11.6.09

KABUT, AWAN DAN ASAP.


Pagi ini ada yang berbeda dengan Lembang, biasanya terang menderang berubah menjadi berkabut. Ini adalah peristiwa pertama yang kualami selama hampir setahun disini. Menarik juga mempelajari fenomena alam tentang kabut ini. Banyak orang yang menyamakan kabut, asap dan awan dan kadang embun. Dari sudut pandang Meteorologi hal di atas jelas mempunyai perbedaan.

So untuk itu aku coba menjelaskan sesuai pengetahuanku.

1. Kabut

Kabut adalah tetes air yang mengapung di udara, terbentuk di dalam udara dekat permukaan bumi melalui pendinginan udara oleh sentuhan dan percampuran atau melalui penjenuhan udara oleh penambahan kadar air.

Jika udara dekat permukaan mencapai titik embun, maka kabut diperkirakan akan terjadi. jika suhu naik stelah kabut terjadi, maka diperkirakan kabut akan buyar. Ketebalan kabut tergantung pada berbagai faktor seperti kelembaban, suhu, angin, inti kondensasi dll. Penggolongan kabut biasanya didasarkan kepada efek jarak pandang.

Berdasarkan pada prosesnya kabut dibagi dua:

a. Kabut Radiasi atau Kabut Pancaran

Kabut ini terjadi karena pendinginan radiasi. Terjadi pada malam hari yang cerah saat lapisan udara dekat permukaan banyak mengandung uap air, sedangkan lapisan udara di atasnya sangat rendah kelembabannya. Dalam hal ini permukaan tanah menjadi dingin dengan cepat karena radiasi dari permukaan sangat sedikit dibandingkan radiasi ke bawah dari udara yang terleak di atasnya.

Permukaan tanah menjadi lebih dingin daripada lapisan udara lembab di atasnya. Lapisan udara lembab ini menyerap radiasi lebih kecil dari pada mengemisikan radiasi sehingga udara jenuh dan menghasilkan kabut.

b. Kabut Adveksi

Kabut ini terjadi karena gerakan udara yang hangat dan lembab secara horizontal ke arah permukaan yang dingin. Kabut ini sering terjadi di daerah pantai dan daerah tepi badan berair yang besar di daratan pada saat terjadinya gradien suhu horizontal yang besar.


2. Awan

Awan dan kabut mempunyai kesamaan yaitu berupa tetes air yang mengapung di udara. Kabut terjadi di dekat permukaan bumi maka awan terjadi pada aras yang lebih tinggi. Perbedaan mendasar antara kabut dan awan lebih ditekankan pada metode dan tempat pembentukannya ketimbang pada strukturnya.

Pembahasan tentang awan ini cukup panjang. Karena awan adalah salah satu kajian meteorologi yang sangat penting. Bahkan semasa kuliah tentang fisika awan di bahas dalam satu matakuliah tersendiri.

3. Asap
Asap adalah suspensi partikel kecil di udara (aerosol) yang berasal dari pembakaran tak sempurna. Proses penyebarannya di atmosfer dipengaruhi oleh cuaca.

4. Embun
Embun adalah tetesan air di permukaan terjadi akibat kondensasi pada permukaan tanah terutama pada waktu malam hari saat tanah menjadi dingin akibat radiasi yang hilang. kadang-kadang angin laut membawa sejumlah uap air pada siang hari yang kemnudian mengembun pada waktu malam yang dingin.

Artikel lain yang terkait: Tipe Presipitasi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar