecerita kesasar, di biak kesasar malu-maluin aja. Tapi itulah yang sempat kita alami. Kakak yang salah sih. He…maklum sok tau yah begitu deh jadinya nek. Malah ngajakin malam hari lagi, nga sadar kalo ini papua bung. He…untung ada heri yang bersedia nemani kita akhirnya.



Setelah itu hari-hari adalah milik kita nek. Semuanya kita lewati bersama. Makan di merpati sambil negecengi polisi-polisi yang lagi jaga rumah kapolres Biak, ngecengin orang-porang angkasa pura, merpati dan garuda. Yang kadang dengan menu alakadarnya. Tapi dari pada nga makan karena tidak ada pilihan lain.


Masih ingat tanggal 4 April nek? Itulah hari yang paling kakak ingat…hari dimana pertama dalam hidup kita dikerjain dan dikejar orang mabuk. Huff………ini negeri koteka ei……negeri miras……..negeri dengan endemic malaria dan HIV. Yah hari pertama dapat ucapan cinta dari pak bram he..he….Kejadian itu mengentarkan dinding ketakukatan, meluluhlantakkan kekuatan kakak untuk dapat menjalani hari-hari selanjutnya.


Malamnya peristiwa yang lebih menakutkan terjadi. Pak bram datang ke rumah dan mengejar kita. Berlari kencang bercampur takut, akhirnya kita ke kantor meminta perlindungan. Yang ada waktu itu di kantor hanya mas ady. Tapi tak lama berselang orang-orang sekomplek turun dan menyelesaikan masalahnya. Sampai ada tetesan air mata segala di run way bandara itu. Yah bersyukur kita masih punya teman-teman yang masih peduli. Dan bahkan bersedia menemani kita malam itu di rumah bu sin.



Hari-hari kita kepantai. Masih ingat nek, bagaimana kakak menghilang di tengah pantai bosnik. Hiks…kepala kakak membentur karang nek. Di sinilah kita menjadi model dadakan. Miring kanan, miring kiri………cisssssssssssssssssss………




Akhir cerita hidupk kakak di biak pun berakhir di pantai bosnik. Bersama pak agung….
Lalu tentang ketakutan-ketakutan, waktu kita di telp karena selalu pulang malam. Mas ady yang ikut terlibat dalam cerita ini. Belum lagi ulah kakak dengan agar-agar. Kompor itu nek………………..hah dasar kompor bikin pusing aja…..Tentang rumah dinas……..huffffffff berat memang perjuangan kita nek. Kadang jadi sedih kalo ingat saat-saat itu. Bapak dan si abanglah yang akhirnya jadi pahlawan kita untuk masalah rumah. Hari-hari kita ke pasar membeli perlengkapan rumah baru kita. He…. Salut deh ama nenek dalam hal tawar menawar. Benar-benar orang padang asli. Dan peristiwa lain yang bikin kakak geli yaitu tentang es krim. He….nga tau tuh kenapa malam itu kakak jadi ngidam es krim, ampe bapak bela-belain ke Hadi nyariin es krim.


Rumah kita apa kabar sekarang nek, walau kakak kurang dari satu bulan tinggal disana tapi kakak masih bisa membayangkan sudut-sudut rumah itu, dinding-dindingya yang kita tempelein foto hasil printnan kita secara gelap-gelap dikantor . Kupu-kupu lucu menempel di pintu kamar kita…he….disitu jua kakak sempat bercengkrama dengan anak-anak kecil, tessa, lingga dan irfan.


Lalu detik-detik keberangkatan kakak, kakak nga nyangka nek hari itu kakak kan pergi. Bagaimana akhirnya nenek bantuin kakak ngambil barang pulang ke rumah. Kakak berssama mas dian dan nenek sama pak bambang. Akhirnya cerita kita benar-benar berakhir nek dengan pelukan dan tangisan kita di ruang tunggu bandara itu.


Nenek tetap semangat ya……..jangan pernah melihat bagaimana orang lain. Nek, yakinkan dengan ajaran agama kita bahwa tuhan itu maha adil. Suatu saat akan ada saatnya buat nenek, kita tak pernah tau scenario Allah buat kita.


nih puisi tanda perpisahan kita nek


Rasanya baru kemaren kita bersama memulai perjuangan dalam jalan ini.
Rasanya baru kemaren kita saling berbagi di sini,

Tapi kini
Semuanya harus terakhiri dalam waktu yang kita tak mengerti.
Akhir sebagai awal perjuangan yang kadang tidak kita pahami.
Atas semua perhatian dan cinta kasih sayang pernah terlintas diantara kita,
Izinkan aku mengucapkan terima kasih yang tulus kepadamu saudaraku.
Terima kasih untuk hati yang pernah membuat aku tersenyum
Terima kasih untuk senyum yang pernah membuat aku bahagia
Kau adalah harta terbesar dari kehidupan yang miskin hari ini.
Ketika ketulusan dicabut dari hati-hati manusia,
engkau hadir dengan senyum ikhlas dan doa keselamatan.
Dari lubuk hati yang paling dalam menyeruak satu sumpah, sebagai bagian dari rasa syukur yang agung.

Semua terasa begitu hambar
Tapi kuyakinkan diriku bahwa semua tak pernah berakhir dengan kepedihan
Aku hanyalah bagian kecil dari hidup mu
Tapi aku harap itu adalah sebuah kisah yang selalu membekas di lubuk hatimu

Tak perlu resah akan keisengan angin
membawa kabar duka Karena hari akan segera terang
mengiring langkah yang semakin jauh

Tak ada yang bisa kuberikan kecuali doa dan cinta.
Selamat berjuang…….
Selamat berkelana dengan mimpi-mimpi mu
Semoga kita masih bisa bertemu dalam lintasan doa yang kita lantukan di setipa waktu
Maafkan aku atas segala alfa ,
dan segala ketidakmengertianku akan dirimu

Tetaplah berkata saudaraku walau terbata-bata
Teruslah melangkah walau tertatih-tatih
Sedikit kerjamu adalah saham bagi perdaban yang akan berubah
Meski beribu tahun lagi,….walau seribu generasi lagi.
Bukan untuk kesombongan atau bermegahan tetapi untuk disadari bahwa Allah telah menetapkan Jalan ini.

13.3.09

Biak edisi ३: Thats journey


Perjalanan jakarta biak dimulai. Ini bukan hanya sekedar perjalanan biasa menurutku. Inilah perjalanan besar yang pernah aku jalani, dan tentu harapku bisa mengadakan perjalanan besar lainnya seperti cita-cita kecilku melanjutkan pendidikanku di sebuah universitas di Eropa sana. Perjalanan ini menjadi epilog cerita hidupku di bogor dan tentu menjadi prolog kehidupan di biak. Yaps Aku harus menyusun ulang kembali rencana-rencana hidup yang selama ini telah kurangkai. Kembali harus membangun semuanya dari titik terendah. Tapi inilah yang akhirnya menjadi warna unik dalam hidupku


Di pesawat aku berkenalan dengan ibu-ibu yang telah berdomisisli di biak selama kurang lebih 26 tahun. Dari ibu tersebut aku mendapatkan banyak cerita tentang biak. Sempat bertukar no hp. Si ibu selalu menghiburku, tenang pasti kamu bisa. Ibu itu mungkin bisa membaca segala kebinguangan yang telah membentuk siklon tropis di kepalaku. Bahkan di pesawat itu aku masih sempat bertanya pada ibu itu. Ibu benar ya pasawat ini akan ke biak. Lalu ibu itu hanya tersenyum sambil memegang tanganku.

“Penumpang yang terhormat, sebentar lagi kita akan melakukan pendaratan di Bandara Franskaisiepo biak. Gunakan sabuk pengaman anda……” suara pramugari itu mengagetkan ku. Pesawat merpati dengan penerbangan MZ telah terbang rendah. Retina mataku telah bersirobok dengan laut yang membiru lalu perlahan kuputar arah matak, retina itu akhirnya hanya diam melihat sebuah tulisan di atas atap sebuah bangunan ” FRANSKAISIEPO BIAK”. OH my God aku telah sampai di biak.Lagi-lagi ini bukan mimpi tapi kenyataan.

Setelah pesawat mendarat sempurna dengan sisa energi yang tersisa tepat pukul 05.36 WIT kakiku mendarat di bandara dengan run way terpanjang nomor dua di Indonesia. Wow international air port??? Like that……hmmmm……………
Ditengah kebingunganku ada seorang menghampiriku,” Ini yeli ya” katanya.
“Yah” jawabku, lalu laki-laki yang akhirya ku kupanggil mas bagus itu mengulurkan tangan mengatakan” Ini bagus, pegawai stamet biak” setelah berkenalan aku diajak
keruang bagasi untuk mengambil barang-barangku.

Sebuah bandara international yang hmm….aneh. inikah bandara international di sebuah negeri timur Indonesia? Aku hanya terkaget diruang bagasinya. Ternyata disini pengambilan barang lebih mirip pelelangan ikan . Barang akan disebutkan nomornya, lalu yang nomor barangnya disebutkan baru bisa mengambil barangnya sambil melihatkan buktinya.

Setelah semua barangku kuambil akhirnya aku diantar oleh pak suradi dan mas bagus dengan mobil kijang lama alakadarnya ke rumah ibu Fransina Ireew, atau lebih familiar disebut kasmet (kepala stasiun meteorology). Di rumah ibu fransina inilah aku akan tinggal sementara sebelum masalah rumah dinas terselesaikan. Dengan segala kelelahan aku cuman berguman ya tuhan disinikah aku kan menghabiskan hari-hariku untuk entah berapa lama. Sepi……dan tentu asing rasanya. Tapi dalam hati aku berguman” Karena baru kali ya, yakin yeli kamu pasti bisa.

Setelah menikmati istirahat siang , akhirnya jam 12 siang aku diajak ibu dan bapak untuk jalan-jalan mengelilingi kota biak. Sepi………….karena hari minggu. Maklum disini mayoritas penduduknya bergama nasrani, jadi geliat kehidupan sedikit berkurang karena sebagian besar mereka beribadah ke gereja. Aku juga diajak makan siang di sebuah rumah makan kalo nga salah namanya Madiun….
mmm…makan nasi pertama di biak.he…

mengelili jalanan yang sepi… panas… mampir sebentar ke pantai mencari kelapa muda. Kata ibu, haruz banyak minum kelapa muda karena sangat baik untuk menjaga kekebalann tubuh..taulah kan Biak negeri Papua yang sudah endemic dengan malaria…huff penyakit yang menakutkan. Bagi anda yang datang ke Papua dalam keadaan tidak fit maka bersiaplah anda akan terserang penyakit yang ditularkan oleh nyamuk tersebut.

Setelah lelah sehartian menikmati hari pertama di kota biak, akhirnya kami pulang. Istirahat sebentar. After that di ajak ibu main ke pasar belanja sayur dan ikan terakhir ubi……ah ubi…
U know malan harinya aku menikmati makan malam dengan ubi. Makan ubi layaknya makan nasi dikasih sambal dan ikan. Pertama terasa asing tapi stelah itu sensor-sensor di lambungku sudah menormalkan benda asing itu.

Senin 10 maret 2008 akhirnya its my first day in BMG. Dengan bangga aku mengenakan seragam BMG yang aku salah masang logonya he…aku langsung kaget dan lemaz…melihat kantor yang katanya stasiun kelas 1. “wah nga kebanyang deh bagaimana kondisi kelas 3kalo kelas 1 aja kayak gini”. Gumanku dalam hati…kantor dengan bangunan yang terpisah-pisah seperti bangunan rumah petak. Petak pertama adalah ruanga aerologi, yaitu ruangan untuk pengamatan udara atas. Kotak kedua adalah raung tata usaha, ruang pusat administrasi kantor ini. Kotak ketiga kalo nga salah gudang dan pembuatan gas untuk balon aerologi. Kotak selanjutnya adalah kotak pusat data dan informasi, kemudian kotak ruangan kasmet dan terakhir adalah kotak teknisi dan satu ruang lagi terpisah jauh, Berada di bandara berdampingan dengan bangunan angkasa pura. Disanalah ruang forecaster dan observasi sinoptik beroperasi. Ruang yang tak layak lagi untuk ukuran sebuah kantor. Atap bocor dimana-mana. Rangkaian kabel bersilangan di dinding memebentuk sebuah hiasan lukiasan abstrak yang mungkin hanyascicak-cicak di dinding yang bisa memahami keindahan makna nya.

Huffffff kantorku sayang kantorku malang. Ya beginilahlah. Ini Indonesia timur bung…. U knowlah bagaimana differensiasi pembangunan antara barat dan timur di republic ini. Lalu siapakah yang salah atas semua ini? He……lho kok mencari siapa yang salah?



5.3.09

Keragaman Hujan di Indonesia



Indonesia adalah negara tropis yang mendapatkan panas merata sepanjang tahun. Pada daerah tropis unsur cuaca utama yang sangat berpengaruh adalah curah hujan karena keragamannya yang sangat besar baik secara partial maupun temporal.


Iklim di Indonesia dikendalikan oleh tiga sistem peredaran angin yaitu Angin Pasat, Angin Meriodional dan Angin Lokal. Angin Pasat atau disebut Angin Zonal sering disebut sebagai Sirkulasi Walker, dipicu oleh perbedaan penyerapan panas antara air Samudera Pasifik dan Benua Australia, sedangkan Angin Meridional atau Sirkulasi Hadley dipicu oleh perbedaan suhu antara belahan bumi utara dan selatan akibat posisi bumi terhadap matahari. Angin lokal dipicu oleh perbedaan suhu laut dan daratan।



Pola hujan di daerah tropis sangat dipengaruhi oleh pergerakan angin yang ditentukan oleh posisi bumi terhadap matahari. Wilayah di khatulistiwa dipengaruhi oleh konvergensi antar tropis , memiliki hujan yang sangat tinggi dengan dua puncak musim hujan। Semakin jauh dari khatulistiwa semakin jelas pola hujan musiman yang disebut Monsoon.


Selain beragam anatar wilayah dan musim, pola dan jumlah hujan juga beragam antar tahun. Fenomena Elnina dan Lanino yang merupakan fenomena global yang dikendalikan oleh arus laut di Samudera Pasifik adalah faktor yang mempengaruhi keragaman pola dan jumlah hujan tahunan. Faktor lain adalah suhu muka laut di Samudera Hindia yang dingin di sebelah timur dan panas di bagian barat yang disebut Indian Ocean Dipole Mode (IODM)।


Keberagaman curah hujan dalam musim juga terjadi. Salah satu factor yang mempengaruhinya adalah Madden Julian Oscilation(MJO). MJO dicirikan oleh pergeseran ke arah timur dari peningkatan atau penurunan curah hujan untuk wilayah yang luas yang terjadi di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Perubahan curah hujan oleh MJO terjadi dalam waktu 30 sampai 60 hari dan hanya terjadi pada tahun elnino dan lanina yang lemah

Keragaman hujan antar musim

Keragaman hujan antar musim dipengaruhi oleh Monsoon. Monsoon dicirikan oleh keragaman yang kontras antar musim dalam arah yang disebabkan oleh perbedaan termal antara benua dan samudera. Sirkulasi monsoon tidak ubahnya seperti sirkulasi angin laut dan angin darat dalam skala raksasa।


Laut dapat menyerap radiasi matahari pada berbagai kedalamn sehingga yang dipantulkan ke atmosfer lebih sedikit, menyimpan energi lebih efisien dibanding daratan bahkan menahan energi lebih lama dibanding daratan. Permukaan daratan menyerap dan melepas bahang lebih cepat karena dangkalnya permukaan yang mampu menyerap panas। Untuk menjaga keseimbangan maka akan terjadi aliran bahang.


Arah angin dikendalikan oleh posisi bumi terhadap matahari. Ketika bumi utara musim panas maka arah angin dari selatan khatulistiwa bertiup dari arah tenggara yang didominasi oleh daratan Australia yang kering. Sebaliknya ketika bumi selatan mengalami musim panas maka arah angin bertiup dari timur laut yang oleh kekuatan coriolis dibelokkan kearah tenggara। Angin ini banyak membawa hujan .


Sebagian besar wilayah disekitar khatulistiwa memiliki dua puncak hujan. Kedua puncak hujan ini diduga terjadi akibat pergerakan zona konvergensi antar tropica (ITCZ)

Keragaman hujan dalam Musim

Di daerah tropis selain beragam antar musim, pola hujan juga beragam di dalam musim. Keragaman terjadi naik pada musim kemarau atau musim hujan. Dimana terjadi hujan yang cukup besar pada musim kemarau maupun kekeringan pada musim hujan. Kejadian ini biasanya berlangsung antara 30 sampai 60 hari dan bergerak ke arah timur dari Samudera Hindia Barat sampai Samudera Pasifik Tengah. Anomaly ini mulai melemah ketika sampai di Samudera Pasifik timur yang dingin. Fenomena ini pertama kali di laporkan oleh Madden dan Julian pada tahun 1972 sehingga disebut Madden Julian Oscilation (MJO)।


Keragaman hujan antar tahun

Keragman hujan antar tahun dikendalikan oleh arus laut yang terus bergerak di daerah pasifik tropis. Secara lebih spesifik hal itu dikendalikan oleh posisi. Dimana di Samudera Pasifik terdapat masa air yang panas elalu di atas 27 derajat yang selalu bergerak ke arah timur. Dalam keaadaan normal warm pool bergerak menurut musim।


Bulan September sampai Februari warm pool berada lebih dekat ke barat, yang membuat Sirkulasi Walker menjadi panjang sampai jauh ke Indonesia, sehingga banyak membawa uap air yang menyebabkan Indonesia mengalami hujan yang sangat besar. Pada bulan Mei-maret warm pool berada bergeser ke arah timur sehingga Sirkulasi Walker menjadi lebih pendek dan tidak memasok uap air untuk Indonesia


Warm pool bisa bergerak jauh ke timur sampai melewati date line dan bahkan sampai ke pantai pasifik di Peru dan di Equador. Keadaan demikian disebut elnino yang mempunyai implilkasi yang sangat luas pada iklim global. Sebaliknya jika warm pool ini jauh ke barat akan terjadi hujan yang berlebihan di Indonesia keadaan ini disebut lanina. Seberapa jauh warm pool ini bergeser dapat diamati melalui perubahan suhu muka laut yang mengindikasikan seberapa parah keadaan elnino.

Yeli, dari berbagai सुम्बेर

25.2.09

Berjalanlah menuju persinggahan kafilah cinta.

Ritma, Barakallaahu laka wa baaraka ‘alaika wa jama’a bainakum fill khair. Kini berpadulah dua hati dalam magligai cinta. Ikatan nan agung sempurna sebagian agama. Yaps ritma akhirnya hari bahagia bagimu kan datang juga. Hari dimana engkau telah menyerahkan dirimu pada laki-laki yang telah kau pilih Hari dimana ikatan suci itu akan terpatri.

Salut………dengan perjuangan mu, lika-liku perjalanan cinta dan perasaan itu akhirnya sampai jua pada pelabuhannya Walau ini bukan akhir dari segalanya, tetapi inilah babak baru kehidupan yang akan terlewati….

Jadi ingat masa-masa pertama kita di bogor. Mahasiswa baru dengan segala keluguannya, telah meninggalkan banyak kenangan. Masa-masas kebodoran kita dikamar nomor 1 baitut zuhruf, Masa-masa pencarian idealisme yang dibenturkan dengan berbagai pemikiran pun kita hadapi. Ingat semua itu aku hanya bisa tersenyum kecil.

Selamat ya Rit, doakan aku segera menyusul…।


meta content="Microsoft Word 11" name="Originator">

Berjalanlah menuju persinggahan kafilah cinta.

Disinilah cinta mulai membuat prosa kehidupan

menjadi himne-himne dan syair-syair pujian.

Dengan senandung yang dirangkai malam untuk dinyanyikan pada siang hari।


Disinilah kerinduan cinta menjauhkan tabir dan menerangi relung-relung hati

dengan menciptakan kebahagiaan yang tidak ada kebahagiaan lain dapat melebihinya kecuali ketika jiwa itu memeluk tuhan


Pernikahan adalah penyatuan dua jiwa dalam cinta yang kokoh

untuk menghapuskan pemisahan.

Ia adalah kesatuan agung

yang menggabungkan kesatuan-kesatuan yang terpisah dalam ruh.

Ia juga garis yang membedakan antara keraguan yang memberdayakan ruh

dan membuat hati sedih, dengan kepastian yang membajiri batin manusiawi dengan kegembiraan।

Ia adalah permulaan lagu kehidupan dan tindakan pertama dalam darama kehidupan manusia ideal.

Ia adalah ikatan yang menyatukan keterasingan masa lalu dengan cerahnya masa depan।


Disinilah permulaan vibrasi magis itu

membawa para pencinta dari dunia yang penuh beban dan ukuran

menuju dunia mimpi dan ilham.

Ia adalah penyatuan dari dua bunga yang harum semerbak, campuran dari keharuman itu mereka menciptakan jiwa ketiga।



Selamat menulis cerita indah tentang hidup ini melalui pena pernikahan.

Tulislah tentang kebesaran kekuasaanya,

tulislah cerita tentang generasi penuntas harapan,

tulislah cerita tentang peradaban islam yang agung.

Kelak akan menggnunung pujian dan bergemalah adzan kemenangan.

FRANSKAISIEPO AIRPOT

Bandara International Frans Kaiseipo adalah salah satu bandara yang sempat kukunjungi. Bandara international ini terdapat disebuah pulau kecil di utara propinsi Papua. Latar belakang sejarah ditambah adanya warna budaya yang khas dalam operasional bandara ini menjadikan bandara ini unik dimataku. Run way bandara yang panjang, menjadi pemandangan yang sangat menarik jika dilihat dari salah satu bukit tempat dimana pusat ionosfer LAPAN berada. Ditambah Pemandangan laut di pinggir bandara ini menjadikannya semakin menarik

Bandara ini memiliki panjang run way 3.570 mater dengan lebar 45 meter. Konon katanya run way nomor dua terpanjang di Indonesia setelah Bandara Soekarno Hatta. Bandara ini terletak diitengah perkampungan rakyat. maka tak heran di tengah bandara ini terdapat jalan yang menghubungkan perkampungan rakyat tersebut. Maka untuk manjaga keamanannya, disini akan terdengar suara sirine apabila ada pesawat yang take off atau landing. Sirinenya sangat memekakkan telinga yang terdengar hingga radius beberapa kilometer dari bandara.
Menurut sejarah, sebelum diganti namanya menjadi Bandara Frans Kaisiepo, bandara yang dibangun oleh pasukan sekutu itu bernama Lapangan Terbang Mokmer, sesuai dengan nama kampung tempat lapangan terbang ini berada. Bandara ini oleh tentara sekutu dijadikan tempat pertahanan mereka dengan Jenderal Douglas McArthur sebagai panglimanya. Bahkan pernah mereka bertempur habis-habisan dengan tentara Jepang untuk merebut tempat ini.
Pada awal hingga pertengahan tahun 1990-an, Bandara Frans Kaisiepo pun pernah menjadi gerbang udara internasional untuk Indonesia kawasan timur. Sebab, saat itu ada penerbangan Jakarta-Denpasar-Biak yang dilanjutkan ke Los Angeles , dan penerbangan Denpasar-Biak langsung ke Seattle. Pernah juga Pemerintah Provinsi Irian Jaya-waktu itu-justru berencana untuk menambah penerbangan Tokyo-Biak. Dengan harapan para wisatawan Jepang akan lebih mudah datang langsung ke Papua mengingat banyak sekali tempat-tempat bersejarah bagi mantan anggota pasukan perang Negeri Matahari Terbit itu yang bertugas di sana. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang tewas di sana.
Itu sebabnya di sana pun telah dibangun hotel berbintang empat, yaitu Hotel Biak Beach Marauw. Tetapi karena ketidakmampuan pemerintah untuk menghidupkan serta menggulirkan roda pariwisata Papua, akhirnya semua tinggal menjadi bangunan tanpa tuan. Padahal proses pembangunan hotel itu pun merupakan satu-satunya contoh di mana investornya mengikutsertakan warga pemilik tanah sebagai pemilik modal.
Bandara ini semakin menemui titik nadirnya ketika pertengahan tahun 1990-an rute penerbangan internasional tadi menghilang. Ditambah lagi ketika Kota Timika, di Kabupaten Mimika, semakin berkembang karena menjadi tempat transit bagi para pekerja PT Freeport Indonesia. Akhirnya semakin berkurang saja jumlah penerbangan domestik yang melalui Bandara Frans Kaisiepo, Biak.
PT. Angkasa Pura sebagai pengelola bandara ini selalu mengalami kerugian karena sedikitnya penerbangan yang beroperasi di daerah ini. Semantara biaya operasional yang harus dikeluarkan untuk merawat bandara dengan runwaynya yang panjang ini cukup besar. Kerugian yang diderita PT. AP 1 tiap tahunnya mencapai triliunan rupiah.
Ups satu lagi keunikan bandara ini yaitu posisinya berada didekat orbit .menjadikan bandra ini sangat strategis untuk peluncuran satelit. ditambah lagi tanah bandara ini yang sangat padat dan kokoh karena berada di kawasan batu karang.
Negara Rusia dan Paman sam adalah dua negara yang menyatakan ketertarikannya untuk meluncurkan satelitnya dari bandara ini. Tapi akhirnya Rusialah yang benar-benar merealisasikan keinginannya. Rencanannya pada tahun 2010 Rusia akan meluncurkan satelitnya. Menurut catatan Jubi investasi program peluncuran satelit dari udara yang dilakukan Airlunch Aerospace Corporation Rusia di Kabupaten Biak Numfor ini mencapai 31 hingga 40 juta dolar AS. Sedangkan total nilai investasi program peluncuran satelit Rusia itu secara keseluruhan berkisar 200 juta hingga 250 juta dolar AS.
Rencana peluncuran satelit rusia ini mendapat penolakan dan pertentangan dari berbagai elemen masyarakat. Karena dampak dari peluncuran satelit tersebut akan mengancam kelangsungan hidup alam dan lingkungan adat di Papua. Tapi akhirnya program ini akan segera dilaksanakan, dengan alasans Bandara Frans Kaisiepo Biak hanya digunakan sebagai landasan pacu pesawat Antonov 124 dan fasilitas penunjangnya. Roket dan satelit tidak diluncurkan dari Pulau Biak melainkan di perairan International minimum 400 KM dari Pulau Biak
Yeli, dari berbagai sumber


Bandara Franskaisiepo Biak dari citra satelit lapan





23.2.09

SITUS INTERNET YANG TERKAIT PRAKIRAAN IKLIM JANGKA MENENGAH DAN JANGKA PAJANG

Berikut adalah alamat internet (URL)untuk lembaga kajian iklim.
1.Pusat Kajian Kelautan, Kebumian, dan Kerdigantaraan Amerika (COLA)
http://grads.iges.org
2.Pusat Prakiraan Iklim Exsperimen Scripps
http://meteora.ucsd.edu/
3.prakiraan musim dan kondisi klimatologi untuk beberapa likasi di Indonesia-Rainman International
http://www.dpi.qld.gov.au/climate
http://www.nrm.qld.gov.au/longpdk/
4.Pusat Prakiraan eropa untuk jangka menengah (ECMWF)
http://www.ecmwf.int/html/seasonal/forecast
5.Badan Administrasi Kelautan dan Atmosfer Amerika (NOAA)
http://www.ogp.noaa.gov/enso/current_status.html
6.Pusat Iklim Nasional Australia
http://www.bom.gov.au/climate/ahead/rain_ahead.html
7. perubahan iklim global
http://www.dar.csiro.au/
http://www.wmo.ch/web/gcos/gcoshomme.html"
http://www.bom.gov.au/
http://www.nrm.qld.gov.au/longpdk/climate%20change/index.html
http://www.ipcc.ch/
8. situs iklim lain
http://www.wmo.ch
http://www.bmg.go.id/
9.situs suhu muka laut SST dan Kedalamannya
http://www.bom.gov.au/bmrc/mrlr/nrs/climocan.htm#subsurface%20anals
http://www.irri.org
10. UK Hadley Centre for climate Prediction and Research
http://www.met-office.gov.uk
11.gelombang sirkumpolar antartika
http://www.acw.ucsd.edu/

17.2.09

biak dalam sketsa kata:edisi 2

biak edisi 2 (april 2008)


Maret,tertanggal delapan akhirnya aku berangkat ke Biak. proses keberangkatan yang membuat jantung dag-dig-dug tapi alhamdulilah semua akhirnya terselesaikan, karena toh saat ini aku telah di Biak. Semuanya telah membuat banyak cerita, menggabungkan semua rasa yang ada, kadang tak lagi bisa kumendefinisikannya.


Detik-detik keberangkatan ku ke Biak adalah kebodohan-kebodohan yang pernah aku lakukan. Aku jadi geli sendiri bila mengingat semuanya. Untung aku punya teman-teman yang sangat mengerti, yang akhir menjadi dewa penyalamat bagiku. Benar-benar manusia yang aneh.he.......................... Entah sampai kapan kebodohan-kebodohan ini harus ku alami.

Hari-hari menjelang ke Biak adalah hari-hari terberat dan tersibuk bagiku, Harus menyelesaikan tanggungjawab di tempat kerjaku. Karena disaat itu pekerjaanku sangat menumpuk. Syukurlah aku diberikan kesempatan dua minggu untuk menyelesaikan tanggungjawabku. Semuanya harus kukerjakan dengan cepat disamping aku harus mencuri waktu untuk bisa pulang kampung ke padang sebelum berangkat ke Biak. Tanggal 1 Maret 2008 akhirnya aku pulang ke Padang, dan selasa tanggal 4 Maret aku harus pulang lagi ke jakarta. Harapanku untuk melepaskan segala keteganganku di rumah sirna sudah. karena kesibukan luar biasa yang menantiku di rumah. yah ibuku mangadakan syukuran dan doa untuk melepaskan kepergianku ke biak.

Jumat(7 maret) malam semua keperluan dan barang-barang yang kubutuhkan ke biak telah kupersipan. hal-hal penting telah selesai kupackag. barang tetek bengek lainnya masih belum sempat aku pack tapi telah ku kelompokkan. Aku benar-benar letih....... Aku baru selesai mengerjakan semuanya pukul 3 dini hari. Sementara sabtu paginya aku harus ke jakarta dan mengunjungi beberapa rumah saudara dan temanku di bogor.

Kesabaraku di uji, kereta yang ku tumpangi ke Jakarata ternyata mogok. Dengan segala keletihannku aku masih sempat mengunjungi beberapa rumah teman dan sauadar-saudaraku di bogor. Tapi aku baru sampai di kosan pukul lima lebih. Teman-teman kos ku semuanya cemas melihatku. Aku di suruh makan, karena memang dari pagi aku belum makan. Akhirnya teman-temanku itulah yang memasukkan barang-barang dan perlengkapanku ke dalam tas ku sehingga aku tak tau apa isi tasku. Selesai makan akhirnya aku mandi, oo .....ternyata semua peralatan mandi telah dimasukkan dalam task dan tak mungkin dibongkar lagi. Akhirnya pake sabun temanku deh. Selesai mandi saking bingungnya, waktu akan mengembalikan sabun ketemanku, aku terkaget ternyata yang kubawa bukan sabun tapi gayung. he.....................Ya Allah kok bisa ya aku melakukan kebodohan ini. Teman-teman ku akhirnya tertawa ngakak-ngakak melihat semua kejadian ini. Kebodohan lain adalah ternyata pakaian yang akan kukenakan juga belum disetrika, akhirnmya teman kosanku juga yang menyetrikakan pakaianku. Ya allah terima kasih telah kau anugrahkan sahabat-sahabat yang sangat baik untukku.Tanpa mereka aku tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi.

Tepat pukul 17.30 aku berpamitan dengan teman-temanku. Menangis pasti. Aku sedih meninggalkan semua kenangan yang telah kuukir bersama mereka. Hujan di luar sangat lebat sekali. Bogor telah sangat sedih melepaskan kepergianku ke biak. He....he.... (geer aja)
” Bogor dengan segala kenangan dan sejarahmu aku berangkat ke negeri yang tak pernah aku bayangkan. Aku sangat-sangat sedih meninggalkanmu. Perpisahan ini bukanlah luka tapi meninggalkan luka. Bogor kau telah mengajarkanku banyak hal, kau ajarkan aku tentang kebahagiaan dan kesedihan. Kau pahamkan aku tentang perjuangan dan keberhasilan, kau ajarkan aku tentang makna dan hakekat kehidupan yang sesungguhnya. Kau ajarkan aku tentang makna persaudaraan dan kedewasaan. Bogor.............semuanya mulai kupahami di kota mu. Ternyata Allah telah punya rencana lain untukku. kebersamaan kita harus terakhiri dalam waktu yang tak pernah aku pahami. Tujuh tahun ternyata sudah cukup bagiku untuk menikmati romantisme hidup di kesegaran kota mu”

Tubuhku benar-benar telah lelah. Dalam perjalanan Bogor-Cengkareng ku termenung dan berfikir , ya allah ternyata memang jalanku ke Biak, walau jalan ini berliku tapi kau permudah aku menempuh semuanya. Akhirnya akupun tertidur pulas dalam bis. Namun sayup-sayup aku mendengarkan sebuah lagu dari sebuah grup band dinegeri ini. Wah lirik lagunya benar-benar cocok untuk melepaskan kepergianku ke Biak.

Ku teringat hati yang bertabur mimpi,
Kemanakah kau pergi cinta
Perjalanan sunyi yang kau tempuh sendiri kuatkanlah hati cinta................
Ingatkah engkau kepada embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
Ingatkah engkau kepada angin yang berhembus mesra
yang kan membelai mu cinta...................................................
Kekuatan hati yang berpegang janji, gemgamlah tanganku cinta
Kutak akan pergi meninggalkan mu sendiri
Temani hatimu cinta
................

Lagu ini telah mengingatkan ku bahwa Allah selalu bersamaku. Lagu ini benar-benar telah memberikan semangat besar bagiku. Aku yakin aku bisa menjalani semuanya. Demi sebuah cita-citaku menjadi Ahli statistical Meteorology ku jalani semua ini. Dan Akhirnya akupun ingat pesan orang tua ku. ”Anakku, selamat berjuang, tegapkan kepalamu, dan yakinlah kau pasti bisa mencapai asa dan citamu. Kurelakan dirimu berlayar dan berkelana. Walau ini menyakitklan tapi ibu benar-benar harus melepaskanmu. Dan ibu sangat yakin kau bisa menjalani ini”

Ya allah mukaku basah dengan air mata. terimakasih telah kau anugrahkan aku keluarga yang telah mengizinkan aku berkelana demi cita-citaku. Kau lahirkan aku dari keluarga dengan perjuangan yang tak mudah tapi inilah yang akhirnmya membuatku paham tentang perjalanan hidup ini. Akan ku buktikan pada dunia bahwa aku bisa berbuat banyak disini, terlalu banyak hal yang telah aku korbankan untuk semua ini. Bern University tunggu aku dua tahun lagi di sana. Amin...............................

biak dalam sketsa kata:edisi satu

Biak edisi 1(maret 2008)


Hidup dan nasib kadang tampak berantakan, fantastis dan sporadic namun setiap elemennya adalah subsistem keteraturan dari sebuah desain holistic yang sempurna. Menerima kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa tak ada hal sekecil apapun terjadi secara kebetulan. Ini adalah fakta penciptaan yang tak terbantahkan (edensor, dikutip dari karya harun yahya)
Subhanallah, alhamdulillah hanya kata itu yang patut kuucapkan saat ini atas semua proses kehidupan yang telah kujalani. Proses-proses inilah yang akhirnya memahamkan ku akan banyak hal.

Hidup ternyata adalah pilihan. kita akan selalu diuji dengan segala pilihan-pilhan yang kita pilih dan yang pasti setiap pilihan punya konsekwensi masing-masing.
Menjadi PNS akhirnnya menjadi pilihan hidupku, setelah hampir dua tahun melalang buana dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya. Restu orang tua akhirnya menjadi alasan terkuat untukku menjadi PNS, disamping aku berharap bisa melanjutkan pendidikan pasca sarjanaku melalaui scholarship. Karena menurut teman-temanku beasiswa master/post graduate untuk PNS sangat banyak, yang itu berarti kesempatanku untuk memperolehnya sangat besar.

Akhirnya tanggal 6 November 2007 aku mengikuti tes PNS di sebuah badan pemerintah (BPPT) yang telah menjadi mimpiku. Namun sayang nasibku ternyata bukan di sana. Tanggal 16 November aku mengikuti tes PNS di BMG, tanggal 24 November aku mengikuti tes PNS di Departemen Pertanian. Kerena pelaksanaan tes PNS yang tidak sama antar departemen membuat aku bisa mengikuti tes di banyak tempat.

Tanggal 30 November keluar pengumuman ujian tertulis BMG, alhamdulilah aku lulus dan tanggal 5 Desember aku mengikuti tes wawancara. Aku diwawancarai oleh Kepala Biro Kepegawaian BMG, Pak Sugianto. Tes wawancara di BMG adalah tes wawancara terunik yang pernah aku jalani. Bayangkan saja wawancara hanya dilaksanakan dalam waktu kurang dari 5 menit dan hanya dengan satu pertanyaan “Siapkah ditempatkan diseluruh Indonesia?” yang akhirnya kujawab siap ditempatkan di seluruh Indonesia asalkan jangan di Papua dan berharap bisa ditempatkan di Sumatera (kerena sumatera adalah tanah kelahiranku).

Tanggal 10 November akhirnya menjadi hari penentu bagi nasibku di BMG. Karena hari itulah pengumuman akhir dan penempatan untuk CPNS di BMG diumummkan. Ternyata pengumumannya baru keluar tanggal 11 dini hari. Pagi tanggal 11 aku di sms temanku yang kebetulan juga PNS di BMG, yang memberitahukan bahwa aku lulus di BMG tapi ditempatin di Biak, Papua. Syok, itulah respon pertamaku.HP yang ku pegang sampai jatuh. Aku tak lagi dapat mendefinisikan perasaanku saat itu. Entah harus bahagia atau sedih dan tanpa aku sadari aku menangis tapi aku tidak dapat memahami tangis ku itu, bahkan sampai saat ini.

After that announcemnt yang aku lakukan adalah menghubungi orang tua ku. Orang tuaku menyikapi dengan sangat bijak keputusan ini. Ibuku hanya menjawab, “Nga usah panik anakku. Tenanglah, Allah pasti memberikan yang terbaik untukmu. Percayalah bahwa scenario Allah adalah scenario terbaik yang pernah ada di alam ini. Berdoalah, supaya diberi petunjuk yang terbaik. Jika memang itu jalan yang terbaik ibu merelakannmu. Karena ibu sadar bahwa Biak adalah bumi Allah yang layak dan pantas kau hidupi”. Jawaban ibuku itu akhirnya menjadi penyejuk hatiku ditengah kebingungan yang luar biasa.

Aku hanya punya waktu 4 hari untuk mengambil keputusan ini.” Ya Allah jika ini adalah memang jalan terbaik bagiku, yakinkanlah aku bahwa ini yang terbaik bagiku. Tunjukkanlah dengan segala kekuasaan dan caraMu dan permudahlah semua jalannya”.

Kadang aku sempat berfikir dunia ini tidak adil (astagfirullah). Mengapa harus aku yang ke biak???? dan atas dasar apa aku ditempatkan ke negeri yang sangat jauh itu?. Ya Allah ampunkan hamba atas segala prasangka yang sempat terbesit dalam pikiran hamba ini.
Akhirnya aku diingatkan oleh temanku, ”Di dunia ini tidak ada yang kebetulan, semuanya sudah direncanakan. Kau adalah orang yang tepat melangkah ke sana, dan kalau bukan kau siapa lagi yang akan ke sana. Dan ku yakin kau mampu menjalani kehidupan di sana. Jauh??? Bukankah kau ingin berkelana ke negeri yang lebih jauh dari itu. Masalah komunitas???? Bukaknkah kau juga mendabakan perjalanan ke tempat yang jauh lebih kompleka komunitasnya.So..... mungkin ini latihan awal untuk cita-cita besarmu”.
Ya Allah, terimakasih telah kau anugrahkan aku sahabat-sahabat yang sangat mencintaiku, ternyata masih ada ketulusan cinta ditengah kerasnya kehidupan ini. Untuk sahabatku Ritma,Nazla, uni Asma, mba Cuit, Mba Hen and all hanana crew, persaudaraan kita begitu indah sis!. Kalian telah melukis garis-garis warna yang sangat bermakna dalam pelangi hidupku. Persahabatan kita takkan pernah hilang, walau jarak tak lagi terhitung antara kita. Inilah romantisme kehidupan. kita akan selalu bertemu, tertawa dan berpisah lalu menangis. Persahabatan kita begitu manis, di akhir kebersamaan ini. Aku takut akan kesenderian, tapi akhirnya aku menyadari bukankah kita terlahir ke dunia ini dalam kesendirian dan akan kembali dalam kesendirian juga. Kesendirian adalah sebuah keniscayaan.
Lalu tak ada alasan lagi bagiku untuk tidak mengambil kesempatan ini. Akhirnya Bismillahirahmnirrahim, Biak kupilih kau sebagai bagian dari sejarah hidupku.

Kita akan selalu diuji dengan segala pilihan yang telah kita pilih. Yah ketika dengan sudah mantapnya aku memutuskan langkahku ke Biak, aku di uji dengan pilihan yang lain. Tanggal 30 desember, aku di terima CPNS di Departemen Pertanian. Nga tanggung-tanggung nama ku ada diurutan pertama, walau sampai sekarang aku tidak pernah tau atas dasar apa urutan nama tersebut dan kemungkinan besar penempatanya di Balai Agroklimat dan Hidrologi Bogor. Akhirnya kebimbangan-kebimbangan kembali menghuni kepala ku ini. Aku juga tidak lagi bisa mendefiniskan perasaan ku saat itu. Lalu akuberguman,” Ya Allah mengapa aku tidak pernah menikmati kemenanganku. Tidak seperti teman-temanku yang lain, lansung mengeluarkan ekpressi bahagia yang luar biasa.Tapi bagiku yang ada adalah kebimbangan dan kebingungan”. Aku kembali tak bisa tidur, nga bisa makan (stress .......aku stressss).
Tapi alhamdulilah aku bisa mengatasi semuanya. Orang tuaku menyerahkan keputusan ini seutuhnya kepada ku . ’saat ini kau telah dewasa, tentukan sendiri pilihanmu. Kami sekeluarga mendukung apapun keputusanmu”. Karena peristiwa-peristiwa seperti ini bukan peristiwa pertama dalam hidupku. Aku juga pernah bingung dengan pilihanku waktu menentukan universitas mana tempat aku akan melanjutkan studiku. Dan kata ibu ku lagi peristiwa seperti ini pasti akan terus berulang dalam jalan hidupmu. Pesan ibuku adalah ketika kau sudah mengambil keputusan, mantapkan hatimu dengan keputusan itu. Jangan ingat lagi pilihan yang lain. Semuanya pasti ada sisi baik dan buruknya. Kerena keputusan dalam kehidupan ini ibarat pisau bermata dua.

“Bisa memilih adalah anugrah”. Akhirnya semua kemungkinan, kelebihan dan kesempatan kupertimbangkan dalam pengambilan ke putusanku. Tanggal 13 januari aku memutuskan untuk memilih deptan dan tanggal 15 Januarinya aku melakukan registrasi. Akhirnya aku mengajukan pengunduran diriku di BMG. Prosesnya sangat tidak jelas. Yah aku bersedia membayar denda 10 juta atas pilihnku ini. Kerena kata ibuku sosial cost ku di Biak juga seharga dengan denda itu. Karena aku harus memulai semua kehidupanku dari nol lagi. Jawaban yang pasti dari semua itu adalah pihak BMG tidak mengizinkan ku untuk melakukan pengunduran diri ini. Dengan berbekal nekad aku tetap melakukan registrasi di deptan dan aku siap dengan segala dampak dan akibat atas segala kenekatan ku ini.

”Tuhan tau, tapi dia hanya menunggu”. Allah yang maha tau atas segalanya. Sepanjang penantian atas kedua keputusan ini aku banyak diberi petunjuk jalan ke Biak. Hampir tiap hari aku berinteraksi dengan orang-orang yang pernah tinggal di Biak kususnya dan Papua umumnya. Dan semua orang yang pernah kutemui itu selalu mengatakan dan menyarankan ku untuk mengambil kesempatan ke Biak ini. Aku pun akhirnya berkenalan dengan teman yang juga pegawai BMG biak, walau perkenalan kami hanya lewat frienster. Tapi akhirnya aku bisa menghubunginya lewat komunikasi SMS, dari dialah akhirnya aku punya gambaran tentang BIAK. Aku pun juga dikenalkan dengan seorang mba-mba yang tinggal di Biak mengikuti suaminya yang bekerja di Merpati Biak. aku juga sempat kontac2 dengan mba tesebut dan ternyata punya ternyata rumah mba tersebut dekat dengan kantor ku. Beberapa waktu setelah itu, aku pun dikasih tau kalau aku punya saudara di Biak tapi saudara jauh yaitu adik Ipar sepupuku yang bekerja di pemda Biak tapi saat ini sedang berTugas di Jakarta.

Akhirnya tempat bukan lagi menjadi masalah bagiku. Yang jadi masalah bagiku adalah di manakah aku bisa memberikan kontribusi yang lebih, di manakah aku benar-benar dibutuhkan. Kuhubungi dosen-dosenku, yang kesemuanya menyarakan aku untuk tetap di BMG. Dan sebagian besar saudara-saudaraku juga menyarankan ku untuk ke BMG.
Akhirnya aku punya sedikit ttitik terang atas kebingunganku. aku pun sering diberi petunjuk lewat mimpi. Ditengah semakin mantapnya aku memiih BMG, aku juga berkenalan dengan seorang bapak-bapak Papua asli, calon wakil Bupati kebupaten Bintuni. Dia lagi bertugas ke jakarta dan aku sempat menemui, mengobrol banyak tentang biak dan papua dengannya. Dan ternyata punya ternyata, wakil bupati biak adalah pamannya. Akhirnya aku berfikir Ya Allah inikah petunjukMu bagiku.

Aku mulai mantapkan lagi hatiku untuk melangkah ke Biak tapi aku masih memberikan satu persyaratan lagi pada diriku untuk pilhanku ini. aku akan memilih lembaga mana yang duluan memanggilku. Tanggal 15 Februari aku dipanggil oleh BMG untuk mengikuti pembekalan sekaligus pembagian surat keputusan pengangkatan CPNS di BMG. Dan entah dari mana, yang sampai sekarang aku tidak pernah mengerti sepanjang pembekalan itu, semua pembicara itu mengangakat kasus Biak. Dikit-dikit yang diomongin Biak. Apalagi bapak Sestama yang baru pulang dari Biak. Beliau sangat berkesan dengan biak. Lalu aku berguman Ya Allah apakah ini juga petunjukk bagiku. ”Wah harga biak lagi naik nih” Kata-kata temanku. Pada kesempatan itu aku juga sempat bertannya pada beberapa orang pembicara, dimana pada saat itu aku pun harus menyebutkan penempatanku. Pada saat aku menyebut biak, seluruh peserta pembekalan bertepuk tangan. Aku juga nga ngerti madsud dari tepuk tangan itu. Sejak aku bertanya pembahasan biak bertambah hangat. Sampai aku dijok-jokkan di sana. Akhirnya akupun mendapat ucapan selamat dari pak sestama. Lalu masihkah aku harus bingung dengan piluihanku. Yang kata ibuku semua petunjuk telah jelas. Akhirnya BIAK I AM COMINGGGGGGGGGGGGGGGG.

16.2.09

my journey

It is my journey
Once myself and yourself think
The journey is never ending winding road
It is not always winding, it is also has no winding line.
Some time it gives us pause to rest
A rest without stopping to walk
No time to stop walking

It gives me no chance to be left behind
Then why we ever left behind?
Ask myself and the other
It is not onli take my journey
It gives me choice

Whether i want to wakl alone or together?
Whther i want to walk while accompanying or being accompanied
Whether i want to walk carryng yourself or hiding behind a mask

The choice can be the help me make or the great barriers mycreate.

The journey is a never ending winding road. Is it?
Will it one day change its mind to give us an eternal stop?
Yes it will, on a day with no exactitude
Death, the eternal stop